UNISNUUNISNU
JURNAL LENTERA ANAKJURNAL LENTERA ANAKPermasalahan utama yang sering ditemukan dalam pendidikan anak usia dini adalah kurangnya stimulasi motorik yang optimal, terutama motorik halus, karena pembelajaran yang masih didominasi kegiatan membaca, menulis, dan berhitung yang belum sesuai dengan kesiapan fisik anak. Padahal, perkembangan motorik sangat penting untuk kemandirian dan kepercayaan diri anak. Oleh karena itu, penelitian ini memilih topik perencanaan pembelajaran berbasis bermain karena diyakini sebagai metode yang paling efektif untuk menstimulasi perkembangan motorik anak usia dini secara menyeluruh. Secara hipotesis, pembelajaran berbasis bermain tidak hanya akan membuat proses belajar lebih menyenangkan, tetapi juga secara signifikan mampu meningkatkan kemampuan motorik kasar dan halus anak. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif, yang melibatkan penelaahan mendalam terhadap berbagai literatur ilmiah, buku, dan jurnal terkait perencanaan pembelajaran serta perkembangan motorik anak. Dari hasil telaah beberapa penelitian yang berorientasi pada perencanaan pembelajaran berbasis bermain didapati hasil bahwa pembelajaran yang dikombinasikan dengan aktivitas bermain memberikan dampak positif yang nyata. Pada tahap perencanaan guru dapat memulai merancang kegiatan yang mengintegrasikan dengan tahapan perkembangan anak. Bukan hanya itu saja, kolaboraai guru dan orang tua juga tidak kalah penting dalam merancang aktivitas bermain yang sesuai dengan kebutuhan anak. Upaya tersebut menjadi stimulus untuk perkembangan anak secara optimal baik fisik, kognitif atau sosial-emosionalnya.
Perencanaan pembelajaran berbasis bermain terbukti efektif menstimulasi perkembangan motorik anak usia dini, baik motorik halus maupun kasar.Kolaborasi antara guru dan orang tua dalam merancang aktivitas bermain yang variatif menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan, inklusif, dan mendukung pertumbuhan fisik, kognitif, serta sosial‑emosional anak.Temuan ini diharapkan menjadi dasar bagi pengembangan praktik pendidikan anak usia dini yang lebih kreatif, adaptif, dan berpusat pada kebutuhan perkembangan anak.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji secara mendalam bagaimana kerangka kerja kolaboratif antara guru dan orang tua dapat diimplementasikan dalam perencanaan kegiatan bermain, dengan fokus pada penyesuaian aktivitas pada berbagai tahapan perkembangan anak. Selanjutnya, diperlukan pengembangan dan validasi instrumen penilaian motorik yang bersifat multidimensional, mencakup aspek motorik halus dan kasar, serta dapat diaplikasikan secara praktis di lingkungan PAUD. Selain itu, studi longitudinal yang melacak kelompok anak yang mendapatkan pembelajaran berbasis bermain sejak usia dini hingga jenjang pendidikan menengah dapat memberikan gambaran tentang dampak jangka panjang terhadap kesiapan akademik, kompetensi sosial, dan kemampuan pemecahan masalah. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memperkuat bukti empiris mengenai efektivitas pendekatan bermain serta memberikan pedoman yang lebih konkret bagi praktisi pendidikan dalam merancang kurikulum yang holistik. Dengan demikian, hasilnya akan berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini secara menyeluruh.
| File size | 409.17 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UNISNUUNISNU Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis dengan menelaah 32 artikel jurnal nasional dan internasional yang dipublikasikan pada rentang tahunMetode yang digunakan adalah studi literatur sistematis dengan menelaah 32 artikel jurnal nasional dan internasional yang dipublikasikan pada rentang tahun
UAIUAI Permasalahan literasi bahasa Inggris di sekolah dasar masih menjadi tantangan, termasuk di SD Muhammadiyah 1 Banjarmasin, di mana siswa mengalami kesulitanPermasalahan literasi bahasa Inggris di sekolah dasar masih menjadi tantangan, termasuk di SD Muhammadiyah 1 Banjarmasin, di mana siswa mengalami kesulitan
UnmulUnmul Namun, keterbatasan sarana prasarana seperti minimnya alat dan ruang gerak serta perbedaan tingkat implementasi antar sekolah menjadi kendala utama. OlehNamun, keterbatasan sarana prasarana seperti minimnya alat dan ruang gerak serta perbedaan tingkat implementasi antar sekolah menjadi kendala utama. Oleh
IAIM NU METRO LAMPUNGIAIM NU METRO LAMPUNG Keseluruhan strategi melibatkan inverzasi semiotik, di mana logo merek diubah menjadi tanda kekerasan, penyertaan, dan aliansi kolonial, yang kemudianKeseluruhan strategi melibatkan inverzasi semiotik, di mana logo merek diubah menjadi tanda kekerasan, penyertaan, dan aliansi kolonial, yang kemudian
UNISDAUNISDA Model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) merupakan model pembelajaran berbasis proyek, peserta didik dapat memahami materi yang diajarkan dalamModel pembelajaran Project Based Learning (PjBL) merupakan model pembelajaran berbasis proyek, peserta didik dapat memahami materi yang diajarkan dalam
UNWAHAUNWAHA Selain itu, pada tahap implementasi respon siswa sebesar 3,41 yang dapat dikategorikan “berkualitas baik. Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkanSelain itu, pada tahap implementasi respon siswa sebesar 3,41 yang dapat dikategorikan “berkualitas baik. Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan
UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry Tujuan utama penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode bercerita dengan media canva terhadap keterampilan bercerita anak di Taman Kanak-kanak. PenelitiTujuan utama penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode bercerita dengan media canva terhadap keterampilan bercerita anak di Taman Kanak-kanak. Peneliti
UMIUMI Faktor-faktor seperti motivasi, fasilitas, dan tingkat kesulitan materi dapat memengaruhi efektivitas strategi tersebut. Untuk perbaikan, strategi iniFaktor-faktor seperti motivasi, fasilitas, dan tingkat kesulitan materi dapat memengaruhi efektivitas strategi tersebut. Untuk perbaikan, strategi ini
Useful /
UnmulUnmul Tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah long service. Hasil analisis kemampuan teknik long service PB. LDU Badminton Club menunjukkan bahwa 26,67%Tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah long service. Hasil analisis kemampuan teknik long service PB. LDU Badminton Club menunjukkan bahwa 26,67%
UNWAHAUNWAHA STEM merupakan salah satu pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan pengetahuan multidisiplin, yaitu sains, matematika, teknologi, dan teknik. StudiSTEM merupakan salah satu pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan pengetahuan multidisiplin, yaitu sains, matematika, teknologi, dan teknik. Studi
UNWAHAUNWAHA Penelitian ini menemukan bahwa digitilalisasi system pelayanan yang digunakan oleh ketiga sekolah yang dimaksud cukup variatif dengan menggunakan skemaPenelitian ini menemukan bahwa digitilalisasi system pelayanan yang digunakan oleh ketiga sekolah yang dimaksud cukup variatif dengan menggunakan skema
UNWAHAUNWAHA Secara keseluruhan, persentase kepraktisan sebesar 78.60% (praktis). Hasil menunjukkan bahwa modul gelombang dan optik berbasis lahan basah praktis danSecara keseluruhan, persentase kepraktisan sebesar 78.60% (praktis). Hasil menunjukkan bahwa modul gelombang dan optik berbasis lahan basah praktis dan