STIQISYKARIMASTIQISYKARIMA

Bunyan al-Ulum : Jurnal Studi IslamBunyan al-Ulum : Jurnal Studi Islam

Penelitian ini mengeksplorasi integrasi teori Growth Mindset Carol Dweck dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk mengatasi keterbatasan pendekatan doktrinal konvensional yang menekankan hafalan dan pembelajaran pasif. Penelitian bertujuan menganalisis konsep Growth Mindset, mengidentifikasi nilai-nilai Islam yang selaras, dan merumuskan strategi implementasi dalam pembelajaran PAI di pendidikan formal. Menggunakan pendekatan kualitatif melalui systematic literature review terhadap 25 publikasi terbaru (2021-2024), studi ini mengidentifikasi tiga strategi transformasi: metode pembelajaran interaktif, sistem penilaian berorientasi proses, dan praktik refleksi metakognitif. Temuan menunjukkan pembelajaran PAI berbasis Growth Mindset secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kritis, motivasi intrinsik, resiliensi, dan pengembangan identitas keislaman yang inklusif. Penelitian menyediakan kerangka teoritis dan strategi praktis untuk inovasi pendidikan Islam yang adaptif.

Penerapan growth mindset mentransformasi pembelajaran PAI dari pendekatan doktrinal statis menjadi dinamis dan bermakna, didasarkan pada keyakinan bahwa kemampuan dapat dikembangkan melalui usaha dan strategi, serta selaras dengan nilai-nilai Islam seperti pembelajaran seumur hidup, muhasabah, dan istiqomah.Strategi implementasinya mencakup metode pembelajaran interaktif, sistem penilaian berorientasi proses, dan integrasi refleksi metakognitif.Pendekatan ini menghasilkan siswa dengan kemampuan berpikir kritis, motivasi intrinsik tinggi, resiliensi, dan identitas keislaman yang inklusif, dengan mengatasi tantangan resistensi dan keterbatasan sumber daya melalui pengembangan guru serta implementasi bertahap.

Penelitian yang telah dilakukan ini memberikan landasan teoritis mengenai penerapan Growth Mindset dalam Pendidikan Agama Islam (PAI). Namun, untuk memperkuat temuan ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat penting. Pertama, perlu dilakukan studi empiris langsung di lapangan untuk menguji seberapa efektif strategi implementasi Growth Mindset yang diusulkan dalam penelitian ini. Misalnya, sebuah studi kasus atau eksperimen dapat mengeksplorasi secara kuantitatif maupun kualitatif dampak konkret dari metode pembelajaran interaktif, sistem penilaian berorientasi proses, dan praktik refleksi metakognitif terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa, motivasi belajar intrinsik, resiliensi, serta pengembangan identitas keislaman yang kuat dan inklusif di berbagai jenjang sekolah. Ini akan memberikan bukti nyata atas hipotesis yang telah dirumuskan. Kedua, menanggapi tantangan resistensi guru, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan dan evaluasi model pelatihan profesional bagi guru PAI. Pertanyaan penelitian dapat mencakup, Model pelatihan seperti apa yang paling efektif dalam mengubah fixed mindset guru menjadi growth mindset, dan bagaimana perubahan mindset guru ini kemudian tercermin dalam praktik pengajaran mereka di kelas PAI? Penelitian ini bisa membandingkan efektivitas berbagai pendekatan pelatihan, seperti lokakarya intensif versus pendampingan berkelanjutan, dalam meningkatkan pemahaman dan kesiapan guru. Ketiga, mengingat pentingnya dukungan ekosistem pendidikan, studi dapat mengeksplorasi bagaimana keterlibatan orang tua dapat dioptimalkan untuk mendukung Growth Mindset di rumah. Selain itu, penelitian tentang adaptasi kurikulum PAI yang ada untuk secara sistematis mengintegrasikan prinsip-prinsip Growth Mindset di berbagai jenjang pendidikan juga sangat relevan. Misalnya, Bagaimana kerangka kurikulum PAI dapat direvisi untuk secara eksplisit memasukkan elemen-elemen Growth Mindset, dan bagaimana perubahan ini dapat dikomunikasikan secara efektif kepada orang tua untuk membangun sinergi antara lingkungan belajar di sekolah dan di rumah? Dengan demikian, saran-saran ini bertujuan untuk mengisi kesenjangan antara teori dan praktik, serta memastikan keberlanjutan inovasi pendidikan Islam.

  1. MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN KEMANDIRIAN SISWA DALAM BELAJAR PRAKARYA MELALUI PENILAIAN PORTOFOLIO |... doi.org/10.51878/paedagogy.v2i1.1053MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN KEMANDIRIAN SISWA DALAM BELAJAR PRAKARYA MELALUI PENILAIAN PORTOFOLIO doi 10 51878 paedagogy v2i1 1053
  2. MAPING THE DEVELOPMENT OF CRITICAL THINKING IN ISLAMIC EDUCATION USING BIBLIOMETRIC ANALYSIS | Tamami... jurnaltarbiyah.uinsu.ac.id/index.php/tarbiyah/article/view/3053MAPING THE DEVELOPMENT OF CRITICAL THINKING IN ISLAMIC EDUCATION USING BIBLIOMETRIC ANALYSIS Tamami jurnaltarbiyah uinsu ac index php tarbiyah article view 3053
  3. IMPLEMENTASI METODE CODAC LEARNING PADA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI LKP “IKIM”... doi.org/10.61689/inspirasi.v5i2.286IMPLEMENTASI METODE CODAC LEARNING PADA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI LKP yCeIKIMyCAy doi 10 61689 inspirasi v5i2 286
  4. Article | KnE Open. article kne open social sciences issn 668x latest conference proceedings humanities... doi.org/10.18502/kss.v9i5.15189Article KnE Open article kne open social sciences issn 668x latest conference proceedings humanities doi 10 18502 kss v9i5 15189
Read online
File size381.24 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test