UNSURUNSUR
Ar-Rihlah : Jurnal Keuangan dan Perbankan SyariahAr-Rihlah : Jurnal Keuangan dan Perbankan SyariahKehadiran teknologi yang semakin berkembang mempengaruhi industri perbankan yang mulai menerapkan sistem pembayaran non tunai dengan menggunakan scan QR code atau sistem QRIS melalui gadget. QRIS ini tentunya sangat mempermudah dan mempercepat transaksi. Namun, kemudahan tersebut masih belum bisa dirasakan oleh masyarakat atau pelaku usaha yang masih kurang literasi sehingga hal tersebut menjadi kendala dalam peningkatan jumlah merchant QRIS BSI. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi promosi QRIS yang diterapkan oleh BSI KCP Pare dalam meningkatkan jumlah merchant QRIS. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan field research. Data dan sumber data didapat dari pihak BSI KCP Pare. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengolahan data dilakukan dengan editing, organizing, dan penentuan hasil. Teknik analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengecekan keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Strategi promosi yang dilakukan oleh BSI KCP Pare yaitu personal selling (penjualan secara pribadi), public relation (hubungan masyarakat), dan direct marketing (pemasaran langsung). 2) Faktor-faktor yang mempengaruhi strategi promosi antara lain sifat pasar, faktor produk, dan faktor tahap siklus hidup produk QRIS yang baik. 3) Dampak ditetapkannya strategi promosi tersebut adalah berupa peningkatan jumlah merchant QRIS sebesar 80-100% setiap tahunnya dan mendapatkan testimoni positif dari merchant QRIS.
Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi promosi QRIS yang diterapkan oleh BSI KCP Pare tidak sepenuhnya sesuai dengan teori promosi menurut Anisatun Nurul, yang mencakup iklan, penjualan pribadi, hubungan masyarakat, pemasaran langsung, dan promosi penjualan.Dalam praktiknya, BSI KCP Pare hanya menerapkan tiga strategi utama.penjualan pribadi, hubungan masyarakat, dan pemasaran langsung.Strategi penjualan pribadi dilakukan dengan mengunjungi langsung pemilik usaha di pasar dan toko untuk menawarkan penggunaan QRIS.Strategi hubungan masyarakat diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi, seminar, dan acara yang melibatkan masyarakat dan pemilik usaha lokal.Sementara itu, strategi pemasaran langsung dilakukan dengan menyebarkan informasi dan promosi melalui media sosial seperti WhatsApp dan Instagram.Sedangkan bentuk iklan dan promosi penjualan tidak digunakan karena dianggap tidak sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik pasar BSI KCP Pare.Faktor-faktor yang mempengaruhi strategi promosi BSI KCP Pare juga tidak sepenuhnya sesuai dengan teori Basu dan Swastha, yang mencakup faktor anggaran, sifat pasar, produk, dan tahap siklus hidup produk.Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya tiga faktor yang berpengaruh.sifat pasar, faktor produk, dan tahap siklus hidup produk, sedangkan faktor anggaran bukan pertimbangan utama dalam menerapkan strategi promosi.Pelaksanaan strategi promosi ini memiliki dampak positif yang signifikan dalam meningkatkan jumlah merchant QRIS di wilayah layanan BSI KCP Pare.Setiap tahun, terjadi peningkatan jumlah merchant yang berkisar antara 80% hingga 100%, yang menunjukkan efektivitas pendekatan yang digunakan.Selain itu, merchant memberikan testimoni positif mengenai kemudahan dan manfaat penggunaan QRIS dalam mendukung kegiatan usaha mereka.Hal ini menunjukkan bahwa strategi promosi yang diterapkan berhasil mendorong adopsi QRIS yang luas di kalangan pemilik usaha lokal.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara strategi promosi yang diterapkan oleh BSI KCP Pare dengan strategi promosi yang digunakan oleh bank konvensional dalam meningkatkan jumlah merchant QRIS. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang efektivitas penggunaan media sosial dalam strategi pemasaran langsung untuk meningkatkan kesadaran dan adopsi QRIS di kalangan masyarakat. Selain itu, penelitian tentang pengaruh literasi keuangan terhadap adopsi QRIS juga dapat menjadi topik menarik untuk dieksplorasi lebih lanjut.
