STAISARSTAISAR
Jurnal Mediasas: Media Ilmu Syari'ah dan Ahwal Al-SyakhsiyyahJurnal Mediasas: Media Ilmu Syari'ah dan Ahwal Al-SyakhsiyyahReformasi hukum keluarga Islam di negara-negara Muslim kontemporer sering kali menghasilkan ketentuan yang berbeda dari doktrin fikih klasik. Salah satu kasus yang menarik ditemukan di Brunei Darussalam yang mewajibkan masa idah bagi perempuan yang bercerai sebelum terjadinya hubungan suami istri (talak qabla dukhūl), sebagaimana diatur dalam Pasal 13 ayat (3) Perintah Darurat (Undang-Undang Hukum Keluarga Islam) Tahun 1999. Ketentuan ini berbeda dengan pandangan dominan fikih mazhab Syafiiyyah yang tidak mewajibkan idah bagi perempuan yang dicerai sebelum terjadinya persetubuhan. Meskipun berbagai kajian telah membahas reformasi hukum keluarga Islam di Brunei Darussalam, belum banyak penelitian yang secara khusus menganalisis dasar yuridis dan rasionalitas hukum di balik pemberlakuan idah pada kasus qabla dukhūl. Penelitian ini bertujuan menganalisis dasar hukum, implementasi, dan argumentasi normatif yang melandasi pemberlakuan idah bagi perempuan yang ditalak qabla dukhūl di Brunei Darussalam. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan konseptual (conceptual approach) dan pendekatan perundang-undangan (statute approach). Data primer diperoleh dari Al-Quran dan Perintah Darurat (Undang-Undang Hukum Keluarga Islam) Tahun 1999, sedangkan data sekunder berasal dari literatur fikih, buku, jurnal ilmiah, dan pendapat para ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberlakuan idah dalam kasus qabla dukhūl di Brunei Darussalam didasarkan pada pertimbangan maṣlaḥah, adat setempat (urf), serta prinsip kehati-hatian hukum (al-iḥtiyāṭ). Selain itu, ketentuan tersebut tidak memberikan penjelasan yang tegas mengenai batasan antara dukhūl ḥaqīqī dan dukhūl ḥukmī, sehingga membuka ruang interpretasi yang lebih luas dalam penerapannya. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian reformasi hukum keluarga Islam dengan menunjukkan bagaimana negara dapat merekonstruksi doktrin fikih klasik melalui integrasi antara prinsip maṣlaḥah, adat lokal, dan kebutuhan regulasi hukum modern.
Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberlakuan idah bagi perempuan yang mengalami talak qabla dukhūl di Brunei Darussalam merupakan bentuk reformasi hukum keluarga Islam yang tidak sepenuhnya sesuai dengan posisi dominan mazhab Syafii, yang merupakan madhhab resmi negara tersebut.Ketentuan ini tercantum dalam Pasal 13(3) Perintah Darurat (Undang-Undang Hukum Keluarga Islam) 1999 dan mencerminkan proses rekonstruksi hukum yang mengintegrasikan prinsip-prinsip hukum Islam, adat setempat, dan tuntutan regulasi hukum modern.Reformasi hukum keluarga di Brunei tidak hanya bersifat administratif atau regulatif, tetapi juga melibatkan reinterpretasi doktrin fikih klasik dalam konteks negara modern.Temuan penelitian menunjukkan bahwa dasar normatif untuk memberlakukan idah pada perempuan yang bercerai melalui talak qabla dukhūl tidak hanya didasarkan pada pertimbangan maṣlaḥah dan ʿurf (adat setempat), tetapi juga dapat dipahami melalui konsep dukhūl al-ḥukmī, yang diakui dalam beberapa mazhab fikih di luar tradisi Syafii.Selain itu, ketidaktegasan definisi dukhūl dalam Pasal 13(3) menciptakan ruang interpretasi, sehingga memungkinkan penerapan prinsip kehati-hatian hukum (al-iḥtiyāṭ) untuk memastikan status rahim perempuan dan mencegah sengketa hukum di masa depan.Oleh karena itu, ketentuan ini lebih tepat dipahami sebagai pilihan legislatif dalam kerangka reformasi hukum keluarga Islam daripada hanya sebagai penyimpangan dari fikih klasik.Dari perspektif teoritis, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian reformasi hukum keluarga Islam dengan menunjukkan bahwa legislasi hukum keluarga di negara-negara Muslim dapat dibentuk melalui proses seleksi dan rekonstruksi doktrin fikih yang mempertimbangkan maṣlaḥah, ʿurf, dan kebutuhan sosial kontemporer.Temuan ini juga memperkaya diskusi tentang hubungan antara otoritas madhhab, kebijakan hukum negara, dan dinamika pluralisme hukum dalam hukum keluarga Islam modern.Dari perspektif praktis, penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang rasionalitas di balik formulasi hukum keluarga Islam di Brunei Darussalam dan dapat menjadi referensi untuk pengembangan regulasi hukum keluarga Islam di negara-negara Muslim lainnya.
