JOMPARNDJOMPARND

One moment, please...One moment, please...

Pemberian ASI secara ekslusif kepada bayi sejak lahir sampai berusia 6 bulan dan meneruskan pemberian ASI sampai anak berusia dua tahun atau lebih termasuk dalam Resolusi World Health Assembly (WHA) No: 55.25 tahun 2002 tentang Global Strategy on Infant and Young Child Feeding. Oleh karena itu dengan pengetahuan yang baik mengenai pemanfaatan dan penggunaan tanaman laktagogue pada ibu diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas ASI yang pada akhirnya mempengaruhi kecukupan gizi pada bayi dan anak. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan pada Ibu Menyususi di Desa Binaan Tangguh ASI untuk dapat memanfaatkan penggunaan tanaman laktagogue dalam menunjang pemberian ASI Ekslusif. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan tentang pemanfaatan dan penggunaan tanaman laktagogue. Hasil yang didapatkan adalah meningkatnya pengetahuan ibu menyusui tentang pemanfaatan dan penggunaan tanaman laktagogue untuk menunjang pemberian ASI Ekslusif. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkesinambungan sehingga pengetahuan masyarakat mengenai ASI Ekslusif khususnya ibu menyusui dapat meningkat, ibu dapat memanfaatkan tanaman laktagogue di sekitarnya untuk menunjang pemberian ASI Ekslusif.

Kegiatan pengabdian masyarakat berhasil berlangsung sesuai rencana dan meningkatkan pengetahuan ibu mengenai penggunaan tanaman laktagogue.Diharapkan kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkesinambungan untuk terus mendukung program ASI eksklusif.Dengan pengetahuan yang meningkat, seluruh bayi dan anak dapat memperoleh kecukupan gizi yang baik.

Pengabdian masyarakat ini membuka peluang untuk mempelajari dampak konkret penggunaan tanaman laktagogue terhadap volume ASI; penting untuk melakukan penelitian eksperimental terkontrol yang membandingkan kelompok ibu yang menggunakan tanaman tersebut dengan kelompok yang tidak. Selanjutnya, perlu dilakukan studi kualitatif mendalam untuk mengidentifikasi faktor budaya, persepsi, dan hambatan yang mungkin menghalangi penerimaan tanaman laktagogue di kalangan ibu di Lampung. Terakhir, penelitian longitudinal yang mengikuti perkembangan pertumbuhan dan status gizi bayi selama satu tahun setelah intervensi dapat menilai efektivitas jangka panjang program ini.

Read online
File size868.25 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test