PENDIDIKANBIOLOGIUKAWPENDIDIKANBIOLOGIUKAW
INDIGENOUS BIOLOGI : JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS BIOLOGIINDIGENOUS BIOLOGI : JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS BIOLOGIPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui tumbuhan pewarna alami, organ tumbuhan yang digunakan, warna yang dihasilkan, dan proses pengolahan tumbuhan hingga menghasilkan warna. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara semi struktural. Penelitian ini dilakukan pada masyarakat Desa Haumeni, Desa Putun dan Desa Nunkolo, Kecamatan Nunkolo, Kabupaten Timor Tengah Selatan. Jumlah informen dalam penelitian ini 30 orang yang terdiri atas kepala Desa, tokoh masyarakat, pengrajin dan masyarakat yang mengetahui tentang pemanfaatan tumbuhan pewarna alami. Hasil penelitian diperoleh 5 jenis tumbuhan pewarna alami yaitu rimpang dari famili Zingiberaceace yaitu Kunyit/Huki (Curcuma domestica L) menghasilkan warna kuning yang diolah dengan cara ditumbuk, warna merah dihasilkan dari kulit batang famili Rubiaceace yakni Mengkudu/Baokulu (Morinda citrifolia L) yang direbus, warna hijau dihasilkan dari famili Fabaceace yakni daun kacang Arbila/Koto (Phaseolus lunatus L) yang ditumbuk, warna hitam dihasilkan dari famili Rubiaceace yakni daun Tarum/Taum (Indigofera tinctoria L) yang direndam, dari famili Euphorbiaceae yang diambil adalah daun Pohon Buah Tinta/Meko (Phylantus reticulatus Poir) untuk warna biru diolah dengan direndam dan dicampuran tepung jagung, Selain itu terdapat tumbuhan yang digunakan sebagai bahan tambahan dalam pewarnaan yaitu daging buah kelapa/Noa (Cocos nucifera) dan kapur sirih. Tumbuhan yang digunakan dalam proses perendaman awal adalah Kemiri/Fenu (Aleurites mollucana L) dan Jagung/Pena (Zea Mays L). Tujuan penambahan kapur adalah sebagai penguat warna sehingga tidak mudah luntur. Tumbuhan yang berpotensi sebagai pewarna alami tenun ikat sebagian besar telah dibudidayakan. Tumbuhan yang dibudidayakan adalah Tarum, Kunyit dan kacang Arbila.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa masyarakat Kecamatan Nunkolo masih memanfaatkan tumbuhan sebagai sumber pewarna alami kain tenun ikat.Terdapat lima jenis tumbuhan pewarna alami dari lima famili yang digunakan, dengan bagian tumbuhan yang dimanfaatkan meliputi rimpang, kulit batang, daun, dan buah.Proses pengolahan tumbuhan pewarna alami masih dilakukan secara tradisional, meliputi perendaman, perebusan, penumbukan, dan pencampuran dengan bahan tambahan seperti kapur sirih dan tepung jagung.
Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kandungan kimia pada tumbuhan pewarna alami yang digunakan oleh masyarakat Meto, untuk memahami mekanisme pewarnaan dan potensi pengembangan pewarna alami yang lebih tahan lama dan berkualitas. Selain itu, perlu dilakukan studi mendalam mengenai pengetahuan tradisional masyarakat dalam proses pewarnaan, termasuk teknik-teknik khusus yang digunakan untuk menghasilkan warna-warna tertentu, serta upaya pelestarian pengetahuan tersebut melalui dokumentasi dan transfer ilmu kepada generasi muda. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model budidaya tumbuhan pewarna alami yang berkelanjutan, dengan melibatkan masyarakat setempat dan memperhatikan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan, sehingga dapat meningkatkan ketersediaan bahan baku pewarna alami dan mendukung keberlanjutan industri tenun ikat di Kecamatan Nunkolo. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan industri tenun ikat yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, serta melestarikan kekayaan budaya lokal.
