UNWAHAUNWAHA

EDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan TeknologiEDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan Teknologi

Fakta di lapangan menunjukkan banyak peserta didik mengalami kesulitan dalam belajar matematika. Salah satu penyebabnya yaitu pembelajaran matematika yang kurang bermakna, sehingga motivasi belajar peserta didik rendah. Pembelajaran menjadi bermakna jika konsep yang dipelajari disajikan sebagai konteks atau situasi yang mana peserta didik “mengalami sendiri. Penggunaan matematika dalam kehidupan sehari-hari merupakan ide utama dari literasi matematika. Konteks kehidupan sehari-hari yang paling dekat dengan peserta didik adalah konteks pribadi (personal). Salah satu materi matematika yang banyak diterapkan untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari yaitu konsep peluang. Oleh karena itu perlu ditingkatkan penggunaan konteks pribadi sebagai aktivitas matematika dalam mempelajari konsep peluang. Aktivitas dan materi matematika dapat disajikan dengan bantuan bahan ajar, salah satunya Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Dengan demikian pada penelitian ini dikembangkan LKPD berbasis konteks pribadi pada materi peluang. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE (analysis, design, development, implementation, evaluation). Penelitian pengembangan ini menghasilkan produk berupa LKPD berbasis konteks pribadi pada materi peluang untuk kelas VIII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan valid dan praktis. Selain itu, berdasarkan hasil implementasi LKPD di dalam pembelajaran peluang menunjukkan bahwa LKPD efektif mempermudah peserta didik dalam memahami materi peluang.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan LKPD berbasis konteks pribadi pada materi peluang untuk kelas VIII SMP/MTs menggunakan model ADDIE telah berhasil dilakukan.LKPD yang dikembangkan terbukti valid berdasarkan penilaian ahli, praktis berdasarkan penilaian guru dan respon peserta didik, serta efektif dalam mempermudah peserta didik memahami materi peluang.Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan bahan ajar matematika yang lebih bermakna dan kontekstual bagi peserta didik.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengembangkan LKPD berbasis konteks pribadi pada materi matematika lainnya, seperti aljabar atau geometri, untuk melihat apakah pendekatan ini juga efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep pada materi-materi tersebut. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan LKPD berbasis teknologi, seperti aplikasi atau platform digital interaktif, yang memungkinkan peserta didik untuk lebih terlibat dalam pembelajaran dan mendapatkan umpan balik secara instan. Ketiga, penelitian lanjutan dapat menginvestigasi pengaruh penggunaan LKPD berbasis konteks pribadi terhadap motivasi belajar dan kepercayaan diri peserta didik dalam menyelesaikan masalah matematika, serta mengidentifikasi faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi efektivitas LKPD tersebut. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di Indonesia.

Read online
File size297.32 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test