MPUKUTURANMPUKUTURAN

Edukasi: Jurnal Pendidikan DasarEdukasi: Jurnal Pendidikan Dasar

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-modul berbasis Inquiry Learning yang terintegrasi dengan konsep Catur Pramana pada mata pelajaran IPAS materi “Melihat karena Cahaya dan Mendengar karena Bunyi untuk siswa kelas V Sekolah Dasar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemandirian belajar siswa, kurangnya pemahaman konsep IPAS, serta penggunaan media pembelajaran yang masih monoton dan kurang interaktif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis (analysis), desain (design), dan pengembangan (development). Subjek penelitian terdiri dari ahli materi, ahli media, ahli bahasa, guru, dan siswa kelas V SD Negeri 2 Liligundi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-modul yang dikembangkan memiliki tingkat validitas yang sangat tinggi berdasarkan penilaian ahli materi, media, dan bahasa. Selain itu, hasil uji kepraktisan menunjukkan bahwa E-modul berada pada kategori sangat baik, dengan persentase uji perorangan sebesar 92% dan uji kelompok sebesar 94%. E-modul ini dinilai mampu meningkatkan motivasi belajar, kemandirian, serta pemahaman konsep siswa melalui pendekatan inkuiri yang dipadukan dengan prinsip Catur Pramana. Dengan demikian, E-modul Inquiry Learning berbasis Catur Pramana layak digunakan sebagai sumber belajar dalam pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar.

Pengembangan E‑Modul Inquiry Learning berbasis Catur Pramana dengan metode ADDIE menghasilkan nilai validitas dan kepraktisan yang sangat tinggi, sehingga modul tersebut layak digunakan.Uji menunjukkan rata‑rata nilai 1,00, menandakan keabsahan dan kegunaan modul bagi guru dan siswa.Kepraktisan modul dapat dilihat dari kemudahan penggunaan dan kenyamanan dalam proses pembelajaran IPAS.

Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas E‑Modul Inquiry Learning berbasis Catur Pramana pada kelas yang lebih tinggi, seperti kelas VI, untuk mengetahui apakah peningkatan motivasi belajar dan kemandirian siswa tetap konsisten. Selain itu, diperlukan studi longitudinal yang membandingkan hasil belajar siswa selama satu semester penuh dengan dan tanpa penggunaan modul, guna menilai dampak jangka panjang terhadap pemahaman konsep IPAS. Penelitian juga dapat memperluas konteks penggunaan modul dengan mengintegrasikan mata pelajaran lain, misalnya Matematika atau Bahasa Indonesia, untuk mengevaluasi keterpaduan lintas‑kurikulum dan potensi peningkatan kompetensi multidisipliner siswa.

Read online
File size233.33 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test