E GREENATIONE GREENATION

Greenation International Journal of Economics and AccountingGreenation International Journal of Economics and Accounting

Studi ini memeriksa kapasitas sumber daya manusia (SDM) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Semarang dalam penegakan hukum, mencakup empat dimensi analisis: integritas, profesionalisme, dan adaptabilitas. Menggunakan pendekatan kualitatif yuridis empiris dengan wawancara semi terstruktur terhadap empat personel Satreskrim aktif, temuan mengungkapkan kondisi kapasitas yang asimetris. Kapasitas SDM relatif memadai untuk menangani kejahatan konvensional tetapi menghadapi kesenjangan serius dalam menghadapi tantangan kriminal kontemporer, khususnya kejahatan berbasis digital. Studi ini mengidentifikasi faktor struktural yang berkontribusi pada kerentanan integritas, termasuk kekurangan anggaran, kelemahan pengawasan, dan ketidakseimbangan beban kerja, yang menjadikan pelanggaran etika bukan hanya sebagai kegagalan individu tetapi sebagai masalah sistemik. Profesionalisme ditunjukkan melalui kepatuhan prosedural, meskipun dibatasi oleh beban kasus yang berlebihan dan pelatihan yang tidak sepenuhnya mengatasi realitas lapangan. Adaptabilitas adalah dimensi yang paling kritis defisien, dengan mekanisme belajar informal yang tidak mencukupi untuk mengatasi pola kejahatan yang berkembang dengan cepat. Studi ini mengusulkan strategi peningkatan kapasitas SDM tiga lapis: rekrutmen berbasis kompetensi yang direformasi, pelatihan terstruktur yang disesuaikan (memprioritaskan forensik digital), dan sistem integritas dan akuntabilitas yang diperkuat termasuk mekanisme pelaporan pelanggaran dan peningkatan kesejahteraan penyidik.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa kapasitas SDM penyidik di Satreskrim Polrestabes Semarang ditandai dengan tiga temuan utama.unit ini relatif memadai untuk menangani kejahatan konvensional tetapi menghadapi kesenjangan serius dalam menghadapi tantangan kriminal kontemporer, terutama kejahatan berbasis digital.Ketidakseimbangan beban kerja, distribusi kompetensi yang tidak merata, dan keterbatasan infrastruktur teknologi memperburuk kesenjangan secara struktural.Kedua, pelanggaran etika tidak dapat dikurangi menjadi kegagalan moral individu saja.mereka mencerminkan kondisi sistemik termasuk kekurangan anggaran, pengawasan yang tidak memadai, dan tekanan pekerjaan.Ketidakhadiran mekanisme pelaporan pelanggaran yang terstruktur mewakili kerentanan institusional yang paling kritis.Keempat dimensi kapasitas SDM, yaitu kompetensi teknis, integritas, profesionalisme, dan adaptabilitas, saling bergantung, sehingga optimasi membutuhkan perhatian simultan terhadap keempatnya daripada intervensi berurutan atau terisolasi.Ketiga, diusulkan strategi peningkatan kapasitas SDM tiga lapis.reformasi rekrutmen berbasis kompetensi, pengembangan kompetensi terstruktur dan disesuaikan dengan forensik digital sebagai prioritas segera, serta penguatan sistem integritas dan akuntabilitas yang mencakup mekanisme pelaporan pelanggaran, pengawasan proaktif, dan peningkatan kesejahteraan penyidik.

Untuk meningkatkan efektivitas penegakan hukum, penelitian lanjutan dapat mengusulkan strategi peningkatan kapasitas SDM yang terintegrasi, mencakup rekrutmen berbasis kompetensi, pelatihan terstruktur, dan penguatan sistem integritas. Strategi ini dapat mencakup pengembangan mekanisme pelaporan pelanggaran yang terstruktur, pengawasan proaktif, dan peningkatan kesejahteraan penyidik. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi dalam meningkatkan kapasitas SDM, khususnya dalam menangani kejahatan berbasis digital. Penelitian juga dapat menganalisis dampak koordinasi lintas institusi terhadap efektivitas penegakan hukum dan mengidentifikasi strategi untuk meningkatkan kerjasama antar lembaga. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi studi kepolisian dan kebijakan Polrestabes Semarang.

  1. Vol. 4 No. 2 (2026): Greenation International Journal of Economics and Accounting (May - June 2026) |... research.e-greenation.org/GIJEA/issue/view/54Vol 4 No 2 2026 Greenation International Journal of Economics and Accounting May June 2026 research e greenation GIJEA issue view 54
Read online
File size254.07 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test