URINDOURINDO

Jurnal Administrasi dan ManajemenJurnal Administrasi dan Manajemen

Riset ini dilaksanakan dengan tujuan melihat seberapa besar pengaruh keberadaan ritel modern maupun ritel tradisional terhadap perilaku belanja masyarakat di Kelurahan Matsum. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang diberikan kepada konsumen Indomaret serta Grosir Al-Hasan. Populasi penelitian dibatasi pada 40 pengunjung per hari untuk masing-masing jenis ritel. Dengan jumlah tersebut selama 29 hari, total responden potensial mencapai sekitar 1.160 orang. Sampel dipilih melalui metode purposive sampling dengan total 90 responden. Analisis dianalisis dengan regresi linier berganda menggunakan perangkat lunak SPSS versi 23. Sumber data penelitian merupakan data primer yang dikumpulkan langsung dari responden dengan hasil pengisian kuesioner. Temuan penelitian menunjukkan bahwa ritel modern secara parsial berpengaruh positif terhadap gaya belanja masyarakat, sementara ritel tradisional tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Secara keseluruhan, kedua variabel ini dapat menjelaskan 26,1% variasi pada gaya belanja, sementara 73,9% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.

Ritel modern memiliki pengaruh secara parsial terhadap Gaya Belanja, sedangkan ritel tradisional tidak menunjukkan pengaruh signifikan secara parsial.Namun, ketika diuji secara simultan, kedua jenis ritel baik modern maupun tradisional terbukti memberikan pengaruh bersama terhadap Gaya Belanja konsumen.Oleh karena itu, hipotesis H3 diterima dan H0 ditolak.Selain itu, nilai koefisien determinasi (R²) menunjukkan bahwa kedua variabel independen ini menjelaskan 26,1% variasi gaya belanja, sedangkan 73,9% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang berada di luar cakupan penelitian ini.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan penelitian dengan melibatkan lebih banyak variabel yang mungkin memengaruhi gaya belanja masyarakat, seperti faktor demografis, tingkat pendapatan, dan tingkat pendidikan. Kedua, penelitian dapat dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif untuk menggali lebih dalam motivasi dan preferensi konsumen dalam memilih tempat berbelanja. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi dampak perkembangan teknologi, seperti e-commerce dan media sosial, terhadap perubahan perilaku belanja masyarakat, serta bagaimana ritel tradisional dapat memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan daya saingnya. Dengan demikian, pemahaman yang lebih komprehensif tentang dinamika perilaku belanja dapat diperoleh, sehingga dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi pemasaran yang lebih efektif dan relevan bagi pelaku bisnis ritel.

Read online
File size900.35 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test