KOPERTAIS4KOPERTAIS4

IDEALITA: Jurnal Pendidikan dan Sosial KeagamaanIDEALITA: Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan

Konsep dan kebijakan ekonomi ditinjau berdasarkan kapitalisme dan sosialisme, terbukti telah gagal mewujudkan perekonomian yang berkeadilan. Hal ini disebabkan berpegang faham kapitalis dan sosialis, maka terjadi ketidakseimbangan makro ekonomi dan instabilitas nasional. Sistem kapitalis dan sosialis ekonomi selama ini jelas tidak sesuai dengan sistem nilai Islam. Keduanya lebih bersifat eksploitatif dan tidak adil serta dalam memperlakukan manusia tidak semestinya. Kedua sistem itu juga tidak mampu menjawab tantangan ekonomi, politik, sosial dan moral di zaman sekarang. Hal ini bukan saja dikarenakan ada perbedaan ideologis, sikap moral dan kerangka sosial politik, tetapi juga karena alasan-alasan yang lebih bersifat ekonomis duniawi, perbedaan sumberdaya, situasi ekonomi internasional yang berubah, tingkat ekonomi masing-masing dan biaya sosial ekonomi pembangunan yang tinggi (high cost econom). Oleh sebab itu, dirasa urgent untuk kembali mengkaji bagaimana konsep pertumbuhan dan pemerataan ekonomi menurut Islam yang dapat menjadi solusi bagi terciptanya keadilan ekonomi masyarakat. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan qualitative research dengan pola interpretasi mengembangkan ide melalui teknik pengumpulan data observasi partisipan, wawancara, diskusi secara terarah. Sehingga dapat membantu secara maksimal problematika pengembangan perekonomian di indonesia.

Islam sangat memperhatikan masalah pembangunan ekonomi, namun tetap menempatkannya pada persoalan pembangunan yang lebih besar, yaitu pembangunan umat manusia.Pertumbuhan ekonomi bukan hanya aktivitas produksi material saja, melainkan aktivitas menyeluruh yang terkait erat dengan keadilan distribusi serta pertumbuhan sisi material dan spiritual manusia.Konsep pertumbuhan dan pemerataan dalam ekonomi Islam telah dirangkum dalam Al-Quran, sunnah, dan pemikiran ulama, dengan penekanan pada pengembangan sumber daya manusia dan pemberdayaan alam untuk meningkatkan harkat manusia secara utuh.

Pertama, perlu diteliti bagaimana penerapan sistem zakat berbasis digital dapat lebih efektif dalam distribusi kekayaan dan pengentasan kemiskinan di daerah terpencil, dibandingkan mekanisme konvensional yang selama ini belum merata. Kedua, penting untuk mengkaji model pengembangan usaha mikro dan kecil berbasis komunitas agama yang memadukan nilai-nilai syariah dan kewirausahaan, guna meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat bawah secara berkelanjutan. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang integrasi pendidikan karakter ekonomi islami sejak dini dalam kurikulum sekolah, untuk menumbuhkan perilaku ekonomi yang adil, jujur, dan produktif sebagai fondasi pembangunan ekonomi yang inklusif. Temuan dari ketiga penelitian tersebut dapat saling melengkapi untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang tumbuh secara inklusif dan berkeadilan. Studi ini akan melihat bagaimana nilai-nilai islami dapat menjadi pendorong utama pembangunan ekonomi yang tidak hanya fokus pada output material, tetapi pada pemberdayaan manusia secara menyeluruh. Dengan pendekatan yang terukur dan sistematis, hasil penelitian diharapkan dapat menjadi acuan kebijakan yang membawa perubahan nyata bagi masyarakat. Masing-masing penelitian dirancang untuk menjawab tantangan struktural yang selama ini menghambat pemerataan ekonomi. Pendekatan kualitatif dan kuantitatif dapat digabungkan untuk mendapatkan gambaran komprehensif tentang efektivitas intervensi tersebut. Penelitian juga perlu mempertimbangkan konteks lokal agar solusi yang diusulkan relevan dan berkelanjutan. Hasil akhirnya diharapkan dapat menjadi fondasi bagi sistem ekonomi yang seimbang antara duniawi dan ukhrawi.

Read online
File size491.77 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test