UMBARRUUMBARRU
JELITAJELITAPenggunaan bahasa pertama (L1) siswa dalam pengajaran bahasa target tetap menjadi isu kontroversial dalam pendidikan bahasa. Penelitian ini menyelidiki dampak code-switching terhadap kinerja penulisan paragraf siswa dalam kelas bahasa target (L2). Dengan menggunakan desain penelitian eksperimental, data dikumpulkan melalui pre-test, post-test, dan wawancara semi-terstruktur. Peserta terdiri dari mahasiswa tahun kedua yang terdaftar dalam kursus English Sophomore, yang berfokus pada keterampilan menulis dasar. Berdasarkan hasil pre-test, 68 mahasiswa yang berkonsentrasi di Dawro Doona (bahasa Dawro) dibagi secara sistematis menjadi dua kelompok: kelompok kontrol (n = 33), di mana bahasa Inggris digunakan secara eksklusif sebagai bahasa pengantar, dan kelompok eksperimen (n = 35), di mana code-switching ke bahasa pertama diizinkan. Setelah intervensi pengajaran selesai, post-test diberikan, dan dua instruktur diwawancarai untuk memberikan wawasan tambahan tentang kinerja siswa. Analisis statistik yang dilakukan menggunakan SPSS versi 26 menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan secara statistik dalam kinerja penulisan paragraf secara keseluruhan antara kedua kelompok (p = 0.46). Namun, kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam dimensi tertentu dari penulisan, yaitu kejelasan dan pengembangan ide. Temuan ini menekankan nilai pedagogis penggunaan L1 yang bijaksana, menyarankan agar instruktur dan pembuat kebijakan EFL menilai peran L1 secara kritis alih-alih mengecualikannya dari praktik kelas.
Analisis data memberikan wawasan berharga tentang dampak code-switching terhadap kinerja penulisan paragraf siswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa code-switching dapat meningkatkan beberapa aspek penulisan, khususnya Pengembangan Ide dan Kejelasan, di mana perbedaan yang signifikan secara statistik dan penting secara praktis diamati.Meskipun perbedaan dalam Bahasa dan Struktur tidak signifikan secara statistik, ukuran efek yang moderat menunjukkan manfaat potensial dari code-switching sebagai pendekatan instruksional pelengkap.Temuan ini memiliki implikasi penting bagi pedagogi penulisan bahasa kedua.Temuan ini menyarankan bahwa dengan mengintegrasikan code-switching ke dalam pengajaran penulisan dapat memberikan dukungan linguistik dan kognitif kepada siswa, memungkinkan mereka untuk tampil lebih baik dalam aspek tertentu dari penulisan.Oleh karena itu, pendidik harus mempertimbangkan untuk mengintegrasikan code-switching ke dalam pengajaran penulisan sebagai strategi untuk meningkatkan fitur penulisan tertentu, seperti kejelasan dan pengembangan ide.Mengizinkan siswa untuk menarik dari bahasa pertama mereka dapat memfasilitasi ekspresi yang lebih jelas dari ide-ide kompleks dan meningkatkan kualitas penulisan secara keseluruhan.Selain itu, instruktur harus mempertimbangkan keseimbangan antara penggunaan L1 dan mempromosikan kecakapan bahasa Inggris untuk memastikan bahwa siswa terus mengembangkan keterampilan mereka dalam bahasa target.Penelitian lebih lanjut dianjurkan untuk mengeksplorasi kondisi dan konteks optimal di mana code-switching dapat memberikan manfaat terbesar bagi kinerja penulisan siswa, serta dampaknya terhadap aspek lain dari akuisisi bahasa.
Berdasarkan temuan dan kesimpulan penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Mengkaji lebih lanjut strategi optimal untuk mengintegrasikan bahasa pertama (L1) ke dalam pengajaran penulisan dengan cara yang mendukung, bukan mengancam, kecakapan bahasa Inggris. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana L1 dapat digunakan secara strategis untuk membantu siswa mengembangkan keterampilan penulisan yang komprehensif dalam bahasa Inggris.. . 2. Meneliti dampak code-switching pada aspek-aspek lain dari akuisisi bahasa, seperti pemahaman bacaan, produksi lisan, atau keterampilan komunikasi interpersonal. Penelitian ini dapat membantu memahami peran code-switching dalam pengembangan keterampilan bahasa secara keseluruhan.. . 3. Memeriksa pengaruh code-switching pada kinerja penulisan siswa dengan tingkat kecakapan bahasa Inggris yang berbeda. Penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang apakah manfaat code-switching bervariasi tergantung pada tingkat kecakapan bahasa Inggris siswa dan bagaimana strategi pengajaran dapat disesuaikan untuk mengakomodasi kebutuhan siswa dengan berbagai tingkat kecakapan.