| File size | 348.36 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
UNSURUNSUR Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa latar belakang sosial memiliki pengaruh signifikan terhadap pilihan variasi bahasa siswa STT WastukancanaBerdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa latar belakang sosial memiliki pengaruh signifikan terhadap pilihan variasi bahasa siswa STT Wastukancana
UNIBAUNIBA Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal dan melibatkan 270 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitianPenelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal dan melibatkan 270 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian
UNIBAUNIBA QRIS sebagai standar nasional kode QR dari hasil pengembangan Bank Indonesia bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), upaya integrasi berbagaiQRIS sebagai standar nasional kode QR dari hasil pengembangan Bank Indonesia bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), upaya integrasi berbagai
UNSURUNSUR Secara keseluruhan, penerapan Mudharabah di koperasi ini terbukti mampu menjadi instrumen pembiayaan berbasis syariah yang adil, transparan, dan mendukungSecara keseluruhan, penerapan Mudharabah di koperasi ini terbukti mampu menjadi instrumen pembiayaan berbasis syariah yang adil, transparan, dan mendukung
UNSURUNSUR d. Q4 2024. Pengolahan data yang dilakukan menunjukkan bahwa variabel keterbukaan perdagangan dan uang beredar memiliki pengaruh signifikan dalam jangkad. Q4 2024. Pengolahan data yang dilakukan menunjukkan bahwa variabel keterbukaan perdagangan dan uang beredar memiliki pengaruh signifikan dalam jangka
ITSKHATULISTIWAITSKHATULISTIWA Sistem QRIS melibatkan Merchant dan Konsumen sebagai pengguna akhir dari sistem ini, serta melibatkan stakeholder utama lainnya seperti Bank Indonesia,Sistem QRIS melibatkan Merchant dan Konsumen sebagai pengguna akhir dari sistem ini, serta melibatkan stakeholder utama lainnya seperti Bank Indonesia,
UNSURUNSUR NAB Reksadana Syariah merespons negatif terhadap PDB karena keterkaitannya dengan sektor riil, sedangkan NAB Reksadana Konvensional merespons negatif terhadapNAB Reksadana Syariah merespons negatif terhadap PDB karena keterkaitannya dengan sektor riil, sedangkan NAB Reksadana Konvensional merespons negatif terhadap
UNSURUNSUR Simpulan dari penelitian tentang Pengaruh Pengelolaan Kearsipan terhadap Efisiensi Kerja Pegawai di BPRS Gaido Indonesia adalah hipotesis Ha diterima,Simpulan dari penelitian tentang Pengaruh Pengelolaan Kearsipan terhadap Efisiensi Kerja Pegawai di BPRS Gaido Indonesia adalah hipotesis Ha diterima,
Useful /
UNSURUNSUR Institusi pendidikan perlu menyediakan sumber daya digital dan meningkatkan frekuensi pendampingan untuk mendukung keberlanjutan pelatihan, serta menelitiInstitusi pendidikan perlu menyediakan sumber daya digital dan meningkatkan frekuensi pendampingan untuk mendukung keberlanjutan pelatihan, serta meneliti
MJIPUBLISHERMJIPUBLISHER Penyesuaian sistem pendidikan nasional menjadi fundamental dalam menghadapi era Revolusi Industri 4. 0 dan Society 5. 0 yang berorientasi pada penguasaanPenyesuaian sistem pendidikan nasional menjadi fundamental dalam menghadapi era Revolusi Industri 4. 0 dan Society 5. 0 yang berorientasi pada penguasaan
UNIBAUNIBA Kombinasi yang optimal dari kompetensi yang relevan dan budaya organisasi yang mendukung kolaborasi serta inovasi sangat penting untuk mencapai kinerjaKombinasi yang optimal dari kompetensi yang relevan dan budaya organisasi yang mendukung kolaborasi serta inovasi sangat penting untuk mencapai kinerja
UNIBAUNIBA Hasil penelitian menunjukkan bahwa Capital Adequacy Ratio berpengaruh positif dan signifikan, Non Performing Loan tidak berpengaruh, dan Biaya OperasionalHasil penelitian menunjukkan bahwa Capital Adequacy Ratio berpengaruh positif dan signifikan, Non Performing Loan tidak berpengaruh, dan Biaya Operasional