KEMENSOSKEMENSOS

Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan SosialSosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial

Setiap organisasi akan selalu berusaha untuk meningkatkan kinerja SDM dengan harapan tujuan organisasi akan tercapai. Kemampuan SDM tercermin dari kinerja, kinerja yang baik adalah kinerja yang optimal. Kinerja SDM PKH berdasarkan hasil penilain belum memuaskan sehingga diperlukan peningkatan kinerja. Dalam penelitian ini menggunakan 4 variabel yaitu; kinerja SDM PKH sebagai variabel endogen (Y), perubahan organisasi sebagai variabel eksogen (X1), budaya organisasi (X2), kepemimpinan (X3) dan organizational citizen behavior (OCB) sebagai variabel moderasi. Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara variabel perubahan organisasi terhadap kinerja SDM PKH, terdapat hubungan positif dan signifikan antara budaya organisasi terhadap kinerja SDM PKH, terdapat hubungan positif tidak signifikan antara kepemimpinan terhadap kinerja SDM PKH, terdapat hubungan negatif interkasi antara perubahan organisasi dengan OCB terhadap kinerja SDM PKH, terdapat hubungan negatif interaksi antara perubahan organisasi dengan OCB terhadap budaya organisasi.

Hasil penelitian menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara perubahan organisasi dan budaya organisasi terhadap kinerja SDM PKH.Peran kepemimpinan pada Program Keluarga Harapan tidak terlalu besar hal ini dapat dilihat dari hasil pengolahan data bahwa terjadi hubungan positif namun tidak signifikan antara kepemimpinan dengan kinerja SDM PKH.Hasil interaksi antara organizational citien behavior (OCB) dengan perubahan organisasi ternyata memiliki dampak negatif dan signifikan terhadap kinerja SDM PKH, sedangkan hasil interaksi antara perubahan organisasi dengan organizational citien behavior (OCB) terhadap budaya organisasi juga memiliki dampak negatif.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar Koordinator wilayah sebagai pemimpin organisasi di tingkat Provinsi dapat lebih memberikan motivasi kepada SDM PKH dan menerapkan sanksi langsung kepada SDM yang tidak optimal dalam bekerja. Selain itu, sosialisasikan kebijakan yang baru kepada seluruh SDM PKH dan komunikasikan dengan baik perubahan kebijakan tersebut, serta berikan pelatihan dan sinergy bulding kepada SDM dalam upaya penambahan skill dan pengetahuan baru tentang perkembangan organisasi. Selain itu, penting untuk mempertimbangkan dampak perubahan organisasi terhadap budaya organisasi dan kinerja SDM PKH. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi kinerja SDM PKH, seperti motivasi kerja, komitmen organisasi, dan budaya organisasi yang spesifik di Provinsi Sumatera Barat. Penelitian lanjutan juga dapat fokus pada strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kinerja SDM PKH, seperti pengembangan program pelatihan yang relevan dan efektif, serta implementasi sistem insentif yang sesuai.

  1. Crafting the Change: The Role of Employee Job Crafting Behaviors for Successful Organizational Change... doi.org/10.1177/0149206315624961Crafting the Change The Role of Employee Job Crafting Behaviors for Successful Organizational Change doi 10 1177 0149206315624961
  2. Jurnal Manajemen. budaya organisasi insentif kepuasan kinerja karyawan avrist assurance jurnal manajemen... ecojoin.org/index.php/EJM/article/view/106Jurnal Manajemen budaya organisasi insentif kepuasan kinerja karyawan avrist assurance jurnal manajemen ecojoin index php EJM article view 106
  3. Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan di PDAM Tirta Taman Sari Kota Madiun | Assets: Jurnal... e-journal.unipma.ac.id/index.php/assets/article/view/1289Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan di PDAM Tirta Taman Sari Kota Madiun Assets Jurnal e journal unipma ac index php assets article view 1289
Read online
File size998.1 KB
Pages21
DMCAReport

Related /

ads-block-test