YARSIYARSI

Jurnal Kedokteran YARSIJurnal Kedokteran YARSI

Tidur merupakan fungsi biologis manusia, yang menghabiskan waktu hingga 1/3 masa hidup manusia. Gangguan tidur dapat berupa kurang tidur, persepsi tidur berlebihan, atau gerakan abnormal saat tidur. Gangguan tidur seringkali merupakan gejala awal dari penyakit jiwa yang akan terjadi; gangguan jiwa juga menyebabkan perubahan fisiologi tidur. Tujuan dari naratif review berikut untuk mengumpulkan beberapa literatur review. Berdasarkan hasil naratif review didapatkan bahwa terdapat hubungan antara gangguan tidur dengan kesehatan mental, khususnya dengan depresi.

Sleep disturbances are functional impairments and symptoms of mental illness, and can also be a risk factor for disease.Further epidemiological studies are required to ascertain the association among locals in East Java.

Penelitian berikutnya dapat mempertanyakan bagaimana pola tidur di kalangan mahasiswa di Jawa Timur mempengaruhi performa akademik mereka, apakah kurang tidur berkorrelasi dengan nilai menurun atau absensi. Penelitian lain dapat mengeksplorasi intervensi sederhana—misalnya program edukasi tidur atau penggunaan aplikasi pemantauan tidur—untuk mengurangi insiden insomnia pada remaja dengan gangguan suasana hati. Terakhir, studi longitudinal yang melacak perubahan pola tidur dan kesehatan mental dalam jangka waktu satu tahun dapat mengidentifikasi apakah perbaikan pola tidur dapat menurunkan risiko depresi pada populasi Indonesia.

Read online
File size266.89 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test