MEDIAANTARTIKAMEDIAANTARTIKA

English Journal AntartikaEnglish Journal Antartika

Penelitian ini mengkaji jenis citraan dan bahasa kiasan yang digunakan dalam beberapa puisi Emily Dickinson. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menganalisis kajian citraan dan bahasa kiasan dalam puisi. Data diambil dari tujuh puisi yaitu Because I Could Not Stop for Death, Wild Nights, with a Flower, I Died for Beauty, I Never Saw a Moor, I Heard Fly Buzz When I Die, dan Im Nobody! Who You? kemudian dibagi menjadi beberapa jenis citraan and bahasa kiasan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Sebanyak tiga jenis citraan ditemukan dalam puisi, yaitu citraan penglihatan, citraan peraba, dan citraan pendengaran. Terdapat lima puluh sembilan data citraan, yang meliputi lima puluh data citraan penglihatan, satu data citraan peraba, dan delapan data citraan pendengaran. (2) Ditemukan tiga jenis bahasa kiasan dalam puisi, yaitu bahasa kiasan personifikasi, metafor, dan simile. Dengan total sembilan data bahasa kiasan, yang meliputi enam data personifikasi, dua data metafor, dan satu data simile. (3) Kemudian ditemukan bahwa makna yang tersirat dalam pencitraan dan bahasa kiasan di puisi-puisi Emily Dickinson adalah tentang kematian, hubungan, kecantikan feminin, kehidupan, dan keyakinan.

Imagery dan bahasa kiasan dalam puisi-puisi ini adalah elemen penting dalam menafsirkan dan memahami makna di balik bait-baitnya.Berdasarkan analisis statistik terhadap citraan dan bahasa kiasan dalam tujuh puisi Emily Dickinson, sebagian besar citraan adalah visual, dan sebagian besar bahasa kiasan adalah personifikasi.Ditemukan tiga jenis citraan, yaitu citraan visual, citraan peraba, dan citraan pendengaran.Terdapat lima puluh sembilan data citraan, yang meliputi lima puluh data citraan visual, satu data citraan peraba, dan delapan data citraan pendengaran.Ditemukan juga tiga jenis bahasa kiasan dalam puisi, yaitu personifikasi, metafor, dan simile, dengan total sembilan data bahasa kiasan, yang meliputi enam data personifikasi, dua data metafor, dan satu data simile.Ditemukan lima makna tersirat dalam tujuh puisi Emily Dickinson, yaitu tentang kematian, hubungan, kecantikan feminin, kehidupan, dan keyakinan.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang bagaimana citraan dan bahasa kiasan yang digunakan oleh Emily Dickinson dalam puisi-puisinya dapat mempengaruhi interpretasi dan pemahaman pembaca terhadap tema-tema yang diangkat dalam puisi tersebut. Selain itu, dapat juga dilakukan studi komparatif antara puisi-puisi Emily Dickinson dengan puisi-puisi penyair lain yang menggunakan citraan dan bahasa kiasan secara intensif, untuk melihat perbedaan dan kesamaan dalam penggunaan teknik-teknik tersebut. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana citraan dan bahasa kiasan dalam puisi-puisi Emily Dickinson dapat mempengaruhi respons emosional pembaca dan bagaimana hal tersebut dapat digunakan untuk menciptakan pengalaman membaca yang lebih mendalam dan bermakna.

  1. An Analysis of Figurative Language in Maroon 5 – Nobody’s Love... doi.org/10.31294/w.v13i1.9744An Analysis of Figurative Language in Maroon 5 yCAu NobodyyCEs Love doi 10 31294 w v13i1 9744
  2. 0. loading online.ucpress.edu/representations/article/108/1/1/81584/Surface-Reading-An-Introduction0 loading online ucpress edu representations article 108 1 1 81584 Surface Reading An Introduction
Read online
File size245.1 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test