UNISNUUNISNU
JURNAL LENTERA ANAKJURNAL LENTERA ANAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang diterapkan oleh orang tua dalam mengajarkan praktik puasa kepada anak usia dini, serta mengidentifikasi kendala dan faktor pendukung yang dihadapi di dua lokasi, yakni Desa Pucangan, Sukoharjo, dan Desa Pilang, Sragen. Metode yang digunakan adalah observasi langsung dan wawancara mendalam dengan pendekatan kualitatif untuk memperoleh data yang kaya dan kontekstual. Temuan penelitian menunjukkan bahwa strategi utama yang digunakan oleh orang tua meliputi pendekatan bercerita untuk menanamkan nilai-nilai spiritual, memberikan teladan nyata melalui praktik sehari-hari, serta penggunaan sistem penghargaan sebagai bentuk motivasi. Kendala yang sering dihadapi mencakup kesulitan dalam membangunkan anak saat sahur dan menjaga konsistensi anak untuk menjalankan puasa sepanjang hari. Namun, penelitian juga menemukan adanya faktor pendukung yang signifikan, seperti penggunaan media digital untuk menyampaikan informasi religius secara kreatif dan adanya dukungan dari anggota keluarga lainnya yang memperkuat proses pembelajaran.
Pelatihan puasa pada anak usia dini penting untuk membangun kesadaran religius serta karakter positif seperti kesabaran, kedisiplinan, dan rasa syukur.Orang tua mengimplementasikan strategi bercerita, teladan, media digital, dan penghargaan, meskipun menghadapi kendala utama berupa kesulitan membangunkan anak untuk sahur dan menjaga konsistensi puasa.dukungan keluarga serta teknologi digital dapat mengatasi tantangan tersebut.Pendekatan bertahap dan integrasi aktivitas Ramadan, serta perhatian terhadap kesehatan dan kesiapan anak, memastikan pengalaman puasa yang menyenangkan dan mempersiapkan mereka untuk melaksanakan kewajiban puasa di masa dewasa.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana variasi strategi pengajaran puasa berbeda antar wilayah dengan memperluas sampel ke desa-desa lain di Indonesia, sehingga dapat mengidentifikasi faktor budaya yang mempengaruhi efektivitas metode tersebut. Selanjutnya, sebuah studi longitudinal dapat ditujukan untuk memantau perkembangan karakter religius dan kesehatan anak yang mengikuti program puasa bertahap selama beberapa tahun, guna menilai dampak jangka panjang dan menemukan potensi risiko kesehatan. Akhirnya, penelitian eksperimental yang membandingkan penggunaan media digital interaktif versus metode tradisional dalam mengajarkan puasa dapat memberikan bukti empiris tentang efektivitas teknologi dalam meningkatkan pemahaman dan motivasi anak, serta membantu merancang materi pembelajaran yang lebih menarik dan mudah diakses.
| File size | 368.39 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKESADVAITAMEDIKASTIKESADVAITAMEDIKA Latar belakang: Penyakit diare menjadi permasalahan utama di negara-negara berkembang termasuk di Indonesia. Selain penyebab kematian, diare juga penyebabLatar belakang: Penyakit diare menjadi permasalahan utama di negara-negara berkembang termasuk di Indonesia. Selain penyebab kematian, diare juga penyebab
STKIPPACITANSTKIPPACITAN Pengembangan kapasitas belajar anak harus dilakukan secara serius oleh keluarga, masyarakat, dan pemerintah melalui sinergi. Lingkungan keluarga dan masyarakatPengembangan kapasitas belajar anak harus dilakukan secara serius oleh keluarga, masyarakat, dan pemerintah melalui sinergi. Lingkungan keluarga dan masyarakat
GREENPUBGREENPUB Pendidikan yang diterapkan di MEC merupakan pendidikan yang mengajarkan teori dan praktiknya langsung. Program-program yang dijalankan MEC juga sudah terlaksanaPendidikan yang diterapkan di MEC merupakan pendidikan yang mengajarkan teori dan praktiknya langsung. Program-program yang dijalankan MEC juga sudah terlaksana
AKSARAGLOBALAKSARAGLOBAL Menurut survey UNESCO, anak Indonesia hanya membaca 27 halaman dalam setahun dan dominan lama baca sekitar 0-2 jam per hari nya adalah sebanyak 63%, sementaraMenurut survey UNESCO, anak Indonesia hanya membaca 27 halaman dalam setahun dan dominan lama baca sekitar 0-2 jam per hari nya adalah sebanyak 63%, sementara
UMKOUMKO Metode yang digunakan dalam KKN ini ialah sosialisasi. Hasil yang diperoleh dari kegiatan sosialisasi ini ialah termotivasinya warga RT 002 Sribasuki untukMetode yang digunakan dalam KKN ini ialah sosialisasi. Hasil yang diperoleh dari kegiatan sosialisasi ini ialah termotivasinya warga RT 002 Sribasuki untuk
UMUSUMUS Pendidikan merupakan sebuah proses pembelajaran dimana seorang guru mentransfer ilmu pengetahuan dan karakter kepada siswa dengan tujuan bertambahnya suatuPendidikan merupakan sebuah proses pembelajaran dimana seorang guru mentransfer ilmu pengetahuan dan karakter kepada siswa dengan tujuan bertambahnya suatu
STKIP BIMASTKIP BIMA Orang tua sudah berperan dalam mendidik anak pada masa pandemi Covid-19 di Desa Sai Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima. Hal ini dikarenakan orang tua sudahOrang tua sudah berperan dalam mendidik anak pada masa pandemi Covid-19 di Desa Sai Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima. Hal ini dikarenakan orang tua sudah
UIN SGDUIN SGD Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) metode Montessori lebih memperhatikanPenelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) metode Montessori lebih memperhatikan
Useful /
UMKUMK Efektivitas penerapan metode ini terlihat dari adanya peningkatan substansial pada kualitas hafalan mahasiswa, perbaikan kemampuan Tahsin (bacaan yangEfektivitas penerapan metode ini terlihat dari adanya peningkatan substansial pada kualitas hafalan mahasiswa, perbaikan kemampuan Tahsin (bacaan yang
UMKUMK Hasil penelitian diharapkan dapat menghasilkan konsep atau prototipe teknologi pembelajaran PAI yang tidak hanya menarik bagi anak usia dini, tetapi jugaHasil penelitian diharapkan dapat menghasilkan konsep atau prototipe teknologi pembelajaran PAI yang tidak hanya menarik bagi anak usia dini, tetapi juga
UNISNUUNISNU Dari hasil perbaikan kegiatan pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan menggunting, terbukti dapat mengaktifkan siswaDari hasil perbaikan kegiatan pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan menggunting, terbukti dapat mengaktifkan siswa
UINKHASUINKHAS Kemampuan membaca peserta didik di sekolah dasar di Indonesia masih tergolong rendah. Salah satu penyebab utamanya adalah kurangnya gerakan literasi membacaKemampuan membaca peserta didik di sekolah dasar di Indonesia masih tergolong rendah. Salah satu penyebab utamanya adalah kurangnya gerakan literasi membaca