LPPM UNASMANLPPM UNASMAN
MITZAL (Demokrasi, Komunikasi dan Budaya) : Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu KomunikasiMITZAL (Demokrasi, Komunikasi dan Budaya) : Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu KomunikasiPenelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan literasi keagamaan yang lebih inklusif bagi pengguna lansia, khususnya dalam memahami panduan ibadah puasa Ramadan yang disajikan melalui media visual. Lansia cenderung mengalami penurunan fungsi penglihatan, daya tangkap, dan kecepatan pemrosesan informasi, sehingga desain infografis yang terlalu padat ornamen berpotensi menurunkan keterbacaan dan meningkatkan beban kognitif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-komparatif dengan teknik wawancara semi-terstruktur terhadap tiga partisipan lansia, terdiri atas satu laki-laki dan dua perempuan. Partisipan diperlihatkan dua versi infografis Panduan Memaksimalkan Puasa Ramadan, yaitu desain minimalis dan desain yang lebih dekoratif, untuk mengetahui mana yang lebih cepat dipahami serta bagian mana yang dianggap membingungkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain yang lebih sederhana cenderung lebih cepat dipahami karena memberikan cognitive fluency yang lebih tinggi, sedangkan desain yang padat ornamen memunculkan beban kognitif visual yang lebih besar. Meski demikian, unsur estetika Ramadan tetap memiliki nilai selama tidak mengganggu kejelasan pesan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa desain literasi keagamaan untuk lansia perlu mengutamakan keterbacaan, struktur visual yang tegas, dan keseimbangan antara estetika serta efisiensi pemrosesan informasi.
Pembahasan di atas mengantarkan penelitian ini pada bagian kesimpulan yang menunjukkan bahwa desain infografis yang lebih sederhana, terstruktur, dan mudah dibaca cenderung lebih cepat dipahami oleh lansia dibandingkan desain yang padat ornamen dan lebih dekoratif.Temuan dari ketiga partisipan memperlihatkan, kemudahan pemrosesan visual menjadi faktor penting dalam penerimaan pesan keagamaan.Poster yang minimalis dipersepsi lebih ringan, lebih jelas, dan lebih nyaman ditangkap, sedangkan poster yang ramai tetap memiliki daya tarik estetis tetapi berpotensi menambah beban kognitif dan mengaburkan pesan utama.Melalui penelitian ini ditegaskan kembali bahwa cognitive fluency merupakan prinsip penting dalam perancangan literasi keagamaan yang ramah lansia.Selain itu, hasil penelitian memperlihatkan bahwa unsur estetika Ramadan tetap memiliki nilai, tetapi harus ditempatkan secara proporsional agar tidak mengganggu efisiensi pemahaman.Keseimbangan antara keindahan visual dan kejelasan informasi dalam konteks ini menjadi kunci utama.Desain keagamaan untuk lansia tidak cukup hanya menarik secara tampilan, tetapi harus mampu membantu pembaca menemukan inti pesan dengan cepat, ringan, dan nyaman.Karena itu, infografis keagamaan yang inklusif adalah infografis yang mengutamakan keterbacaan, hierarki informasi yang tegas, dan penyajian visual yang tidak berlebihan.
Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan melibatkan rentang usia lansia yang lebih beragam untuk memahami preferensi dan kemampuan pemrosesan visual mereka secara lebih komprehensif. Kedua, studi komparatif terhadap media selain poster, seperti video atau aplikasi interaktif, dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas media yang berbeda dalam menyampaikan informasi keagamaan kepada lansia. Ketiga, penelitian ini dapat dikembangkan dengan menerapkan pendekatan user-centered yang lebih intensif, di mana desain literasi keagamaan diuji dan disempurnakan secara iteratif berdasarkan masukan dari pengguna lansia dan ahli. Dengan demikian, desain yang dihasilkan dapat lebih sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan pemrosesan informasi lansia, sehingga literasi keagamaan menjadi lebih inklusif dan efektif.
