POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR
Jurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition ScienceJurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition SciencePenyakit ginjal kronik (CKD) pada anak merupakan kondisi progresif yang secara signifikan mempengaruhi pertumbuhan, perkembangan, dan kualitas hidup mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan manajemen gizi pada pasien anak dengan CKD stadium V yang disebabkan oleh glomerulonephritis kronis, disertai dengan Multisystem Inflammatory Syndrome in Children (MIS-C), hipertensi terkontrol, dan obesitas, menggunakan pendekatan Nutrition Care Process (NCP). Studi ini dilakukan sebagai studi kasus observasional deskriptif dari tanggal 11 hingga 17 Juli 2025 di Ward Gardenia RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah. Intervensi gizi dilakukan melalui pemberian diet oral khusus untuk penyakit ginjal kronik, yang terdiri dari tiga kali makan utama dan dua kali makanan selingan setiap hari. Kebutuhan energi pasien ditetapkan sebesar 2.289 kkal/hari, dengan distribusi makronutrien sebesar 85,8 gram protein (15%), 76,3 gram lemak (30%), dan 314,7 gram karbohidrat (55%). Asupan cairan dibatasi menjadi 990 ml/hari dari total kebutuhan 2.490 ml/hari. Batasan mikronutrien meliputi 1.600 mg natrium, 5.000 mg kalium, 1.250 mg fosfor, dan 15 mg zat besi per hari. Hasil monitoring menunjukkan perbaikan status gizi dari obesitas menjadi gizi lebih, kondisi klinis yang stabil, dan peningkatan signifikan dalam asupan makanan selama periode intervensi.
Penatalaksanaan gizi pada pasien anak dengan diagnosa Chronic Kidney Disease (CKD) Stadium V ec Glomerulonefritis Kronis, MISC, hipertensi terkontrol, dan obesitas dilakukan secara sistematis melalui pendekatan Nutrition Care Process.Berdasarkan hasil skrining, pasien termasuk dalam risiko tinggi malnutrisi.Asesmen menunjukkan status gizi obesitas, kadar Hb rendah, ureum dan kreatinin tinggi, serta asupan makan yang tidak adekuat.Intervensi gizi difokuskan pada pemenuhan kebutuhan zat gizi sesuai kondisi klinis pasien, yang kemudian menunjukkan perbaikan asupan harian dan status gizi dari obesitas menjadi gizi lebih.Edukasi gizi juga berhasil meningkatkan pemahaman pasien dan keluarga terhadap pola makan sehat sesuai kondisi penyakit.Diharapkan pasien dan keluarga terus memperhatikan jenis, jumlah, dan jadwal makan setelah keluar dari rumah sakit serta melakukan kunjungan rutin ke Poli Konsultasi Gizi untuk pemantauan lanjutan.Pola makan tinggi protein dan cukup lemak perlu diterapkan untuk mendukung pemulihan dan mencegah komplikasi.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut efek jangka panjang dari intervensi gizi pada pasien anak dengan CKD, khususnya dalam hal pertumbuhan dan perkembangan anak serta kualitas hidup mereka. 2. Mengembangkan strategi edukasi gizi yang lebih komprehensif dan terstruktur untuk pasien dan keluarga, dengan fokus pada pemahaman dan penerapan pola makan sehat yang sesuai dengan kondisi penyakit ginjal kronik. 3. Meneliti lebih lanjut tentang peran dan efektivitas intervensi gizi dalam mencegah dan mengelola komplikasi yang terkait dengan penyakit ginjal kronik, seperti anemia dan gangguan keseimbangan cairan.
