AKPERGITAMATURAABADIAKPERGITAMATURAABADI

Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan HolistikJurnal Keperawatan Dan Kesehatan Holistik

Gagal ginjal kronis adalah fungsi ginjal progresif dan ireversibel, menyebabkan ketidakseimbangan cairan dan elektrolit serta retensi urea dan limbah nitrogen lainnya dalam darah. Hemodialisis adalah metode mengalirkan darah ke dalam dialyzer (tabung ginjal buatan). Sementara kesehatan fisik adalah kondisi tubuh manusia di mana setiap organ berfungsi dengan baik, pasien gagal ginjal kronik seringkali tidak memiliki kondisi tersebut. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Cross Sectional dengan pendekatan “Survey Deskriptif dengan populasi sebanyak 83 orang di ruangan hemodialisis Rumah Sakit Setio Husodo Kisaran. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Sampling Jenuh dengan jumlah sampel 20 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi wawancara, dokumentasi, dan pengisian kuesioner dengan kategori ya dan tidak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien adalah laki-laki berusia 26-35 tahun, dengan riwayat menjalani hemodialisis kurang dari 1 tahun dan memiliki kesehatan fisik yang baik (74%). Kesimpulannya, kesehatan fisik penderita gagal ginjal kronik berada dalam kategori baik. Diharapkan pasien gagal ginjal kronik yang telah berpengalaman dengan hemodialisis dapat meningkatkan kesehatan fisik mereka lebih lanjut, karena semakin baik kesehatan fisik mereka, semakin berkurang keluhan yang dialami.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesehatan fisik pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis tergolong baik.Kondisi ini didukung oleh kepatuhan terhadap terapi, asupan nutrisi yang tepat, dukungan psikososial, dan keterlibatan aktif dalam manajemen penyakit.Penelitian lebih lanjut diharapkan dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat meningkatkan kesehatan fisik pasien gagal ginjal kronik.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai pengaruh intervensi olahraga terstruktur terhadap peningkatan kekuatan otot dan kapasitas fungsional pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis. Kedua, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi hubungan antara kualitas tidur pasien dan tingkat kelelahan yang dialami, serta mencari strategi untuk meningkatkan kualitas tidur mereka. Ketiga, penting untuk dilakukan studi komparatif yang membandingkan kualitas hidup pasien hemodialisis dengan berbagai tingkat kepatuhan terhadap diet dan jadwal terapi, guna mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang berkontribusi terhadap hasil klinis yang lebih baik. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif mengenai cara meningkatkan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik dan mengoptimalkan manajemen penyakit mereka.

Read online
File size310.8 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test