BALAIPUBLIKASIBALAIPUBLIKASI

AMPLITUDO : Journal of Science and Technology InnovationAMPLITUDO : Journal of Science and Technology Innovation

Superkonduktor Bi-2212 telah menarik perhatian signifikan dalam beberapa tahun terakhir karena potensi aplikasinya dalam pengembangan kawat dan pita superkonduktor. Pengaruh penambahan carbon nanotubes (CNT) ke dalam sistem Bi-2212 diteliti terkait sifat superkonduktor dan struktural. Hasil studi menunjukkan bahwa penambahan CNT memberikan efek yang nyata pada pembentukan fase Bi-2212, dengan peningkatan substansial dari 86,8% menjadi 97,4% untuk sampel dengan persentase berat 0,8 wt.%. Hal ini dapat diatribusikan pada orientasi partikel yang lebih baik akibat penambahan CNT. Analisis mikstruktur menunjukkan butir‑butir yang tersebar secara acak dengan bentuk tidak beraturan, serta ukuran butir rata‑rata yang berkurang menjadi 1,018 μm pada penambahan 0,4 wt.% CNT. Selain itu, penambahan CNT meningkatkan nilai Tc, dengan nilai maksimum Tc‑onset tercatat sebesar 79 K pada sampel yang mengandung 0,6 wt.% CNT. Secara keseluruhan, CNT telah meningkatkan sifat struktural dan superkonduktor Bi-2212 yang disintesis dengan metode perlakuan termal.

Penelitian ini meneliti pembentukan fase dan sifat superkonduktor Bi-2212 bulk dengan penambahan carbon nanotubes (CNT) pada persentase berat 0,0–0,8 wt % menggunakan metode perlakuan termal.Analisis XRD menunjukkan fase utama Bi-2212 berstruktur ortorombik serta keberadaan impuritas Bi-2201, dan penambahan CNT mempengaruhi fraksi fase serta meningkatkan konektivitas butir yang berkontribusi pada peningkatan suhu kritis (Tc), dengan nilai maksimum Tc sebesar 76 K pada penambahan 0,6 wt % CNT.Secara keseluruhan, penambahan CNT terbukti meningkatkan sifat struktural dan superkonduktor Bi-2212, meskipun muncul impuritas pada beberapa konsentrasi.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh fungsionalisasi carbon nanotubes terhadap kemurnian fase dan sifat superkonduktor Bi-2212, sehingga dapat menilai apakah modifikasi permukaan CNT dapat memperbaiki orientasi partikel dan mengurangi pembentukan impuritas Bi-2201; selanjutnya, studi skala besar harus dilakukan untuk mengoptimalkan prosedur sintesis dengan penambahan CNT, menilai homogenitas distribusi nanotube serta karakteristik mekanik bulk material, sehingga dapat memastikan keberlanjutan proses produksi industri; terakhir, kombinasi doping simultan CNT dengan nano‑additif lain seperti graphene atau nanopartikel oksida logam dapat diteliti untuk mengidentifikasi sinergi dalam peningkatan pinning fluks dan densitas arus kritis (Jc), dengan fokus pada hubungan antara struktur mikro, mekanisme pinning, dan performa superkonduktor pada suhu operasi praktis.

  1. Influence of Carbon Nanotubes in Improving the Superconducting and Structural Properties of Bulk Bi-2212... doi.org/10.56566/amplitudo.v3i2.224Influence of Carbon Nanotubes in Improving the Superconducting and Structural Properties of Bulk Bi 2212 doi 10 56566 amplitudo v3i2 224
Read online
File size451.87 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test