UnmulUnmul
Jurnal Kesehatan Pasak Bumi KalimantanJurnal Kesehatan Pasak Bumi KalimantanLatar Belakang: Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Indonesia masih belum berakhir. Upaya percepatan pencegahan penularan Covid-19 selain melalui percepatan upaya vaksinasi juga melibatkan kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19 untuk memutus rantai penularan. Ditemukan adanya ketidakpatuhan perilaku masyarakat termasuk remaja dalam menerapkan protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19, yang dapat meningkatkan risiko penularan. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku penerapan protokol kesehatan pada siswa SMP Negeri 29 Kecamatan Samarinda Utara. Metode: penelitian observasional dengan pendekatan cross‑sectional. Sampel terdiri dari 189 siswa SMP Negeri 29 Samarinda Utara yang dipilih dengan stratified random sampling. Instrumen berupa kuesioner dan analisis data menggunakan uji Chi‑square. Hasil menunjukkan faktor jenis kelamin (p=0,016), pengetahuan (p=0,000), dan dukungan keluarga (p=0,001) berhubungan signifikan dengan perilaku penerapan protokol kesehatan, sedangkan faktor perolehan informasi dan status vaksinasi tidak berhubungan signifikan.
Faktor jenis kelamin, pengetahuan, dan dukungan keluarga berhubungan signifikan dengan perilaku penerapan protokol kesehatan pada siswa SMP Negeri 29 Samarinda Utara.Faktor perolehan informasi dan status vaksinasi tidak menunjukkan hubungan signifikan dengan perilaku tersebut.Oleh karena itu, pihak sekolah disarankan terus memberikan edukasi dan dukungan agar siswa tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.
Bagaimana efektivitas program intervensi pendidikan kesehatan berbasis digital terhadap peningkatan pengetahuan dan kepatuhan protokol kesehatan pada siswa SMP Negeri 29 dapat dievaluasi melalui studi eksperimental berkelompok? Apakah terdapat perbedaan persepsi dan hambatan psikososial dalam penerapan protokol kesehatan antara siswa laki‑laki dan perempuan yang dapat dieksplorasi lebih lanjut melalui penelitian kualitatif dengan wawancara mendalam? Dan bagaimana peran program dukungan keluarga yang melibatkan orang tua secara aktif memengaruhi perubahan perilaku protokol kesehatan pada remaja, yang dapat diuji dalam desain longitudinal selama satu tahun akademik? Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang faktor‐faktor yang memengaruhi kepatuhan protokol kesehatan dan mendukung kebijakan edukasi yang lebih tepat sasaran.
| File size | 312.45 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa tentang penanganan pertama fraktur. Tujuan: Menganalisis hubungan pendidikan kesehatanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa tentang penanganan pertama fraktur. Tujuan: Menganalisis hubungan pendidikan kesehatan
STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA Oleh karena itu, institusi pendidikan kesehatan harus menyediakan pendampingan dan pelatihan khusus untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam penerapanOleh karena itu, institusi pendidikan kesehatan harus menyediakan pendampingan dan pelatihan khusus untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam penerapan
YARSIYARSI vaginalis menyerang organ reproduksi wanita, menyebabkan kerusakan jaringan epitel dan memanfaatkan bakteri serta leukosit untuk berkembang biak. Dalamvaginalis menyerang organ reproduksi wanita, menyebabkan kerusakan jaringan epitel dan memanfaatkan bakteri serta leukosit untuk berkembang biak. Dalam
YARSIYARSI Instrumen penelitian dilakukan dengan pemeriksaan antropometri dan pemeriksaan feses metode direct smear. Metode analisis dengan uji Chi-Square. Instrumen penelitian dilakukan dengan pemeriksaan antropometri dan pemeriksaan feses metode direct smear. Metode analisis dengan uji Chi-Square.
YARSIYARSI Setelah dilakukan penyuluhan, terjadi peningkatan pada tingkat pengetahuan baik dari 94 siswa (75. 2%) menjadi 122 siswa (97. 6%). Berdasarkan hasil ujiSetelah dilakukan penyuluhan, terjadi peningkatan pada tingkat pengetahuan baik dari 94 siswa (75. 2%) menjadi 122 siswa (97. 6%). Berdasarkan hasil uji
HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA Penelitian menggunakan desain kuasi‑eksperimen dengan pretest dan posttest tanpa kontrol, melibatkan 18 ibu menyusui. Pijat oksitosin dilakukan selamaPenelitian menggunakan desain kuasi‑eksperimen dengan pretest dan posttest tanpa kontrol, melibatkan 18 ibu menyusui. Pijat oksitosin dilakukan selama
HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA Populasi terdiri dari 76 responden, diambil sampel sebanyak 17 responden dengan teknik non‑probability sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesionerPopulasi terdiri dari 76 responden, diambil sampel sebanyak 17 responden dengan teknik non‑probability sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner
POLTEKKESBENGKULUPOLTEKKESBENGKULU Lokasi penelitian dilaksanakan di SD Bone-Bone Pantai Desa Bambu Kec. Mamuju. Waktu penelitian bulan Juni 2021. Sampel dalam penelitian ini adalah siswaLokasi penelitian dilaksanakan di SD Bone-Bone Pantai Desa Bambu Kec. Mamuju. Waktu penelitian bulan Juni 2021. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa
Useful /
ITENASITENAS Daya simpan produk yang rendah akibat teknik pengawetan dan pengemasan yang belum memadai menjadi faktor penghambat pemasaran ke wilayah yang lebih luas.Daya simpan produk yang rendah akibat teknik pengawetan dan pengemasan yang belum memadai menjadi faktor penghambat pemasaran ke wilayah yang lebih luas.
ITENASITENAS Kebaruan penelitian terletak pada perbandingan kinerja DEM SRTM (30 m) dan ALOS PALSAR (12,5 m) untuk TWI pada DAS kecil perkotaan yang masih terbatasKebaruan penelitian terletak pada perbandingan kinerja DEM SRTM (30 m) dan ALOS PALSAR (12,5 m) untuk TWI pada DAS kecil perkotaan yang masih terbatas
LLDIKTI12LLDIKTI12 Studi ini menganalisis konflik tersebut menggunakan teori Pierre Bourdieu, dengan fokus pada konsep medan, habitus, modal simbolik, dan kekuasaan simbolik.Studi ini menganalisis konflik tersebut menggunakan teori Pierre Bourdieu, dengan fokus pada konsep medan, habitus, modal simbolik, dan kekuasaan simbolik.
UnmulUnmul Tingkat pengetahuan tentang DM mayoritas cukup, tetapi mereka yang memiliki pengetahuan kurang juga cukup banyak (43%) dan gaya hidup mereka dominan masukTingkat pengetahuan tentang DM mayoritas cukup, tetapi mereka yang memiliki pengetahuan kurang juga cukup banyak (43%) dan gaya hidup mereka dominan masuk