| File size | 507.03 KB |
| Pages | 10 |
| Short Link | https://juris.id/p-2Qr |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
UNISAPUNISAP Hasil analisis menggunakan uji t menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol. Dengan demikian, penggunaan media GeoboardHasil analisis menggunakan uji t menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol. Dengan demikian, penggunaan media Geoboard
IAINAMBONIAINAMBON Model pembelajaran ini terbukti dapat meningkatkan interaksi, partisipasi aktif, serta keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran, yang padaModel pembelajaran ini terbukti dapat meningkatkan interaksi, partisipasi aktif, serta keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran, yang pada
OJSOJS Hasil analisis menunjukkan nilai rata-rata 38,75% dengan minimum 0 dan maksimum 100. Kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dikategorikan menjadi sangatHasil analisis menunjukkan nilai rata-rata 38,75% dengan minimum 0 dan maksimum 100. Kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dikategorikan menjadi sangat
OJSOJS Terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA siswa kelas V SD antara kelas yang diterapkan model PBL dengan kelas yang hanya menggunakan model pembelajaranTerdapat perbedaan pemahaman konsep IPA siswa kelas V SD antara kelas yang diterapkan model PBL dengan kelas yang hanya menggunakan model pembelajaran
GMPIONLINEGMPIONLINE Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran discovery learning terhadap hasil belajar siswa pada konsep protista menggunakanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran discovery learning terhadap hasil belajar siswa pada konsep protista menggunakan
EDUPEDEDUPED Subjek dari penelitian ini siswa kelas XII IPS 1,2,3 MAN 3 Cianjur pada semester ganjil tahun pelajaran 2021/2022 pada mata pelajaran Ekonomi. InstrumenSubjek dari penelitian ini siswa kelas XII IPS 1,2,3 MAN 3 Cianjur pada semester ganjil tahun pelajaran 2021/2022 pada mata pelajaran Ekonomi. Instrumen
SYEKH NURJATISYEKH NURJATI Di samping itu, pembelajaran dengan memanfaatkan buku cerita juga dapat menciptakan interaksi belajar yang lebih menarik, bermakna dan multi-arah antaraDi samping itu, pembelajaran dengan memanfaatkan buku cerita juga dapat menciptakan interaksi belajar yang lebih menarik, bermakna dan multi-arah antara
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan desain penelitian satu kelompok pretest dan posttest. Sampel dalam penelitian ini adalahPenelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan desain penelitian satu kelompok pretest dan posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah
Useful /
UNHUNH Aplikasi ini dirancang menggunakan Visual Code Studio, database MySQL, Framework Laravel 8, dan bahasa pemrograman PHP. Hasil yang diharapkan dari pembuatanAplikasi ini dirancang menggunakan Visual Code Studio, database MySQL, Framework Laravel 8, dan bahasa pemrograman PHP. Hasil yang diharapkan dari pembuatan
UNHUNH Pemilihan metode ini didasari pada kemampuannya untuk secara intuitif menyerupai cara kerja otak manusia. Dengan metode ini, diharapkan diagnosis penyakitPemilihan metode ini didasari pada kemampuannya untuk secara intuitif menyerupai cara kerja otak manusia. Dengan metode ini, diharapkan diagnosis penyakit
UIDUID Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa untuk mencapai perlindungan hukum maka perlu diberikan sanksi selama proses pelaksanaannya. Sanksi didasarkanDari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa untuk mencapai perlindungan hukum maka perlu diberikan sanksi selama proses pelaksanaannya. Sanksi didasarkan
UIDUID Permasalahan yaitu apa penyebab banyaknya sengketa yang menjadi tunggakan, serta akibat hukum yang ditimbulkannya. dan upaya apa yang dapat ditempuh agarPermasalahan yaitu apa penyebab banyaknya sengketa yang menjadi tunggakan, serta akibat hukum yang ditimbulkannya. dan upaya apa yang dapat ditempuh agar