STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI
JURNAL PENDIDIKAN & PENGAJARAN (JUPE2)JURNAL PENDIDIKAN & PENGAJARAN (JUPE2)Pendidikan inklusi adalah metode pendidikan yang memungkinkan anak-anak dengan kebutuhan khusus untuk belajar di sekolah terdekat bersama dengan teman sebaya mereka di kelas reguler. Konsep pendidikan inklusi ini selaras dengan Pasal 31 UUD 1945 yang menegaskan hak setiap individu untuk mendapatkan pendidikan, serta Pasal 32 UU SISDIKNAS No. 20 Tahun 2003 yang membahas tentang pendidikan khusus dan layanan pendidikan khusus. Pendidikan inklusi menekankan pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang dapat diakses yang mendorong interaksi sosial dan pengalaman belajar bersama bagi semua siswa. Penelitian ini menggunakan tinjauan pustaka komprehensif untuk mengumpulkan landasan hukum yang relevan dan mengoptimalkan implementasi pendidikan inklusi. Temuan penelitian menekankan keselarasan pendidikan inklusi dengan semangat konstitusi nasional dan hukum pendidikan, serta perlunya kesetaraan pendidikan tanpa diskriminasi.
Penelitian ini menunjukkan bahwa memperkuat landasan filosofis dalam pedoman penyelenggaraan pendidikan inklusi dapat mempengaruhi kebijakan dan praktik pendidikan yang lebih inklusif.Dengan memahami dan menerapkan nilai-nilai filosofis yang relevan, pedoman dapat dioptimalkan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih inklusif, berkeadilan, dan menghormati hak asasi manusia.Pelatihan dan dukungan yang memadai bagi pendidik inklusi juga perlu diperhatikan agar dapat mengimplementasikan pedoman dengan efektif.
Penelitian lanjutan dapat menjawab pertanyaan bagaimana integrasi nilai filosofis dalam pedoman dapat diukur melalui indikator kinerja di sekolah inklusif; menyelidiki peran pelatihan guru dalam meningkatkan efektivitas implementasi pedoman; serta meninjau dampak kebijakan inklusi terhadap persepsi masyarakat dan kualitas pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus.
| File size | 512.49 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
IAINGAWIIAINGAWI Penguatan positif berupa pencapaian level baru, poin, atau pujian dari rekan daring, sedangkan penguatan negatif terjadi ketika game menjadi pelarian dariPenguatan positif berupa pencapaian level baru, poin, atau pujian dari rekan daring, sedangkan penguatan negatif terjadi ketika game menjadi pelarian dari
SARI MUTIARASARI MUTIARA Penelitian ini memfokuskan pada analisis hubungan sebab akibat antara frekuensi penggunaan media sosial dan keterampilan interaksi sosial di kalangan siswaPenelitian ini memfokuskan pada analisis hubungan sebab akibat antara frekuensi penggunaan media sosial dan keterampilan interaksi sosial di kalangan siswa
IPINTERNASIONALIPINTERNASIONAL Dalam dimensi afektif, siswa menunjukkan rasa senang saat belajar menggunakan permainan dan media yang menarik, tetapi beberapa siswa masih mengalami kecemasanDalam dimensi afektif, siswa menunjukkan rasa senang saat belajar menggunakan permainan dan media yang menarik, tetapi beberapa siswa masih mengalami kecemasan
HARPRESSIDHARPRESSID Temuan menunjukkan bahwa siswa menghadapi kendala teknologi dan manajemen waktu, seperti koneksi internet yang tidak stabil, kesalahan server, keterbatasanTemuan menunjukkan bahwa siswa menghadapi kendala teknologi dan manajemen waktu, seperti koneksi internet yang tidak stabil, kesalahan server, keterbatasan
STAISKUTIMSTAISKUTIM Kegiatan ini menunjukkan. Sosialisasi “Peran Gadget dalam Membentuk Karakter Anak Usia Remaja yang dilaksanakan di SMP Plus Al Lim, Desa Karya BhaktiKegiatan ini menunjukkan. Sosialisasi “Peran Gadget dalam Membentuk Karakter Anak Usia Remaja yang dilaksanakan di SMP Plus Al Lim, Desa Karya Bhakti
IAINGAWIIAINGAWI Tujuan penelitian ini adalah dipandang perlu untuk dilakukan penelitian guna mengukur tingkat sensitivitas sosial siswa melalui metode pembelajaran CTL.Tujuan penelitian ini adalah dipandang perlu untuk dilakukan penelitian guna mengukur tingkat sensitivitas sosial siswa melalui metode pembelajaran CTL.
STKIPPGRI LUBUKLINGGAUSTKIPPGRI LUBUKLINGGAU Metode deskriptif kualitatif digunakan untuk menganalisis unsur-unsur sosial yang diungkapkan melalui narasi. Hasil analisis menunjukkan adanya kritikMetode deskriptif kualitatif digunakan untuk menganalisis unsur-unsur sosial yang diungkapkan melalui narasi. Hasil analisis menunjukkan adanya kritik
UNRIUNRI Setelah melakukan wawancara melalui pendataan sensus penduduk untuk pengambilan sampel. Wawancara dapat dilakukan melalui penelitian dokumen yang dilakukan.Setelah melakukan wawancara melalui pendataan sensus penduduk untuk pengambilan sampel. Wawancara dapat dilakukan melalui penelitian dokumen yang dilakukan.
Useful /
STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI Pemikiran Imam Al‑Ghazali tentang pendidikan Islam mengedepankan nilai‑nilai agama, menjadikan pendidikan sebagai alat penting untuk mengubah prinsip‑prinsipPemikiran Imam Al‑Ghazali tentang pendidikan Islam mengedepankan nilai‑nilai agama, menjadikan pendidikan sebagai alat penting untuk mengubah prinsip‑prinsip
IAIN LHOKSEUMAWEIAIN LHOKSEUMAWE Penelitian ini mengkaji makna dan tipologi ulama Mandailing pada awal abad ke-20. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan sejarah,Penelitian ini mengkaji makna dan tipologi ulama Mandailing pada awal abad ke-20. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan sejarah,
JOURNALSTKIPPGRISITUBONDOJOURNALSTKIPPGRISITUBONDO Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa strategi pemasaran digital berbasis social commerce dan live streaming akan lebih efektif apabila didukung upayaOleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa strategi pemasaran digital berbasis social commerce dan live streaming akan lebih efektif apabila didukung upaya
JOURNALSTKIPPGRISITUBONDOJOURNALSTKIPPGRISITUBONDO Temuan ini memberikan gambaran spesifik terkait aspek pelayanan jalan yang paling dirasakan oleh pengguna dan dapat menjadi dasar bagi pelaksana jalanTemuan ini memberikan gambaran spesifik terkait aspek pelayanan jalan yang paling dirasakan oleh pengguna dan dapat menjadi dasar bagi pelaksana jalan