UnmulUnmul

Jurnal Kesehatan Pasak Bumi KalimantanJurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan

Diabetes mellitus merupakan kondisi kronis karena pankreas tidak mampu produksi insulin secara efektif. Peningkatan kasus DM dapat disebabkan oleh gaya hidup, kurangnya pengetahuan dan ketidakmampuan dalam deteksi dini, kurangnya aktivitas fisik dan pengaturan komposisi makanan yang tidak sesuai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat pengetahuan dengan gaya hidup pada penderita DM. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain deskriptif analitik. Populasi penelitian berjumlah 260 orang, berdasarkan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi DM tipe I dan II tanpa penyakit penyerta didapatkan 100 sampel. Instrumen yang digunakan adalah DKQ-24 pada tingkat pengetahuan dan HPLP-II untuk variabel gaya hidup. Analisa data menggunakan koefisien kontigensi dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas penderita DM telah menderita selama 6-10 tahun, memiliki riwayat keluarga DM, dan pernah menerima edukasi sebelumnya. Tingkat pengetahuan tentang DM mayoritas cukup, tetapi mereka yang memiliki pengetahuan kurang juga cukup banyak (43%) dan gaya hidup mereka dominan masuk kategori cukup sehat. Hasil data silang menunjukkan bahwa mayoritas tingkat pengetahuan penderita berada di tingkat cukup yang memiliki gaya hidup cukup sehat, kecenderungan tingkat pengetahuan kurang tetapi memiliki gaya hidup yang cukup sehat (43%). Analisa nilai r = 0,641 dengan p value < α. Kesimpulan penelitian ini adalah tingkat pengetahuan berpengaruh pada gaya hidup yang baik meskipun penderita memiliki pengetahuan yang kurang baik tentang DM.

Tingkat pengetahuan mempengaruhi gaya hidup secara signifikan, meskipun tingkat pengetahuan tentang DM pada penderita juga memiliki kecenderungan memiliki gaya hidup yang baik.Tingkat pengetahuan tergantung pada kemampuan pendidikan, informasi, usia lanjut, dan kebiasaan hidup sehat sebelum masa pensiun.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi intervensi yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang DM di kalangan masyarakat, terutama di wilayah dengan prevalensi DM yang tinggi. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan program edukasi yang efektif untuk meningkatkan gaya hidup sehat pada penderita DM, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti usia, jenis kelamin, dan tingkat pendidikan. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi strategi intervensi yang dapat diterapkan di tempat kerja untuk mendukung gaya hidup sehat pada pekerja dengan DM.

  1. Associations Between Health Literacy, Diabetes Knowledge, Self-Care Behaviors, and Glycemic Control in... doi.org/10.1089/dia.2010.0160Associations Between Health Literacy Diabetes Knowledge Self Care Behaviors and Glycemic Control in doi 10 1089 dia 2010 0160
Read online
File size247.98 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test