TAHTAMEDIATAHTAMEDIA

Jurnal Indonesia MengabdiJurnal Indonesia Mengabdi

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memperkuat harmonisasi sosial melalui pendampingan pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) yang responsif terhadap keberagaman. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada masih terbatasnya integrasi nilai moderasi beragama, tasamuh, dan penghargaan terhadap pluralitas dalam struktur kurikulum PAI di satuan pendidikan. Metode yang digunakan adalah pendekatan pendampingan partisipatif berbasis kolaboratif (participatory and collaborative mentoring approach) yang dilaksanakan melalui lima tahapan, yaitu analisis kebutuhan, workshop penguatan konseptual, pendampingan pengembangan kurikulum, uji coba terbatas, serta evaluasi dan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya rekonstruksi signifikan pada dokumen kurikulum PAI, khususnya dalam perumusan capaian pembelajaran, pengayaan materi kontekstual, penerapan strategi pembelajaran dialogis, serta pengembangan asesmen sikap berbasis nilai keberagaman. Selain menghasilkan dokumen kurikulum yang lebih inklusif dan kontekstual, program juga meningkatkan kapasitas profesional guru dalam mengembangkan kurikulum secara reflektif dan berkelanjutan. Implementasi kurikulum yang direvisi memperlihatkan peningkatan partisipasi siswa dan terciptanya suasana pembelajaran yang lebih dialogis dan harmonis.

Pendekatan PKM terbukti efektif memperkuat harmonisasi sosial dengan mengembangkan kurikulum PAI yang responsif terhadap keberagaman.Proses sistematis menghasilkan kurikulum yang lebih inklusif, kontekstual, dan dialogis, serta meningkatkan kapasitas profesional guru.Model pendampingan ini dapat direkomendasikan sebagai strategi efektif untuk penguatan harmonisasi sosial berbasis kurikulum PAI di berbagai satuan pendidikan.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi teknologi digital dalam pendampingan kurikulum PAI dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran dialogis pada konteks sekolah menengah, dengan fokus pada pengembangan platform interaktif yang mendukung nilai tasamuh. Selanjutnya, studi komparatif antara model pendampingan kolaboratif dan model mentoring tradisional dapat mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang memengaruhi perubahan sikap toleransi siswa, serta menilai dampaknya terhadap kohesi sosial di komunitas sekolah. Penelitian ketiga dapat meneliti penerapan kurikulum PAI responsif keberagaman pada tingkat pendidikan tinggi, khususnya dalam program studi pendidikan agama, untuk memahami tantangan adaptasi kurikulum, mengidentifikasi dukungan institusional yang diperlukan, dan menilai potensi kontribusinya dalam membentuk karakter profesional yang inklusif.

Read online
File size480.8 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test