UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU
Al-Bahtsu: Jurnal Penelitian Pendidikan IslamAl-Bahtsu: Jurnal Penelitian Pendidikan IslamPendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran vital dalam membentuk karakter, akhlak, dan pemahaman spiritual siswa. Penelitian ini mempelajari motivasi siswa kelas VIII MTS Muhammadiyah Kampung Delima dalam meningkatkan minat belajar PAI, menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Hasil menunjukkan bahwa motivasi, baik intrinsik maupun ekstrinsik, sangat memengaruhi perilaku dan pencapaian siswa. Motivasi intrinsik—yang didasari minat dan kepuasan pribadi—lebih efektif dalam mempertahankan komitmen dan kinerja jangka panjang dibandingkan motivasi ekstrinsik yang bergantung pada imbalan eksternal. Pendekatan teori Maslow dan Self‑Determination Theory (SDT) dapat menuntun praktik pendidikan PAI yang mendukung pemenuhan kebutuhan siswa, sehingga meningkatkan motivasi intrinsik dan motivasi belajar secara berkelanjutan.
Motivasi, terutama motivasi intrinsik, berperan penting dalam memengaruhi perilaku dan pencapaian siswa.Motivasi intrinsik, didorong oleh minat dan kepuasan pribadi, lebih efektif dalam mempertahankan komitmen dan kinerja jangka panjang dibandingkan motivasi ekstrinsik yang bergantung pada imbalan eksternal.Penerapan teori Maslow dan Self‑Determination Theory dalam pendidikan PAI dapat membantu menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pemenuhan kebutuhan siswa, sehingga meningkatkan motivasi intrinsik dan motivasi belajar jangka panjang.
Berdasarkan temuan bahwa motivasi intrinsik berperan krusial dalam meningkatkan minat belajar PAI, penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana integrasi kegiatan berbasis proyek berbasis nilai dapat memfasilitasi pengembangan motivasi intrinsik di kalangan siswa kelas VIII MTS. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat menilai efektivitas penggunaan teknologi edukasi interaktif yang menyesuaikan dengan prinsip Self‑Determination Theory untuk menumbuhkan rasa otonomi, kompetensi, dan hubungan sosial dalam proses pembelajaran PAI. Penelitian tambahan juga dapat memeriksa hubungan jangka panjang antara pemenuhan kebutuhan psikologis siswa dan perkembangan karakter serta nilai moral, guna menilai dampak sistematis dari pendekatan pendidikan berbasis motivasi pada pembentukan generasi yang berakhlak mulia dan bertanggung jawab sosial.
- Evaluasi Pembelajaran Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Implikasinya Terhadap Motivasi Belajar... doi.org/10.61292/cognoscere.224Evaluasi Pembelajaran Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Implikasinya Terhadap Motivasi Belajar doi 10 61292 cognoscere 224
- PERANAN MOTIVASI INTRINSIK DAN MOTIVASI EKSTRINSIK TERHADAP MINAT PERSONEL BHABINKAMTIBMAS POLRES KUPANG... doi.org/10.52353/ama.v13i2.198PERANAN MOTIVASI INTRINSIK DAN MOTIVASI EKSTRINSIK TERHADAP MINAT PERSONEL BHABINKAMTIBMAS POLRES KUPANG doi 10 52353 ama v13i2 198
| File size | 154.63 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
INSANINSAN Penelitian ini bertujuan untuk meng. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif untuk memperoleh pemahaman yangPenelitian ini bertujuan untuk meng. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif untuk memperoleh pemahaman yang
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Pendidikan sesuai ajaran Islam bertujuan mengembangkan kepribadian dan membentuk karakter generasi muda, yang sangat diperlukan karena generasi selanjutnyaPendidikan sesuai ajaran Islam bertujuan mengembangkan kepribadian dan membentuk karakter generasi muda, yang sangat diperlukan karena generasi selanjutnya
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Sistem ini juga menampilkan rekapitulasi nilai dan analisis hasil secara sistematis, sehingga guru dapat memahami capaian siswa berdasarkan indikator kompetensiSistem ini juga menampilkan rekapitulasi nilai dan analisis hasil secara sistematis, sehingga guru dapat memahami capaian siswa berdasarkan indikator kompetensi
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Berdasarkan dokumentasi, implementasi pembelajaran P5 pada dimensi gotong‑royong di proyek kaligrafi sesuai dengan tujuan pembelajaran P5 itu sendiri.Berdasarkan dokumentasi, implementasi pembelajaran P5 pada dimensi gotong‑royong di proyek kaligrafi sesuai dengan tujuan pembelajaran P5 itu sendiri.
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Peran guru sebagai teladan, pembiasaan ibadah dan kegiatan keagamaan, serta layanan konseling karakter secara rutin mampu mengurangi angka kenakalan remaja.Peran guru sebagai teladan, pembiasaan ibadah dan kegiatan keagamaan, serta layanan konseling karakter secara rutin mampu mengurangi angka kenakalan remaja.
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Untuk mengatasi hambatan tersebut, guru memberikan bimbingan pribadi, menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, dan melibatkan siswa dalam kegiatanUntuk mengatasi hambatan tersebut, guru memberikan bimbingan pribadi, menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, dan melibatkan siswa dalam kegiatan
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Penelitian ini menganalisis Buku Riyadhul Sholihin terkait gaya busana muslimah zaman sekarang. Tujuannya mengevaluasi apakah konsep pakaian muslimah dalamPenelitian ini menganalisis Buku Riyadhul Sholihin terkait gaya busana muslimah zaman sekarang. Tujuannya mengevaluasi apakah konsep pakaian muslimah dalam
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Ada pengaruh aktivitas keagamaan terhadap kinerja guru PAI di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Bengkulu. Ada pengaruh kompetensi terhadap kinerja guruAda pengaruh aktivitas keagamaan terhadap kinerja guru PAI di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Bengkulu. Ada pengaruh kompetensi terhadap kinerja guru
Useful /
INSANINSAN Selain itu, kurangnya sinergi antara pengurus masjid dengan pihak eksternal seperti pemerintah dan lembaga keuangan syariah turut menjadi faktor penghambatSelain itu, kurangnya sinergi antara pengurus masjid dengan pihak eksternal seperti pemerintah dan lembaga keuangan syariah turut menjadi faktor penghambat
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU kegiatan belajar terorganisir dalam ekosistem 24 jam sehingga menghasilkan lulusan yang religius, moderat, dan siap menghadapi tantangan sosial ekonomi.kegiatan belajar terorganisir dalam ekosistem 24 jam sehingga menghasilkan lulusan yang religius, moderat, dan siap menghadapi tantangan sosial ekonomi.
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU PAI memainkan peran penting dalam membentuk karakter Muslim dan melindungi siswa dari dampak negatif teknologi. Tantangan utama adalah penerapan nilaiPAI memainkan peran penting dalam membentuk karakter Muslim dan melindungi siswa dari dampak negatif teknologi. Tantangan utama adalah penerapan nilai
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Membiasakan diri melakukan shalat berjamaah merupakan bentuk habituasi bagi individu untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Pembentukan karakterMembiasakan diri melakukan shalat berjamaah merupakan bentuk habituasi bagi individu untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Pembentukan karakter