| File size | 424.4 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIBAUNIBA Metode: Penelitian crossectional study menggunakan data rekam medis pasien gastroschisis yang lahir pada periode 1 Januari 2015–31 Desember 2018. AnalisisMetode: Penelitian crossectional study menggunakan data rekam medis pasien gastroschisis yang lahir pada periode 1 Januari 2015–31 Desember 2018. Analisis
Q2LIIQ2LII Berbagai penelitian menunjukkan bahwa perawatan infertilitas memerlukan pendekatan multidimensi yang melibatkan intervensi medis, psikologis, perubahanBerbagai penelitian menunjukkan bahwa perawatan infertilitas memerlukan pendekatan multidimensi yang melibatkan intervensi medis, psikologis, perubahan
POLTEKKESGORONTALOPOLTEKKESGORONTALO A pre-experimental one-group pretest-posttest design was used, involving 36 stunted children aged 12–59 months selected through purposive sampling. ResearchA pre-experimental one-group pretest-posttest design was used, involving 36 stunted children aged 12–59 months selected through purposive sampling. Research
IAI ALZAYTUNIAI ALZAYTUN Berdasarkan hasil penelitian, analisis SWOT telah menemukan beragam kegiatan atau program yang dapat meminimalisir masalah internal dan eksternal yayasanBerdasarkan hasil penelitian, analisis SWOT telah menemukan beragam kegiatan atau program yang dapat meminimalisir masalah internal dan eksternal yayasan
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Prevalensi kebiasaan buruk pada anak TK di Kecamatan Sukarame adalah 48,6 %. Jenis kebiasaan buruk oral yang paling banyak adalah minum susu dengan botolPrevalensi kebiasaan buruk pada anak TK di Kecamatan Sukarame adalah 48,6 %. Jenis kebiasaan buruk oral yang paling banyak adalah minum susu dengan botol
CERICCERIC Intervensi keperawatan yang diberikan didasarkan pada prinsip-prinsip konservasi yaitu konservasi energi, integritas struktural, personal dan sosial. HasilIntervensi keperawatan yang diberikan didasarkan pada prinsip-prinsip konservasi yaitu konservasi energi, integritas struktural, personal dan sosial. Hasil
CERICCERIC Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional, dengan jumlah sampel sebanyak 84 responden yang berasal dari dua rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkanPenelitian ini menggunakan rancangan cross sectional, dengan jumlah sampel sebanyak 84 responden yang berasal dari dua rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan
CERICCERIC Peningkatan kasus penyakit kardiovaskular (PKV) baik pada kelompok penyakit jantung koroner atau Cerebrovascular Attack (CVA) perlu mendapat perhatianPeningkatan kasus penyakit kardiovaskular (PKV) baik pada kelompok penyakit jantung koroner atau Cerebrovascular Attack (CVA) perlu mendapat perhatian
Useful /
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR 3% of children under the age of five. In developing countries, children aged 0-5 are vulnerable to nutritional problems. Indonesia is one of the developing3% of children under the age of five. In developing countries, children aged 0-5 are vulnerable to nutritional problems. Indonesia is one of the developing
UNSUDAUNSUDA Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengajaran Bahasa Arab di Pesantren Sunan Drajat meliputi metode qawāid wa tarjamah (penerjemahan berbasisHasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengajaran Bahasa Arab di Pesantren Sunan Drajat meliputi metode qawāid wa tarjamah (penerjemahan berbasis
RIVERSTUDIESRIVERSTUDIES Pencarian menyeluruh pada basis data elektronik seperti Scopus, Web of Science, dan Google Scholar telah dilakukan. Daftar periksa yang diadaptasi dariPencarian menyeluruh pada basis data elektronik seperti Scopus, Web of Science, dan Google Scholar telah dilakukan. Daftar periksa yang diadaptasi dari
RIVERSTUDIESRIVERSTUDIES Tantangan regulasi, dampak lingkungan, dan persepsi publik perlu diatasi melalui pendekatan kolaboratif antara pemerintah, pelaku industri, dan komunitasTantangan regulasi, dampak lingkungan, dan persepsi publik perlu diatasi melalui pendekatan kolaboratif antara pemerintah, pelaku industri, dan komunitas