UNSRATUNSRAT
CHEMPROGCHEMPROGTransformasi pola hidup masyarakat modern yang cenderung mengonsumsi makanan rendah serat serta makronutrien namun tinggi kandungan gula dan lemak jenuh meningkatkan pravelansi penyakit kronis non infeksi seperti diabetes melitus, hipertensi, jantung, kanker, dsb. Sehingga, restrukturisasi diet menjadi solusi jangka panjang namun dapat terhambat akibat konsumsi makanan pokok yang berindeks glikemik tinggi seperti nasi, singkong, dan sumber karbohidrat lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk memodifikasi pati umbi daluga dengan ekstrak polifenol biji alpukat, mengetahui karakteristik pati termodifikasi melalui FT-IR, XRD, dan SEM serta menentukan kemampuan antioksidan dan daya cerna dari pati termodifikasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pati termodifikasi dengan ekstrak hidrotermal 3 jam (H3) memiliki hasil terbaik dengan kandungan total fenolik di angka 21.2 μg/mL dan tanin terkondensai 102 μg/mL serta nilai-nilai DPPH dan FRAP berturut-turut adalah 64% dan 23 μmol/mL. Hasil FTIR sebelum modifikasi dan sesudah modifikasi menunjukkan spektrum gugus fungsi khas aromatik (C=C) pada H3 yang mengindikasikan adanya gugus khas fenolik setelah dimodifikasi melalui proses gelatinisasi dan retrogradasi. Hasil karakterisasi XRD menunjukkan bahwa sampel mengalami penurunan nilai FWHM dan pergeseran posisi puncak di sekitar 2θ 20o sesudah modfikasi. Selanjutnya, citra SEM memperlihatkan perubahan bentuk pati dari granula bulat dan halus menjadi granula yang memiliki bentuk tak teratur dengan permukaan yang agak halus, sedangkan analisis daya cerna menghasilkan angka 90%. Dari hasil penelitian ini, pati termodifikasi berpotensi dikembangkan sebagai bahan pangan fungsional lokal yang tahan cerna.
Modifikasi pati umbi daluga melalui metode gelatinisasi dan retrogradasi terbukti efektif menginkorporasikan senyawa polifenol dari ekstrak biji alpukat ke dalam matriks pati, sebagaimana dikonfirmasi oleh perubahan signifikan pada profil gugus fungsi (FTIR), sifat kristalin (XRD), dan morfologi granula (SEM).Sampel terbaik, H3 (ekstrak hidrotermal 3 jam), menunjukkan aktivitas antioksidan yang superior berdasarkan uji DPPH dan FRAP, yang berkorelasi dengan retensi total fenolik dan tanin di dalam struktur pati.Selain meningkatkan nilai fungsional, modifikasi ini berhasil menurunkan daya cerna pati hingga mencapai persentase 90% pada menit ke-120, sehingga sampel H3 berpotensi strategis untuk dikembangkan sebagai sumber pati resisten yang bermanfaat bagi kesehatan metabolik.
Penelitian lanjutan dapat menguji efek konsumsi pati termodifikasi H3 terhadap indeks glikemik dan respons glukosa pada subjek manusia untuk memastikan manfaat kesehatan yang diantisipasi (pertanyaan penelitian: bagaimana pengaruh konsumsi pati H3 terhadap kadar glukosa darah postprandial?). Selanjutnya, diperlukan studi stabilitas selama penyimpanan dan proses pengolahan makanan untuk menilai perubahan sifat fisik‑kimia serta aktivitas antioksidan (pertanyaan penelitian: apakah sifat antioksidan dan struktur pati H3 tetap terjaga setelah proses pemanggangan atau fermentasi?). Akhirnya, eksplorasi formulasi produk pangan fungsional berbasis pati H3, seperti roti atau snack, dapat mengidentifikasi penerimaan sensorik konsumen serta potensi peningkatan nilai gizi (pertanyaan penelitian: bagaimana persepsi rasa, tekstur, dan nilai gizi produk makanan yang mengandung pati H3 dibandingkan dengan kontrol tradisional?).
| File size | 482.52 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UNWAHAUNWAHA Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah keterbatasan inovasi dalam pengolahan sayuran pakcoy hidroponik serta minimnya kemampuan dalam desain promosi.Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah keterbatasan inovasi dalam pengolahan sayuran pakcoy hidroponik serta minimnya kemampuan dalam desain promosi.
