BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL

International Journal of Social ScienceInternational Journal of Social Science

Kapabilitas digital kini menjadi prasyarat penting bagi Mikro, Kecil, dan Menengah Enterprises (MSMEs) untuk bertahan dan berkembang dalam persaingan global yang digerakkan oleh teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk kapabilitas digital yang dimiliki oleh AK Wear, sebuah UMKM fashion anak, serta mengevaluasi kontribusi kapabilitas tersebut terhadap internasionalisasi dan kesiapan ekspor. Selain itu, penelitian ini mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam pembangunan kapabilitas digital menuju pasar global. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal pada AK Wear, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan analisis tematik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa AK Wear telah membangun fondasi digital melalui praktik live selling intensif, program afiliasi, dan kehadiran pada berbagai platform seperti TikTok Shop, Shopee, dan Instagram. Namun, terdapat hambatan signifikan berupa rendahnya literasi digital sumber daya manusia, keterbatasan sistem manajemen inventaris, serta ketergantungan kuat pada algoritma platform. Sebagai solusi, penelitian ini mengusulkan rencana strategis bertahap yang mencakup penguatan internal jangka pendek, integrasi omnichannel jangka menengah, serta percepatan ekspor dan penguatan merek global jangka panjang. Hasil studi ini memberikan implikasi praktis bagi UMKM fashion dalam mengkonsolidasi sistem dan kompetensi digital untuk mencapai internasionalisasi yang berkelanjutan.

Penelitian ini menegaskan bahwa kemampuan digital menjadi faktor kunci bagi UMKM fashion anak dalam mempersiapkan diri untuk pasar internasional, meskipun masih terdapat kendala seperti rendahnya literasi digital dan ketergantungan pada algoritma platform.Rencana strategis bertahap yang meliputi penguatan internal, integrasi omnichannel, dan akselerasi ekspor diyakini dapat meningkatkan kesiapan ekspor serta daya saing AK Wear secara berkelanjutan.Oleh karena itu, pengembangan kapabilitas digital yang menyeluruh dan terintegrasi diperlukan untuk mendukung transformasi digital UMKM menuju internasionalisasi yang sukses.

Penelitian selanjutnya dapat menguji sejauh mana program pelatihan literasi digital bagi karyawan UMKM fashion anak dapat meningkatkan kemampuan digital internal dan mempercepat kesiapan ekspor; pertanyaan penelitian: bagaimana pengaruh peningkatan literasi digital terhadap produktivitas, kualitas produk, dan akses pasar internasional AK Wear dan UMKM sejenis? Selanjutnya, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas integrasi omnichannel antara UMKM yang mengandalkan satu platform utama dengan yang telah mengembangkan situs web mandiri serta sinkronisasi inventaris lintas marketplace, guna menjawab pertanyaan: apa faktor kunci keberhasilan integrasi omnichannel dalam meningkatkan penjualan lintas batas? Terakhir, penelitian dapat menyelidiki dampak volatilitas algoritma platform media sosial terhadap strategi ekspor UMKM, dengan pertanyaan: bagaimana ketergantungan pada algoritma TikTok Shop mempengaruhi keberlanjutan strategi pemasaran internasional dan apa mekanisme mitigasi yang paling efektif? Jawaban atas ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat memperkuat kerangka kebijakan dan praktik digitalisasi UMKM fashion anak di Indonesia.

  1. DEVELOPING INDONESIAN MSMEs EXPORT READINESS IN THE DIGITAL ERA | International Journal of Social Science.... doi.org/10.53625/ijss.v5i4.12223DEVELOPING INDONESIAN MSMEs EXPORT READINESS IN THE DIGITAL ERA International Journal of Social Science doi 10 53625 ijss v5i4 12223
Read online
File size375.99 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test