ASRITANIASRITANI

Flora : Jurnal Kajian Ilmu Pertanian dan PerkebunanFlora : Jurnal Kajian Ilmu Pertanian dan Perkebunan

Usaha Evi Tenggiri di Pulau Baai Kota Bengkulu merupakan usaha pengolahan pempek ikan tenggiri yang menghadapi tantangan dalam pengelolaan bahan baku, terutama terkait fluktuasi ketersediaan dan kualitas ikan serta efisiensi penggunaan input produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen bahan baku dan produktivitas produksi pada Usaha Evi Tenggiri. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari 2026 di TPI Pulau Baai, Sumber Jaya, Kota Bengkulu, dengan metode kuantitatif dan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen bahan baku telah dilakukan secara sistematis melalui perencanaan kebutuhan, pengadaan dari nelayan dan pedagang lokal, penyimpanan menggunakan freezer dan ruang kering, serta pengendalian mutu secara rutin. Analisis produktivitas menunjukkan bahwa produktivitas bahan baku ikan giling adalah 3,65 kg pempek/kg ikan (kategori tinggi), produktivitas tepung tapioka adalah 2,20 kg pempek/kg tapioka (kategori sedang), dan produktivitas tenaga kerja adalah 858,33 kg/karyawan/bulan atau 33,01 kg/karyawan/hari. Secara keseluruhan, manajemen bahan baku yang terstruktur berkontribusi positif terhadap peningkatan produktivitas produksi pada Usaha Evi Tenggiri.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Usaha Pempek Evi Tenggiri telah menerapkan manajemen bahan baku secara sistematis yang mencakup perencanaan kebutuhan, pengadaan, penyimpanan, dan pengendalian kualitas.Penerapan manajemen bahan baku tersebut terbukti efektif dan efisien dalam menekan biaya, meminimalkan risiko kerusakan bahan, serta mendukung kelangsungan proses produksi.Rata-rata produktivitas bahan baku daging ikan segar yang digunakan sebesar 13.000 kg per bulan dan diolah menjadi 2.600 kg daging giling dengan nilai produktivitas sebesar 0,2 kg daging giling per kg ikan segar.Sementara itu, produktivitas tepung tapioka yang digunakan mencapai 3.900 kg dengan nilai produktivitas sebesar 2,2 kg pempek per kg tepung tapioka.Rasio tersebut berperan penting dalam menjaga cita rasa, kekenyalan, dan efisiensi biaya produksi.Produktivitas tenaga kerja pada Usaha Pempek Evi Tenggiri menunjukkan bahwa setiap karyawan mampu menghasilkan rata-rata 858,33 kg pempek per bulan, dengan produktivitas harian sebesar 33,01 kg per karyawan per hari berdasarkan 26 hari kerja, serta produktivitas per jam sebesar 4,13 kg per karyawan.Hasil tersebut menunjukkan bahwa penggunaan bahan baku dan tenaga kerja telah mampu mendukung pencapaian produktivitas usaha secara optimal.

Berdasarkan hasil penelitian dan analisis, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: . . 1. Mengoptimalkan pengolahan limbah produksi seperti kulit, tulang, dan kepala ikan menjadi produk bernilai tambah, seperti tepung ikan atau pupuk organik. Hal ini dapat mengurangi limbah sekaligus meningkatkan pendapatan dan nilai produktivitas usaha. . . 2. Melakukan pelatihan bagi karyawan terkait keselamatan dan kesehatan kerja (K3), pengendalian mutu, dan proses produksi untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas kerja secara berkelanjutan. . . 3. Menganalisis dan menerapkan perhitungan economic order quantity (EOQ), safety stock, dan titik pemesanan ulang (reorder point atau ROP) untuk memperoleh pengelolaan persediaan bahan baku yang lebih optimal. . . Dengan melakukan penelitian lanjutan ini, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas usaha, serta memberikan manfaat bagi pengembangan industri pengolahan hasil perikanan secara berkelanjutan.

  1. PENGARUH RANTAI DISTRIBUSI DAN KUALITAS IKAN TONGKOL (Euthynnus sp.) DARI PPP BLANAKAN SELAMA PENDISTRIBUSIAN... doi.org/10.15578/jsekp.v14i2.7467PENGARUH RANTAI DISTRIBUSI DAN KUALITAS IKAN TONGKOL Euthynnus sp DARI PPP BLANAKAN SELAMA PENDISTRIBUSIAN doi 10 15578 jsekp v14i2 7467
  2. Analisis Pengendalian Bahan Baku Tepung Tapioka dengan Menggunakan Metode Economic Order Quantity (EOQ)... doi.org/10.31599/9n7qxy51Analisis Pengendalian Bahan Baku Tepung Tapioka dengan Menggunakan Metode Economic Order Quantity EOQ doi 10 31599 9n7qxy51
  3. Safety stock analysis of ship fuel in shipping company (Case study: white oil ship PT. Pertamina (Persero))... doi.org/10.1088/1757-899X/847/1/012021Safety stock analysis of ship fuel in shipping company Case study white oil ship PT Pertamina Persero doi 10 1088 1757 899X 847 1 012021
  4. Peramalan Produksi Pempek Dengan Metode Moving Average Dan Exponential Smoothing | Jurnal Informatika... ejournal.unama.ac.id/index.php/jakakom/article/view/48Peramalan Produksi Pempek Dengan Metode Moving Average Dan Exponential Smoothing Jurnal Informatika ejournal unama ac index php jakakom article view 48
Read online
File size1.13 MB
Pages23
DMCAReport

Related /

ads-block-test