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Formulasi terbaik diperoleh pada P2 (75% tepung kacang merah: 25% tepung kacang kedelai), menghasilkan rasa gurih, warna cokelat, aroma tidak langu, danFormulasi terbaik diperoleh pada P2 (75% tepung kacang merah: 25% tepung kacang kedelai), menghasilkan rasa gurih, warna cokelat, aroma tidak langu, dan
UHTUHT Peningkatan stres oksidatif meningkatkan jumlah Reactive Oxygen Species (ROS), yang mengoksidasi asam lemak tak jenuh pada membran sel sperma. Ini memicuPeningkatan stres oksidatif meningkatkan jumlah Reactive Oxygen Species (ROS), yang mengoksidasi asam lemak tak jenuh pada membran sel sperma. Ini memicu
4141 5% (bk), kadar lemak 13.78% (bk), dan kadar protein 72.64% (bk). Isolat protein yang dihasilkan dari ikan pepetek dapat digunakan sebagai bahan pangan.5% (bk), kadar lemak 13.78% (bk), dan kadar protein 72.64% (bk). Isolat protein yang dihasilkan dari ikan pepetek dapat digunakan sebagai bahan pangan.
ABDIMASABDIMAS Rural entrepreneurs face various constraints and challenges, such as limited access to capital, technology, and markets, which hinder the development ofRural entrepreneurs face various constraints and challenges, such as limited access to capital, technology, and markets, which hinder the development of
ABDIMASABDIMAS Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pemanfaatan teknologi packaging dapat meningkatkan kualitas dan keamanan pangan produk lokal. PenelitianPenelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pemanfaatan teknologi packaging dapat meningkatkan kualitas dan keamanan pangan produk lokal. Penelitian
UPBUPB Kadar air mengalami penurunan signifikan pada daun kelor yang mengalami proses pengeringan dan blanshing pengeringan, yaitu 6,71% dan 13,23%. Namun, prosesKadar air mengalami penurunan signifikan pada daun kelor yang mengalami proses pengeringan dan blanshing pengeringan, yaitu 6,71% dan 13,23%. Namun, proses
AKSAQILAJURNALAKSAQILAJURNAL Isu klasik yang selalu muncul selama ini ialah: usaha apa yang paling tepat untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui peningkatan mutu pendidik dan tenagaIsu klasik yang selalu muncul selama ini ialah: usaha apa yang paling tepat untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui peningkatan mutu pendidik dan tenaga
Useful /
ITLITL Implementasi strategi operasi bermesin tunggal selama fase taxi-out dapat mengurangi emisi gas buang sebesar 66%-69%, berkontribusi pada upaya global untukImplementasi strategi operasi bermesin tunggal selama fase taxi-out dapat mengurangi emisi gas buang sebesar 66%-69%, berkontribusi pada upaya global untuk
ISTEKICSADABJNISTEKICSADABJN Permasalahan kesehatan individu dalam keluarga dapat berdampak luas pada fungsi dan dinamika keluarga secara keseluruhan, sehingga intervensi yang memfokuskanPermasalahan kesehatan individu dalam keluarga dapat berdampak luas pada fungsi dan dinamika keluarga secara keseluruhan, sehingga intervensi yang memfokuskan
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Berdasarkan hasil skrining, pasien termasuk dalam risiko tinggi malnutrisi. Asesmen menunjukkan status gizi obesitas, kadar Hb rendah, ureum dan kreatininBerdasarkan hasil skrining, pasien termasuk dalam risiko tinggi malnutrisi. Asesmen menunjukkan status gizi obesitas, kadar Hb rendah, ureum dan kreatinin
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR 000 so it can be concluded that anemia is related to the incidence of stunting which is at the highest risk of 19,689 times stunting compared to mothers000 so it can be concluded that anemia is related to the incidence of stunting which is at the highest risk of 19,689 times stunting compared to mothers