TAHTAMEDIATAHTAMEDIA

Jurnal Indonesia MengabdiJurnal Indonesia Mengabdi

Latar Belakang: Populasi lansia di Indonesia menuntut strategi proaktif untuk menjaga kualitas hidup lansia, khususnya dalam mempertahankan kemandirian kerja, yang seringkali menurun akibat keterbatasan fisik, isolasi sosial, dan kurangnya akses terhadap rehabilitasi berbasis komunitas. Layanan komunitas ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi lansia dalam kemandirian kerja melalui program aktivitas yang bermakna dan berakar budaya di Dusun Kersan Brintikan, Desa Tirtomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman. Metode: Desain konseling pra-pasca-uji digunakan dengan 52 partisipan (46 lansia dan 6 kader kesehatan lansia). Intervensi meliputi pemeriksaan kesehatan, jalan pagi, latihan anti-hipertensi, layanan terapi okupasi, dan pendidikan kesehatan interaktif menggunakan media visual. Kuesioner terstruktur yang terdiri dari 10 item tertutup diberikan sebelum dan sesudah.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan pemahaman para lansia dan kader mengenai pentingnya kemandirian kerja melalui program pelatihan aktivitas yang bermakna, seperti terlihat dari peningkatan skor pemahaman rata-rata dari 4,75 menjadi 9,33.Untuk memastikan keberlanjutan dampak intervensi, disarankan agar program serupa dilaksanakan secara berkala, dilengkapi dengan penguatan kapasitas kader posyandu lansia, dan diperluas untuk mencakup kelompok lansia dan senior laki-laki yang cenderung kurang terlibat, sehingga prinsip-prinsip penuaan aktif dapat diwujudkan secara inklusif dan berkelanjutan di wilayah Kalasan.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan teknologi digital, seperti aplikasi mobile, dapat meningkatkan partisipasi lansia dalam aktivitas bermakna secara mandiri di lingkungan rumah; studi longitudinal dapat menilai dampak jangka panjang program intervensi terhadap fungsi kognitif dan kemampuan ADL/IADL lansia, dengan membandingkan kelompok yang menerima pelatihan berkelanjutan versus kelompok kontrol; serta penelitian kualitatif dapat menyelidiki persepsi dan kebutuhan kader posyandu dalam mengimplementasikan program pemberdayaan lansia, untuk mengidentifikasi faktor penghambat dan fasilitator yang mempengaruhi keberhasilan intervensi di komunitas rural.

  1. Mental Health Status of the Older Adults in Japan During the COVID-19 Pandemic - Journal of the American... linkinghub.elsevier.com/retrieve/pii/S1525861020309889Mental Health Status of the Older Adults in Japan During the COVID 19 Pandemic Journal of the American linkinghub elsevier retrieve pii S1525861020309889
  2. PENINGKATAN KEMANDIRIAN OKUPASIONAL LANSIA MELALUI INTERVENSI AKTIVITAS BERMAKNA BERBASIS KOMUNITAS |... doi.org/10.55080/jim.v4i2.1766PENINGKATAN KEMANDIRIAN OKUPASIONAL LANSIA MELALUI INTERVENSI AKTIVITAS BERMAKNA BERBASIS KOMUNITAS doi 10 55080 jim v4i2 1766
  3. Mental Health Status of the Older Adults in Japan During the COVID-19 Pandemic - Journal of the American... jamda.com/retrieve/pii/S1525861020309889Mental Health Status of the Older Adults in Japan During the COVID 19 Pandemic Journal of the American jamda retrieve pii S1525861020309889
Read online
File size479.61 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test