YARSIYARSI

Jurnal Kedokteran YARSIJurnal Kedokteran YARSI

Penyakit sirosis hati adalah penyebab kematian ketiga di Indonesia dan ketujuh di dunia. Pengobatan alternatif maupun komplementer menggunakan tanaman kunyit perlu dibuktikan secara in vitro, in vivo dan klinis. Penelitian ini dilakukan untuk menguji efek hepatoprotektor ekstrak etanol kunyit menggunakan sel line HepG2 yang diinduksi dengan hepatotoksin CCl4.

Ekstrak etanol rimpang kunyit memiliki efek hepatoprotektor terhadap sel HepG2.Dosis optimal ekstrak etanol kunyit untuk melindungi sel HepG2 adalah 7,8 ppm.Spektrofotometer FTIR ekstrak etanol rimpang kunyit memiliki kemiripan dengan hasil spektrofotometer FTIR kurkumin.

Penelitian selanjutnya dapat fokus pada mekanisme aksi senyawa metabolit sekunder dalam ekstrak rimpang kunyit, seperti kurkumin dan turmerone, dalam melindungi sel hati. Selain itu, studi in vivo dapat dilakukan untuk mengkonfirmasi efek hepatoprotektor ekstrak etanol kunyit pada hewan model. Terakhir, penelitian klinis dapat dilakukan untuk mengevaluasi keamanan dan efektivitas ekstrak etanol kunyit sebagai pengobatan alternatif untuk penyakit hati.

Read online
File size360.68 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test