UGMUGM

Gadjah Mada International Journal of BusinessGadjah Mada International Journal of Business

Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak keterampilan komunikasi dokter yang dirasakan terhadap niat kunjungan ulang pasien, dengan fokus pada peran mediasi dua dimensi kepercayaan dan peran moderasi gender. Sementara beberapa studi tentang niat kunjungan ulang memeriksa efek kualitas layanan secara keseluruhan, ini adalah salah satu dari sedikit studi yang tidak hanya berfokus pada komunikasi dokter-pasien tetapi juga memeriksa kedua dimensi kepercayaan dan niat kunjungan ulang dengan dokter yang sama. Survei lintas-seksi dilakukan melalui distribusi kuesioner. Sebanyak 265 tanggapan valid digunakan untuk analisis data. Temuan mengungkapkan bahwa keterampilan komunikasi dokter yang dirasakan berdampak pada kepercayaan dan niat kunjungan ulang. Kepercayaan emosional terlihat memiliki efek mediasi penuh pada hubungan. Gender tidak memiliki efek moderasi pada hubungan yang diusulkan, yang menunjukkan bahwa terlepas dari jenis kelamin, harapan dan preferensi pasien untuk komunikasi yang efektif serupa. Dengan menumbuhkan sikap yang mendukung dan empati, dokter dapat menciptakan lingkungan emosional positif yang meningkatkan kepercayaan pasien dan niat perilaku positif.

Studi ini mengungkapkan pengaruh keterampilan komunikasi dokter yang dirasakan dalam membentuk niat kunjungan ulang pasien.Temuan menunjukkan bahwa keterampilan komunikasi dokter yang dirasakan berdampak pada kepercayaan emosional dan kognitif, yang selanjutnya mempengaruhi niat kunjungan ulang.Gender tidak memiliki efek moderasi pada hubungan ini, yang menunjukkan bahwa harapan dan preferensi pasien untuk komunikasi yang efektif serupa terlepas dari jenis kelamin.Hasil ini menekankan pentingnya dokter dalam membangun kepercayaan melalui strategi komunikasi yang berpusat pada pasien, yang tidak hanya meningkatkan kualitas perawatan tetapi juga meningkatkan niat kunjungan ulang pasien.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki lebih lanjut peran gender dalam komunikasi dokter-pasien dan pembentukan kepercayaan. Studi ini menemukan bahwa gender tidak memiliki efek moderasi yang signifikan, tetapi penelitian lebih lanjut dapat mengklarifikasi apakah perbedaan gender dalam komunikasi dan kepercayaan masih berlaku dalam konteks yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi komunikasi yang efektif untuk membangun kepercayaan emosional dan kognitif, serta dampak jangka panjangnya pada niat kunjungan ulang dan loyalitas pasien. Dengan memahami dinamika komunikasi dokter-pasien dan pembentukan kepercayaan, penelitian ini dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas perawatan kesehatan dan pengalaman pasien secara keseluruhan.

  1. Assessing effective physician-patient communication skills: “Are you listening to me, doc?”.... kjme.kr/journal/view.php?doi=10.3946/kjme.2016.21Assessing effective physician patient communication skills AuAre you listening to me doc Ay kjme kr journal view php doi 10 3946 kjme 2016 21
  2. Affect and cognition as antecedents of patients’ trust in the dentist: cross-sectional study |... periodicos.sbu.unicamp.br/ojs/index.php/bjos/article/view/8667228Affect and cognition as antecedents of patientsAo trust in the dentist cross sectional study periodicos sbu unicamp br ojs index php bjos article view 8667228
  3. Physician Empathy: Definition, Components, Measurement, and Relationship to Gender and Specialty | American... psychiatryonline.org/doi/abs/10.1176/appi.ajp.159.9.1563Physician Empathy Definition Components Measurement and Relationship to Gender and Specialty American psychiatryonline doi abs 10 1176 appi ajp 159 9 1563
Read online
File size371.44 KB
Pages26
DMCAReport

Related /

ads-block-test