Berdasarkan temuan penelitian, berikut adalah saran-saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Mengkaji lebih lanjut implikasi hukum dari penerapan idah bagi perempuan yang bercerai sebelum terjadinya hubungan suami istri (talak qabla dukhūl) di Brunei Darussalam, dengan menggunakan pendekatan empiris dan analisis keputusan pengadilan Syariah. Penelitian ini dapat dilakukan dengan membandingkan ketentuan-ketentuan hukum keluarga Islam di Brunei Darussalam dengan negara-negara Muslim lainnya, seperti Malaysia, Pakistan, dan negara-negara Teluk, untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang trajektori reformasi hukum keluarga Islam kontemporer.. . 2. Melakukan penelitian komparatif tentang penerapan idah dalam kasus talak qabla dukhūl di berbagai negara Muslim, dengan mempertimbangkan perbedaan madhhab dan konteks sosial-budaya setempat. Penelitian ini dapat membantu memahami bagaimana negara-negara Muslim berbeda dalam menafsirkan dan menerapkan doktrin fikih klasik dalam konteks modern.. . 3. Menjelajahi dinamika hubungan antara otoritas madhhab, kebijakan hukum negara, dan pluralisme hukum dalam konteks hukum keluarga Islam modern. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menganalisis bagaimana negara-negara Muslim, seperti Brunei Darussalam, merekonstruksi doktrin fikih klasik untuk memenuhi kebutuhan regulasi hukum modern, sambil tetap mempertimbangkan prinsip-prinsip maṣlaḥah dan adat setempat.
| File size | 391.45 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIN KEPRISTAIN KEPRI Metode penulisan tafsir yang selama ini berkembang ialah ijmali (umum), maudhui (tematik), tahlili (terperinci) dan muqoran (perbandingan). Dalam perkembangannyaMetode penulisan tafsir yang selama ini berkembang ialah ijmali (umum), maudhui (tematik), tahlili (terperinci) dan muqoran (perbandingan). Dalam perkembangannya
PELITABANGSAPELITABANGSA Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi child-friendly science learning dilakukan melalui pembelajaran berpusat pada siswa dengan pendekatan student-centeredHasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi child-friendly science learning dilakukan melalui pembelajaran berpusat pada siswa dengan pendekatan student-centered
UWKSUWKS 632) dan institusional (β = -0. 366) secara signifikan mengurangi kapasitas adaptif, sementara risiko ekonomi tidak berpengaruh signifikan. Kapasitas632) dan institusional (β = -0. 366) secara signifikan mengurangi kapasitas adaptif, sementara risiko ekonomi tidak berpengaruh signifikan. Kapasitas
UWKSUWKS Hasil tersebut juga diperkuat dengan R–square sebesar 61,2%, artinya adalah variabel independen dan mediasi dapat menjelaskan sebagian besar faktor yangHasil tersebut juga diperkuat dengan R–square sebesar 61,2%, artinya adalah variabel independen dan mediasi dapat menjelaskan sebagian besar faktor yang
STAIN KEPRISTAIN KEPRI Kajian ini fokus pada analisis filologi naskah kitab Riwayah Isra Mikraj karya K. H. Ahmad Fauzan, yang memiliki nilai nasionalisme dan menggambarkan integrasiKajian ini fokus pada analisis filologi naskah kitab Riwayah Isra Mikraj karya K. H. Ahmad Fauzan, yang memiliki nilai nasionalisme dan menggambarkan integrasi
IAINPTKIAINPTK Studi ini menggunakan pendekatan normatif-empiris, melakukan observasi dan wawancara dengan delapan belas informan. Penelitian menunjukkan bahwa tradisiStudi ini menggunakan pendekatan normatif-empiris, melakukan observasi dan wawancara dengan delapan belas informan. Penelitian menunjukkan bahwa tradisi
IAIDUKANDANGANIAIDUKANDANGAN Hukum menjadi agen bank, penulis berkesimpulan berdasarkan pemaparan sebelumnya tidak haram, akan tetapi harus menghindari transaksi-transaksi yang dilarangHukum menjadi agen bank, penulis berkesimpulan berdasarkan pemaparan sebelumnya tidak haram, akan tetapi harus menghindari transaksi-transaksi yang dilarang
UNSIKAUNSIKA Penerapan prinsip-prinsip pendidikan seperti yang dijelaskan di atas dalam sistem pendidikan Islam saat ini tidak hanya dirasakan tetapi harus dilakukan.Penerapan prinsip-prinsip pendidikan seperti yang dijelaskan di atas dalam sistem pendidikan Islam saat ini tidak hanya dirasakan tetapi harus dilakukan.
Useful /
PNMPNM Metode penelitian yang digunakan adalah metode research and development. Penelitian ini dilakukan dengan tahapan awal berupa studi pendahuluan untuk memahamiMetode penelitian yang digunakan adalah metode research and development. Penelitian ini dilakukan dengan tahapan awal berupa studi pendahuluan untuk memahami
IAINPTKIAINPTK Sebaliknya, akad ijārah muntahiyah bi tamlīk menempatkan konsumen dalam posisi hukum yang ambigu selama periode sewa—sebuah kondisi yang bertentanganSebaliknya, akad ijārah muntahiyah bi tamlīk menempatkan konsumen dalam posisi hukum yang ambigu selama periode sewa—sebuah kondisi yang bertentangan
ITLITL Hal ini menunjukkan bahwa ketepatan waktu, tarif pengiriman, dan keamanan barang secara signifikan mempengaruhi kepuasan pelanggan di PT JNE Jakarta Timur.Hal ini menunjukkan bahwa ketepatan waktu, tarif pengiriman, dan keamanan barang secara signifikan mempengaruhi kepuasan pelanggan di PT JNE Jakarta Timur.
UNSIKAUNSIKA Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research), yang menggunakan teknik dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data dan selanjutnyaPenelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research), yang menggunakan teknik dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data dan selanjutnya