| File size | 266.41 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
ALFA PUSTAKAALFA PUSTAKA Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi teoritis dan praktis dalam pengembangan pendidikan di Indonesia. Pendidikan pembebasan Paulo Freire memberikanPenelitian ini diharapkan memberikan kontribusi teoritis dan praktis dalam pengembangan pendidikan di Indonesia. Pendidikan pembebasan Paulo Freire memberikan
UINSAIDUINSAID Meskipun penggunaan strategi efektif, mahasiswa menunjukkan kesadaran strategis yang terbatas tetapi melaporkan peningkatan kepercayaan diri komunikatifMeskipun penggunaan strategi efektif, mahasiswa menunjukkan kesadaran strategis yang terbatas tetapi melaporkan peningkatan kepercayaan diri komunikatif
STITMAKRIFATULILMISTITMAKRIFATULILMI Subjek penelitian terdiri dari guru kelas IV dan siswa di salah satu sekolah dasar negeri di Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesmen diagnostikSubjek penelitian terdiri dari guru kelas IV dan siswa di salah satu sekolah dasar negeri di Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesmen diagnostik
ALFA PUSTAKAALFA PUSTAKA Kesulitan siswa dalam menulis teks deskriptif ada pada mekanik yaitu nilai siswa yang paling rendah karena siswa masih sering salah pada ejaan kemudianKesulitan siswa dalam menulis teks deskriptif ada pada mekanik yaitu nilai siswa yang paling rendah karena siswa masih sering salah pada ejaan kemudian
STITMAKRIFATULILMISTITMAKRIFATULILMI Hasil menunjukkan mayoritas dosen memiliki pemahaman konsep kurikulum abad ke-21 yang baik, namun menghadapi berbagai kendala pada tingkat implementasi,Hasil menunjukkan mayoritas dosen memiliki pemahaman konsep kurikulum abad ke-21 yang baik, namun menghadapi berbagai kendala pada tingkat implementasi,
UNISMUHUNISMUH Rata-rata siswa keterampilan menulis adalah 32,72 dan berarti skor tes kepribadian adalah 59,41. Kerangka Kelulusan Minimal (KKM) adalah 70 ada siswa menjadiRata-rata siswa keterampilan menulis adalah 32,72 dan berarti skor tes kepribadian adalah 59,41. Kerangka Kelulusan Minimal (KKM) adalah 70 ada siswa menjadi
UNISMUHUNISMUH Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan penguasaan kosakata siswa dengan Daftar Kelompok Label (LGL) pada siswa tahun pertama SMP NasionalPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan penguasaan kosakata siswa dengan Daftar Kelompok Label (LGL) pada siswa tahun pertama SMP Nasional
UNISMUHUNISMUH Data yang diperoleh dari tes dianalisis secara kuantitatif dan kemudian itu hasil itu dibandingkan dengan kuesioner untuk mengetahui apakah siswa tertarikData yang diperoleh dari tes dianalisis secara kuantitatif dan kemudian itu hasil itu dibandingkan dengan kuesioner untuk mengetahui apakah siswa tertarik
Useful /
HELVETIAHELVETIA Kesimpulan: Interaksi obat berdasarkan tingkat keparahan terbanyak yaitu interaksi minor sebanyak 10 (58,82%). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwaKesimpulan: Interaksi obat berdasarkan tingkat keparahan terbanyak yaitu interaksi minor sebanyak 10 (58,82%). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa
HELVETIAHELVETIA Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan Nilai Q GERD pasien BPJS Rawat jalan yang mendapat terapi kombinasi obat Antasida golongan PPI [OmeprazolTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan Nilai Q GERD pasien BPJS Rawat jalan yang mendapat terapi kombinasi obat Antasida golongan PPI [Omeprazol
HELVETIAHELVETIA Hasil penelitian didapatkan Mayoritas multigravida sebanyak 21 responden (55,3%), dan minoritas primigravida sebanyak 17 responden (44,7%%). MayoritasHasil penelitian didapatkan Mayoritas multigravida sebanyak 21 responden (55,3%), dan minoritas primigravida sebanyak 17 responden (44,7%%). Mayoritas
UMBARRUUMBARRU Penelitian ini secara unik menjelajahi peran ganda penilaian bahasa sebagai alat evaluatif dan reflektif, menawarkan rekomendasi yang dapat diterapkanPenelitian ini secara unik menjelajahi peran ganda penilaian bahasa sebagai alat evaluatif dan reflektif, menawarkan rekomendasi yang dapat diterapkan