STFTKIJNESTFTKIJNE

MURAI: Jurnal Papua Teologi KonstekstualMURAI: Jurnal Papua Teologi Konstekstual

Lebih dari satu juta spesies di dunia terancam punah akibat aktivitas manusia seperti deforestasi, polusi, dan perubahan iklim. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi nilai‑nilai Kristen yang relevan untuk pendidikan lingkungan dan menganalisis dampak integrasi nilai‑nilai tersebut terhadap kesadaran lingkungan. Metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur digunakan untuk menggali pemahaman tentang integrasi nilai‑nilai Kristen dalam pendidikan lingkungan, khususnya di Kota Jayapura. Hasilnya menunjukkan bahwa integrasi nilai‑nilai Kristen dapat memotivasi siswa dan masyarakat untuk menjaga dan melestarikan alam melalui kegiatan seperti penanaman pohon dan pembersihan lingkungan. Integrasi nilai‑nilai Kristen dalam pendidikan lingkungan memiliki potensi besar untuk mendorong pelestarian alam di Kota Jayapura.

Penelitian ini menemukan bahwa integrasi nilai‑nilai Kristen dalam pendidikan lingkungan dapat meningkatkan kesadaran dan motivasi siswa serta masyarakat untuk menjaga dan melestarikan alam di Kota Jayapura.Seventy‑five persen siswa yang menerima pendidikan berbasis nilai Kristen merasa lebih termotivasi untuk menjaga lingkungan.Pelaksanaan kegiatan praktis seperti penanaman pohon dan pemeliharaan taman sekolah juga meningkatkan partisipasi siswa di bidang lingkungan.Penelitian ini menyarankan studi jangka panjang, pengembangan modul khusus, pelatihan guru, kolaborasi lintas lembaga, dan integrasi nilai budaya lokal untuk memperkuat program pendidikan lingkungan berbasis nilai Kristen.

Pertama, perlu dilakukan studi longitudinal untuk menilai dampak jangka panjang dari pendidikan yang mengintegrasikan nilai Kristen terhadap perilaku pelestarian lingkungan di kalangan siswa dan masyarakat Kota Jayapura. Kedua, penelitian selanjutnya dapat mengembangkan dan menguji modul pembelajaran khusus yang menyelaraskan prinsip-prinsip teologi ekologi dengan kurikulum sekolah, dilengkapi dengan pelatihan guru sehingga mereka mampu mengimplementasikan nilai-nilai tersebut secara konsisten. Ketiga, kajian interdisipliner yang melibatkan komunitas gereja, lembaga pendidikan, dan pihak pemerintahan dapat ditindaklanjuti untuk membangun program pelestarian alam berbasis kolaborasi lintas lembaga, sekaligus memanfaatkan sumber daya lokal seperti tradisi dan nilai budaya Papua untuk memperkuat solidaritas sosial dalam upaya pelestarian lingkungan. Penelitian ini dapat memperluas pemahaman bagaimana integrasi nilai-nilai keagamaan dapat berkontribusi pada kebijakan dan praktik pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan di Indonesia.

  1.  . 0 doi.org/10.3390/rel13040322A 0 doi 10 3390 rel13040322
  2. A Spirit-Filled Environment - Article - CGScholar. spirit filled environment article cgscholar sign ecological... doi.org/10.18848/2154-8633/CGP/v12i01/149-157A Spirit Filled Environment Article CGScholar spirit filled environment article cgscholar sign ecological doi 10 18848 2154 8633 CGP v12i01 149 157
Read online
File size191.35 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test