IAINPTKIAINPTK

Journal of Islamic LawJournal of Islamic Law

Artikel ini mengkaji fenomena komodifikasi agama dan ketegangan struktural dalam pembiayaan perumahan syariah di Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, Indonesia. Meskipun mengalami pertumbuhan pesat, praktik perumahan syariah kerap terjebak dalam paradoks antara klaim religiositas dan logika pasar, di mana simbol-simbol Islam dimanfaatkan sebagai strategi pemasaran tanpa disertai dengan implementasi keadilan substantif. Studi ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mendorong preferensi kelas menengah Muslim terhadap perumahan syariah serta ketimpangan relasi kuasa antara pengembang dan konsumen dalam transaksi berbasis syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif sosio-legal dengan mengumpulkan data primer melalui wawancara mendalam terhadap 10 informan (pengembang dan pembeli), serta analisis dokumen kontrak dan materi promosi dari Perumahan Syariah Residence di Sumatera Barat. Hasil penelitian mengungkap tiga motif utama pembelian: kepatuhan religius (khususnya penghindaran riba), pertimbangan ekonomi (skema pembayaran yang fleksibel), dan preferensi terhadap lingkungan yang homogen secara agama. Namun, akad syariah yang digunakan dalam transaksi perumahan ini justru menciptakan risiko yang tidak seimbang. Akad istisnāʿ membebani pengembang dengan risiko finansial yang tinggi, sementara akad ijārah muntahiyah bi tamlīk berpotensi meminggirkan posisi hukum konsumen sepanjang masa sewa. Selain itu, label syariah dalam industri ini sering kali berfungsi sebagai alat pemasaran daripada sebagai jaminan keadilan substantif, yang pada akhirnya memperkuat segregasi spasial dalam komunitas Muslim kelas menengah. Studi ini berargumen bahwa tanpa reformulasi model bisnis dan pengawasan regulasi yang lebih ketat, perumahan syariah berisiko mengorbankan prinsip maqāṣid al-sharīʿah demi kepentingan komersial. Oleh karena itu, diperlukan standarisasi kontrak dan mekanisme mitigasi risiko yang lebih efektif guna memastikan keselarasan antara praktik perumahan syariah dengan nilai-nilai Islam.

Studi ini mengonfirmasi adanya disonansi epistemologis antara narasi idealistik transaksi Islami dan praktik pembiayaan perumahan Islami di Indonesia.Analisis implementasi akad istisnāʿ (manufacture-sale) dan ijārah muntahiyah bi tamlīk (lease-to-own) mengungkapkan tiga paradoks fundamental.Pertama, klaim penghindaran riba tidak secara otomatis menjamin terwujudnya keadilan substantif dalam hubungan antara pengembang dan konsumen.Kedua, preferensi kelas menengah Muslim terhadap homogenitas agama berkorelasi positif dengan praktik segregasi spasial, yang bertentangan dengan prinsip inklusivitas Islam.Ketiga, komodifikasi simbol-simbol Islam melalui strategi pemasaran tampaknya lebih dominan daripada internalisasi nilai-nilai maqāṣid al-sharīʿah (tujuan hukum Islam) dalam desain produk.Temuan kualitatif menunjukkan bahwa akad istisnāʿ menciptakan asimetri risiko, di mana sebagian besar beban finansial awal jatuh pada pengembang.Sebaliknya, akad ijārah muntahiyah bi tamlīk menempatkan konsumen dalam posisi hukum yang ambigu selama periode sewa—sebuah kondisi yang bertentangan dengan prinsip ḥifẓ al-māl (perlindungan kekayaan).Secara teoritis, studi ini memberikan kontribusi signifikan terhadap diskursus ekonomi Islam dengan menunjukkan bagaimana kapitalisasi identitas agama dalam industri properti mereproduksi ketimpangan struktural.Implikasi kebijakan menyerukan model pengawasan tiga lapis.standarisasi kontrak oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), penguatan peran Dewan Pengawas Syariah dalam audit transaksi, dan peningkatan pendidikan konsumen mengenai hak-hak hukum dalam transaksi Islami.Batasan studi terletak pada lingkup geografisnya yang terbatas di Sumatera Barat dan fokusnya hanya pada dua jenis kontrak, sehingga diperlukan penelitian komparatif di berbagai wilayah dengan model pembiayaan yang lebih kompleks.Penelitian selanjutnya harus mengeksplorasi dampak sosio-spasial perumahan Islami terhadap struktur komunitas yang heterogen dan menganalisis secara kritis efektivitas fatwā Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) dalam menyelesaikan sengketa properti Islami kontemporer.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif di berbagai wilayah dengan model pembiayaan yang lebih kompleks, serta menganalisis dampak sosio-spasial perumahan Islami terhadap struktur komunitas yang heterogen. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi terhadap efektivitas fatwā DSN-MUI dalam menyelesaikan sengketa properti Islami kontemporer. Penelitian selanjutnya juga dapat berfokus pada pengembangan model bisnis yang lebih inklusif dan berorientasi pada nilai-nilai Islami, serta memperkuat peran lembaga keuangan Islam sebagai penyeimbang kekuatan dalam transaksi perumahan Islami. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta praktik perumahan Islami yang lebih adil, transparan, dan selaras dengan prinsip-prinsip maqāṣid al-sharīʿah.

  1. Realizing Welfare State and Social Justice: A Perspective on Islamic Law | Volksgeist: Jurnal Ilmu Hukum... doi.org/10.24090/volksgeist.v5i1.6430Realizing Welfare State and Social Justice A Perspective on Islamic Law Volksgeist Jurnal Ilmu Hukum doi 10 24090 volksgeist v5i1 6430
  2. The Influence of Conventional Banking and Sharia Banking on Economic Growth in Indonesia | Jurnal Ilmiah... journal.scadindependent.org/index.php/jipeuradeun/article/view/1418The Influence of Conventional Banking and Sharia Banking on Economic Growth in Indonesia Jurnal Ilmiah journal scadindependent index php jipeuradeun article view 1418
  3. Influences And Antecedents That Influence Home Purchase Decisions Through Sharia Mortgage Financing (Study... doi.org/10.59141/jist.v4i9.713Influences And Antecedents That Influence Home Purchase Decisions Through Sharia Mortgage Financing Study doi 10 59141 jist v4i9 713
  4. Purchase decision patterns of non-bank sharia housing in Bandar Lampung City during Covid-19: Price exploration... journal.uii.ac.id/JIELariba/article/view/28345Purchase decision patterns of non bank sharia housing in Bandar Lampung City during Covid 19 Price exploration journal uii ac JIELariba article view 28345
Read online
File size5.55 MB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test