BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL

International Journal of Social ScienceInternational Journal of Social Science

Artikel ini bertujuan menelusuri dan memahami jejak pengalaman ruang wanita Sasak dalam tradisi nensek di Keloke Aik Atas, Batujai, Praya Barat. Pendekatan fenomenologis digunakan untuk menjawab bagaimana bentuk dan makna jejak kehadiran ruang wanita Sasak, proses pembentukan ruang tersebut, faktor-faktor yang mempengaruhi kelangsungan ruang hingga kini, serta pengalaman fenomenologis wanita Sasak dalam menelusuri, merasakan, dan menafsirkan ruang tersebut. Metode pengumpulan data meliputi observasi lapangan dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang wanita Sasak diakui tidak hanya sebagai ruang tenun melainkan juga sebagai ruang pertemuan dengan leluhur, sekaligus ruang spiritual interaksi dengan Allah Taala. Kelangsungan ruang ini didukung oleh nilai luhur kain sesekan yang menjadi media menghubungkan energi leluhur, nilai religius nensek, serta fungsi sosial dan ekonomi yang melibatkan menambah penghasilan keluarga.

Tradisi nensek menjadi alasan utama keberadaan ruang wanita Sasak, yang sekaligus merupakan ekspresi spiritual kepada Allah Taala.Pembentukan ruang tersebut mengikuti orientasi rumah dan aturan uwat gumi, dengan kecenderungan berada di luar rumah untuk memfasilitasi interaksi sosial.Keberlangsungan ruang didukung oleh nilai spiritual, komunikasi dengan leluhur melalui produk kain bernilai tinggi, serta manfaat ekonomi yang mendukung kehidupan keluarga.

Di masa depan, peneliti dapat meneliti pengaruh digitalisasi proses nensek terhadap persepsi ruang wanita Sasak, sekaligus memetakan bagaimana platform online mempengaruhi interaksi sosial dan ekonomi yang telah terwujud secara tradisional. Penelitian selanjutnya juga dapat mengeksplorasi peran pendidikan formal dan informal dalam memperkuat nilai spiritual nensek, untuk menilai dampaknya terhadap identitas dan keberlanjutan ruang wanita Sasak. Terakhir, studi terintegrasi tentang dampak perubahan kebijakan pembangunan infrastruktur pada orientasi lokasi ruang wanita Sasak dapat mengungkap tantangan dan peluang adaptasi budaya dalam konteks modernitas.

Read online
File size841.09 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test