PNMPNM

JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering)JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering)

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis kekuatan desain struktur rangka City Bus menggunakan metode elemen hingga (FEM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil simulasi untuk tegangan von misses stress, defleksi dan safety factor dari pembebanan kondisi vertical dengan variasi berat normal dan maksimal pada desain struktur rangka City Bus. Metode penelitian yang digunakan adalah metode research and development. Penelitian ini dilakukan dengan tahapan awal berupa studi pendahuluan untuk memahami penelitian terdahulu dan kondisi lapangan yang relevan. Selanjutnya, dilakukan perumusan permasalahan, penyusunan metode penelitian, pengumpulan data dan simulasi menggunakan metode elemen hingga, evaluasi dan analisis hasil penelitian, serta penyusunan laporan penelitian. Hasil penelitian analisa kekuatan beban terhadap von misses stress, defleksi dan safety factor desain struktur rangka City Bus. pada kedua variasi dikatakan aman dikarenakan hasil berada di atas standar yang berlaku. Hasil von misses stress berurutan dari variasi berat normal yaitu 206,51 MPa, serta untuk variasi berat maksimal yaitu 228,59 MPa. Hasil defleksi berurutan dari variasi berat normal yaitu 1,3626 mm dan untuk variasi berat maksimal yaitu 1,4895 mm. Sedangkan hasil safety factor berurutan dari variasi berat normal yaitu 1,477, dan untuk variasi berat maksimal yaitu 1,3342. Hasil tersebut menyimpulkan bahwa struktur rangka bus aman dengan maksimal penumpang yang bisa ditampung oleh rangka City Bus adalah 28-29 penumpang, yang awalnya 23 penumpang atau menambah 5-6 penumpang.

Berdasarkan hasil pengujian dan analisa pengolahan data yang dilakukan, diperoleh kesimpulan sebagai berikut.Von Mises Stress maksimum dari kedua hasil simulasi menunjukkan bahwa tegangan pada kasus berat normal, dan berat maksimal dinyatakan aman yaitu dibawah standart acuan tegangan von misses maksimum yaitu 228,75 sesuai dengan peraturan menteri perhubungan nomor.KM 41 Tahun 2010 Bab III pasal 8 ayat 3.Defleksi maksimum dari kedua hasil variasi simulasi adalah Berat Normal 3.157N) yaitu 1,3626 mm dan Berat Maksimal 3.Kedua hasil berada pada batas aman karena tidak melebihi batas maksimal defleksi yaitu 20,8 mm ditetapkan oleh Peraturan Departemen Pekerjaan Umum, SNI 03-1729-2002.Safety Factor yang dihasilkan pada ketiga simulasi menunjukkan nilai diatas standart yaitu 1,477 untuk berat normal, sedangkan 1,3342 untuk hasil berat maksimal.Hasil ini menunjukkan bahwa struktur rangka bus tersebut bisa dikatakan aman dengan batas maksimal berat yang diterima bus yaitu sebesar 3.350N) dengan penambahan penumpang 5 – 6 orang.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang pengaruh variasi beban dan desain rangka pada kinerja City Bus secara keseluruhan. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan metode analisis yang lebih canggih dan akurat, seperti menggunakan teknik optimasi desain atau simulasi dinamis. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi dampak dari peningkatan kapasitas penumpang terhadap kinerja rangka City Bus, termasuk aspek keamanan dan kenyamanan. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas dan keselamatan transportasi umum di Indonesia.

Read online
File size1.25 MB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test