- User-Centered Design Strategies for Age-Friendly Mobile News Apps - Qianling Jiang, Liyuan Deng, Jie... doi.org/10.1177/21582440241285393User Centered Design Strategies for Age Friendly Mobile News Apps Qianling Jiang Liyuan Deng Jie doi 10 1177 21582440241285393
- Sample Size in Qualitative Interview Studies - Kirsti Malterud, Volkert Dirk Siersma, Ann Dorrit Guassora,... journals.sagepub.com/doi/10.1177/1049732315617444Sample Size in Qualitative Interview Studies Kirsti Malterud Volkert Dirk Siersma Ann Dorrit Guassora journals sagepub doi 10 1177 1049732315617444
| File size | 306.53 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
PUBLICATION CENTERPUBLICATION CENTER Kajian juga mengungkap kesenjangan penelitian berupa minimnya studi yang secara khusus mengintegrasikan konteks ekowisata tenun Sasak dalam E-Modul berbasisKajian juga mengungkap kesenjangan penelitian berupa minimnya studi yang secara khusus mengintegrasikan konteks ekowisata tenun Sasak dalam E-Modul berbasis
UMSJUMSJ Upaya ini diperlukan agar kebijakan dan praktik administrasi publik selaras dengan prinsip-prinsip good governance serta mampu menjamin keberlanjutan lingkunganUpaya ini diperlukan agar kebijakan dan praktik administrasi publik selaras dengan prinsip-prinsip good governance serta mampu menjamin keberlanjutan lingkungan
UPN VeteranUPN Veteran East Sumba Regency, located in the East Nusa Tenggara Province, Indonesia, is known for its abundant natural resources, particularly in New and RenewableEast Sumba Regency, located in the East Nusa Tenggara Province, Indonesia, is known for its abundant natural resources, particularly in New and Renewable
UINUIN Analisis Chi-square memperlihatkan bahwa sebagian besar karakteristik tidak berkorelasi signifikan dengan pengetahuan maupun perilaku, kecuali pendidikan.Analisis Chi-square memperlihatkan bahwa sebagian besar karakteristik tidak berkorelasi signifikan dengan pengetahuan maupun perilaku, kecuali pendidikan.
UEUUEU PP 25 Tahun 2024 memberikan prioritas penawaran WIUPK kepada ormas keagamaan, namun hal itu bertentangan dengan UU Minerba yang menetapkan prioritas kepadaPP 25 Tahun 2024 memberikan prioritas penawaran WIUPK kepada ormas keagamaan, namun hal itu bertentangan dengan UU Minerba yang menetapkan prioritas kepada
UINSUNAUINSUNA Teori structural-fungsional ini untuk mengkaji bagaimana struktur dan fungsi dalam adat perkawinan masyarakat Aceh. Melalui kajian ini diharapkan dapatTeori structural-fungsional ini untuk mengkaji bagaimana struktur dan fungsi dalam adat perkawinan masyarakat Aceh. Melalui kajian ini diharapkan dapat
169169 Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis, melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitianMetode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis, melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian
LASIGOLASIGO Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang diperoleh melalui wawancara terstruktur dengan pedoman wawancara dan observasi sertaMetode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang diperoleh melalui wawancara terstruktur dengan pedoman wawancara dan observasi serta
Useful /
STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA Hasil penelitian ini dari 49 responden yang mendapatkan dukungan positif dengan pemberian ASI Eksklusif sebanyak 29 orang (59,2%%) dengan p value = 0,002,Hasil penelitian ini dari 49 responden yang mendapatkan dukungan positif dengan pemberian ASI Eksklusif sebanyak 29 orang (59,2%%) dengan p value = 0,002,
PENCERAHPENCERAH Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kebijakan publik dalam mengatasi masalah gender sebagai bagian dari upaya pencapaian SustainablePenelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kebijakan publik dalam mengatasi masalah gender sebagai bagian dari upaya pencapaian Sustainable
169169 Dan ketiga preferensi musik mendorong penonton ke arah musik yang banyak bercirikan permasalahan perilaku kenakalan remaja, seperti penyalahgunaan narkoba,Dan ketiga preferensi musik mendorong penonton ke arah musik yang banyak bercirikan permasalahan perilaku kenakalan remaja, seperti penyalahgunaan narkoba,
169169 Anggana menunjukkan bahwa instrumen konvensional dengan keterbatasan dapat dieksplorasi secara menarik seperti sajian bentuk sonata atau fuga, serta memberikanAnggana menunjukkan bahwa instrumen konvensional dengan keterbatasan dapat dieksplorasi secara menarik seperti sajian bentuk sonata atau fuga, serta memberikan