PENCERAHPENCERAH

Journal of Social and Policy IssuesJournal of Social and Policy Issues

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kebijakan publik dalam mengatasi masalah gender sebagai bagian dari upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDG) di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif berdasarkan tinjauan literatur. Data penelitian diperoleh dari pemantauan implementasi kebijakan yang didukung oleh data statistik, yang dianalisis menggunakan aplikasi VOSviewer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pemerintah telah mengambil berbagai langkah positif dalam formulasi dan implementasi kebijakan gender, masih terdapat tantangan signifikan dalam menerjemahkan kebijakan-kebijakan tersebut menjadi perubahan mendasar di masyarakat. Tantangan-tantangan tersebut meliputi norma-norma budaya patriarki, kurangnya pemahaman dari pejabat dan masyarakat mengenai kebijakan gender, serta partisipasi aktif masyarakat yang terbatas, terutama perempuan. Penelitian ini membuktikan bahwa partisipasi aktif masyarakat dan peningkatan kesadaran sosial perempuan merupakan faktor penting yang menentukan keberlanjutan dan kesuksesan implementasi kebijakan gender. Kesimpulan penelitian ini menekankan kebutuhan akan langkah-langkah perbaikan berkelanjutan dalam kebijakan publik untuk mengatasi masalah-masalah berbasis gender secara lebih efektif. Peningkatan mekanisme pemantauan dan evaluasi secara berkelanjutan, serta keterlibatan aktif dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk pemerintah, organisasi non-pemerintah, dan masyarakat lokal, dianggap sangat penting dalam mewujudkan visi kesetaraan gender dan pencapaian SDG di Indonesia. Sehingga, penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam mendalami pemahaman tentang dinamika kebijakan gender dalam konteks pembangunan berkelanjutan dan menawarkan rekomendasi strategis untuk memperkuat kebijakan di masa depan.

Kesetaraan gender merupakan hal yang penting dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia.Meskipun telah ada kemajuan dalam kesetaraan gender, diskriminasi masih terjadi dalam berbagai aspek kehidupan.Kesenjangan gender dalam kesempatan dan kendali atas sumber daya, ekonomi, kekuasaan, dan partisipasi politik terjadi di mana-mana.Perempuan seharusnya memiliki akses yang sama terhadap pendidikan berkualitas sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah.Indonesia telah fokus pada empat sektor utama untuk mengatasi masalah pemberdayaan perempuan dan kesetaraan gender, yaitu memperkuat pendidikan, kesehatan, lapangan kerja, dan pencegahan kekerasan.Perempuan dapat menggunakan SDGs sebagai alat advokasi untuk menuntut hak-hak mereka, mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender, serta memperkuat Pengarusutamaan Gender (PUG) dalam pembangunan.Efektivitas kebijakan publik terhadap masalah berbasis gender di Indonesia perlu dilihat dari segi implementasi, partisipasi masyarakat, dan dampak nyata dalam mencapai SDGs.Evaluasi berkelanjutan diperlukan untuk memastikan bahwa kebijakan mendukung kesetaraan gender dan berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan.Oleh karena itu, kesuksesan kebijakan publik berbasis gender di Indonesia bukanlah tujuan akhir, dan langkah-langkah implementasi berkelanjutan adalah kunci untuk memastikan bahwa kebijakan tersebut benar-benar memiliki dampak positif terhadap kesetaraan gender dan mendukung visi pembangunan berkelanjutan.

Berdasarkan analisis yang dilakukan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Menganalisis secara mendalam faktor-faktor yang menghambat implementasi kebijakan gender di Indonesia, termasuk norma-norma budaya patriarki, kurangnya pemahaman, dan partisipasi aktif masyarakat. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif untuk memahami perspektif dan pengalaman masyarakat, terutama perempuan, dalam menghadapi tantangan-tantangan tersebut.. . 2. Mengembangkan strategi-strategi inovatif untuk meningkatkan kesadaran sosial dan partisipasi perempuan dalam proses implementasi kebijakan gender. Penelitian ini dapat fokus pada upaya-upaya pemberdayaan perempuan, pendidikan, dan advokasi untuk mendorong partisipasi aktif mereka dalam pembangunan berkelanjutan.. . 3. Mengeksplorasi peran dan kontribusi organisasi non-pemerintah (NGO) serta sektor swasta dalam mendukung kesetaraan gender dan pencapaian SDGs. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana kolaborasi antara pemerintah, NGO, dan sektor swasta dapat memperkuat implementasi kebijakan gender dan meningkatkan dampak positifnya.. . Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam upaya mencapai kesetaraan gender dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Penelitian ini dapat membantu mengidentifikasi strategi-strategi yang efektif untuk mengatasi tantangan-tantangan yang dihadapi dan memperkuat implementasi kebijakan gender secara lebih inklusif dan berkelanjutan.

  1. VOSviewer and Bibliometrix | Journal of the Medical Library Association. vosviewer bibliometrix journal... doi.org/10.5195/jmla.2022.1434VOSviewer and Bibliometrix Journal of the Medical Library Association vosviewer bibliometrix journal doi 10 5195 jmla 2022 1434
  2. The Impact of Gender Inequality on Economic Performance in Developing Countries | Annual Reviews. impact... annualreviews.org/content/journals/10.1146/annurev-resource-100517-023429The Impact of Gender Inequality on Economic Performance in Developing Countries Annual Reviews impact annualreviews content journals 10 1146 annurev resource 100517 023429
  3. Aid for Gender Equality and Development: Lessons and Challenges - Grown - 2016 - Journal of International... doi.org/10.1002/jid.3211Aid for Gender Equality and Development Lessons and Challenges Grown 2016 Journal of International doi 10 1002 jid 3211
Read online
File size299.52 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test