USMUSM

TEMATIKTEMATIK

Daging merupakan sumber protein hewani yang sangat penting bagi masyarakat. Namun, penanganan dan pengolahan yang tidak tepat dapat menyebabkan penurunan kualitas, kerusakan, serta kontaminasi mikroba yang membahayakan kesehatan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa jurusan Kewirausahaan dalam pelatihan pengolahan daging yang benar. Selain itu, siswa juga mendapatkan pelatihan teknik pemotongan, serta metode pengawetan daging yang dapat meningkatkan daya tahan dan nilai jual produk. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman siswa sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil pre-test menunjukkan bahwa 70% siswa memiliki pemahaman yang rendah tentang pengolahan daging dan teknik pascapanen tanaman. Namun, setelah pelatihan, hasil post-test menunjukkan peningkatan signifikan, dengan 85% siswa mencapai skor di atas 75. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan keterampilan dalam praktik pemotongan dan pengolahan daging, serta pemahaman terhadap pentingnya penyimpanan hasil panen yang baik untuk mendukung usaha kuliner dan industri pangan. Selain aspek teknis, siswa juga diberikan penyuluhan mengenai istilah bahasa Inggris yang berkaitan dengan industri daging dan hasil pertanian, guna meningkatkan daya saing mereka dalam dunia usaha. Secara keseluruhan, program ini berhasil meningkatkan pemahaman siswa mengenai manajemen pascapanen dan pengolahan daging serta mendorong minat mereka dalam berwirausaha di bidang pangan.

Dari kegiatan pengabdian masyarakat di SMAN 1 PATEAN, KABUPATEN KENDAL, dapat disimpulkan bahwasanya materi yang disampaikan kepada para siswa-siswi memiliki nilai yang baik untuk kedepannya dalam pengolahan daging yang higienis dan terhindar dari kontaminasi.Karena dengan adanya pelatihan, penyuluhan dan edukasi ini dapat membantu menambah pengetahuan kepada para siswa-siswi SMAN 1 Patean dalam hal teknik pasca panen meliputi preparasi, aneka teknik pengolahan serta penyimpanan hasil olahan daging ditambahi lagi pengetahuan mengenai istilah bahasa inggris dengan materi istilah-istilah yang digunakan dalam pengolahan daging.Siswa-siswi yang antusias mendengarkan dan bertanya mampu dinilai bahwasanya materi yang disampaikan berguna untuk siswa-siswa SMAN 1 Patean, Kabupaten Kendal.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberlanjutan usaha olahan daging yang dijalankan oleh siswa setelah mengikuti pelatihan, termasuk akses terhadap modal, pemasaran, dan dukungan dari pemerintah daerah. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan produk olahan daging yang inovatif dan memiliki nilai tambah tinggi, dengan memanfaatkan bahan baku lokal yang tersedia di Kabupaten Kendal. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi potensi pemanfaatan teknologi modern, seperti pengemasan vakum atau pengeringan dengan energi surya, untuk memperpanjang umur simpan produk olahan daging dan meningkatkan daya saingnya di pasar.

Read online
File size846.63 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test