INAISINAIS

JURNAL KAJIAN ISLAM MODERNJURNAL KAJIAN ISLAM MODERN

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, mengkritisi, dan menawarkan implikasi penerapan pendekatan multidisipliner, interdisipliner, dan transdisipliner dalam pendidikan Islam. Metode kualitatif dengan studi pustaka digunakan untuk mengeksplorasi literatur mengenai integrasi berbagai disiplin ilmu dalam kurikulum pendidikan Islam. Adapun analisisnya menggunakan content analysis. Temuan menunjukkan bahwa pendekatan- pendekatan ini dapat memperkaya pemahaman dan relevansi pendidikan Islam, dengan memfasilitasi pemahaman yang lebih komprehensif dan adaptif terhadap perubahan zaman. Namun, tantangan seperti kurangnya pelatihan pendidik dan resistensi terhadap perubahan perlu diatasi untuk memaksimalkan potensi pendekatan ini. Evaluasi berkala dan dukungan kolaboratif antara akademisi, praktisi, dan kebijakan diperlukan untuk memastikan keberhasilan implementasi dan relevansi kurikulum.

Pendidikan Islam menghadapi tantangan signifikan akibat perubahan sosial, teknologi, dan globalisasi, sehingga diperlukan pembaruan pendekatan pendidikan melalui integrasi multidisipliner, interdisipliner, dan transdisipliner.Ketiga pendekatan tersebut dapat memperkaya kurikulum dan menghasilkan solusi inovatif serta kemampuan berpikir kritis, namun implementasinya terhambat oleh resistensi perubahan, keterbatasan sumber daya, dan kurangnya panduan.Untuk mengatasi hambatan tersebut, diperlukan kolaborasi antara akademisi, praktisi, dan pembuat kebijakan serta evaluasi berkala guna memastikan efektivitas, relevansi, dan keberlanjutan kurikulum.

Penelitian selanjutnya dapat menguji secara empiris efektivitas kurikulum yang mengintegrasikan pendekatan multidisipliner, interdisipliner, dan transdisipliner terhadap prestasi akademik dan kemampuan berpikir kritis siswa di sekolah Islam, dengan menggunakan desain eksperimental atau quasi‑eksperimental yang melibatkan kelompok kontrol dan intervensi. Selain itu, perlu dikembangkan program pelatihan bagi pendidik yang memfokuskan pada kompetensi integrasi lintas disiplin, kemudian dievaluasi dampaknya terhadap kesiapan guru dalam menerapkan kurikulum terpadu, serta identifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan pelatihan tersebut. Selanjutnya, penelitian kualitatif dapat menggali persepsi, motivasi, dan tingkat keterlibatan siswa terhadap pembelajaran transdisipliner, khususnya dalam konteks penggunaan teknologi digital dan proyek berbasis masalah, untuk memahami bagaimana pendekatan ini memengaruhi motivasi belajar dan penerapan nilai Islam dalam kehidupan sehari‑hari.

  1. Multidisciplinary Research as a Complex System - Amaris Dalton, Karin Wolff, Bernard Bekker, 2021. research... journals.sagepub.com/doi/10.1177/16094069211038400Multidisciplinary Research as a Complex System Amaris Dalton Karin Wolff Bernard Bekker 2021 research journals sagepub doi 10 1177 16094069211038400
  2. INTEGRATION OF MULTIDISCIPLINARY, INTERDISCIPLINARY, AND TRANSDISCIPLINARY APPROACHES IN ISLAMIC EDUCATION... jurnal-inais.id/index.php/JKIM/article/view/630INTEGRATION OF MULTIDISCIPLINARY INTERDISCIPLINARY AND TRANSDISCIPLINARY APPROACHES IN ISLAMIC EDUCATION jurnal inais index php JKIM article view 630
Read online
File size232.39 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test