UNIV45SBYUNIV45SBY
Jurnal Teknik IndustriJurnal Teknik IndustriUD. Graha Konveksindo, perusahaan garmen di Surabaya yang didirikan pada 2011, memproduksi berbagai jenis pakaian. Dalam menghadapi persaingan industri, pengendalian kualitas menjadi kunci utama agar produk tetap memenuhi standar teknis pelanggan dan bersaing di pasar. Penelitian ini menggunakan metode Six Sigma dan Kaizen untuk mengidentifikasi empat jenis cacat pada produk kaos (sobek, bolong, menyusut, terobras) dan mengevaluasi nilai DPMO serta sigma. Hasil analisis menunjukkan nilai DPMO rata‑rata 192.560 dan sigma rata‑rata 3,75. Perbaikan disarankan melalui pelatihan karyawan, evaluasi kinerja berkala, serta peningkatan prosedur dan lingkungan kerja.
Graha Konveksindo didapatkan empat jenis cacat pada produk kaos, dengan cacat terobras menjadi yang paling dominan.Faktor penyebab cacat meliputi kesalahan prosedur manusia, kurangnya perawatan mesin, kualitas bahan baku tidak optimal, tekanan pedal berlebih, serta kondisi lingkungan yang tidak memadai.Perbaikan yang disarankan meliputi pelatihan tambahan, evaluasi kinerja reguler, pemeliharaan mesin rutin, pemilihan bahan baku berkualitas, serta peningkatan kebersihan dan pencahayaan di area produksi.
Untuk meningkatkan mutu produk kaos UD. Graha Konveksindo, penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas pelatihan karyawan dalam menurunkan cacat terobras selama proses penjahitan. Eksperimen dapat menilai dampak penggunaan alat otomatisasi atau sensor kualitas secara real‑time terhadap pengurangan variabilitas kualitas produk. Selain itu, studi tentang penerapan sistem feedback pelanggan dan analisis data produksi secara berkelanjutan dapat membantu memprediksi dan mencegah cacat sebelum terjadi di lini produksi.
- PERBAIKAN KUALITAS MENGGUNAKAN PRINSIP KAIZEN DAN 5 WHY ANALYSIS: STUDI KASUS PADA PAINTING SHOP KARAWANG... doi.org/10.14710/jati.13.3.169-176PERBAIKAN KUALITAS MENGGUNAKAN PRINSIP KAIZEN DAN 5 WHY ANALYSIS STUDI KASUS PADA PAINTING SHOP KARAWANG doi 10 14710 jati 13 3 169 176
- Six Sigma Sebagai Strategi Bisnis Dalam Upaya Peningkatan Kualitas Produk | Jati: Jurnal Akuntansi Terapan... journal.umy.ac.id/index.php/jati/article/view/8385Six Sigma Sebagai Strategi Bisnis Dalam Upaya Peningkatan Kualitas Produk Jati Jurnal Akuntansi Terapan journal umy ac index php jati article view 8385
- 0. endobj ijraset.com/fileserve.php?FID=310810 endobj ijraset fileserve php FID 31081
- ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS UNTUK MENGURANGI CACAT PRODUK DENGAN METODE SIX SIGMA DI UMKM MAKMUR SANTOSA... doi.org/10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v1i12.3193ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS UNTUK MENGURANGI CACAT PRODUK DENGAN METODE SIX SIGMA DI UMKM MAKMUR SANTOSA doi 10 53625 jcijurnalcakrawalailmiah v1i12 3193
| File size | 553.18 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIRAYAUNIRAYA Aine Telukdalam Kabupaten Nias Selatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis kuantitatif bersifat kausal (sebab akibat), Sumber data adalah dariAine Telukdalam Kabupaten Nias Selatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis kuantitatif bersifat kausal (sebab akibat), Sumber data adalah dari
POLITEKNIKJAMBIPOLITEKNIKJAMBI Perusahaan terus berupaya menambah jumlah produksi seiring dengan permintaan pelanggan untuk mengantisipasi terjadinya penurunan terhadap jumlah produksiPerusahaan terus berupaya menambah jumlah produksi seiring dengan permintaan pelanggan untuk mengantisipasi terjadinya penurunan terhadap jumlah produksi
FEB UMIFEB UMI Informan penelitian dipilih secara purposive sampling, meliputi Kepala QC, staf QC, Kepala Produksi, staf produksi, dan supervisor. Analisis data dilakukanInforman penelitian dipilih secara purposive sampling, meliputi Kepala QC, staf QC, Kepala Produksi, staf produksi, dan supervisor. Analisis data dilakukan
STEIPRESSSTEIPRESS Selain itu, kedua variabel tersebut juga berpengaruh langsung dan tidak langsung terhadap loyalitas pelanggan melalui kepuasan pelanggan. Kepuasan pelangganSelain itu, kedua variabel tersebut juga berpengaruh langsung dan tidak langsung terhadap loyalitas pelanggan melalui kepuasan pelanggan. Kepuasan pelanggan
UTSUTS Hasil perhitungan koefisien determinasi menunjukkan bahwa pengaruh yang diberikan kualitas produk, kualitas pelayanan, harga, dan lokasi terhadap keputusanHasil perhitungan koefisien determinasi menunjukkan bahwa pengaruh yang diberikan kualitas produk, kualitas pelayanan, harga, dan lokasi terhadap keputusan
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Selain itu, nilai batas bawah (L) lebih dari 0 yang berarti petani berpeluang mengalami keuntungan dengan nilai L produksi sebesar 570.228, nilai L hargaSelain itu, nilai batas bawah (L) lebih dari 0 yang berarti petani berpeluang mengalami keuntungan dengan nilai L produksi sebesar 570.228, nilai L harga
UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI Produk Tabungan Emas ini menawarkan keunggulan seperti setoran awal minimal 0,01 gram emas, setoran selanjutnya yang fleksibel, kemampuan pencairan saldoProduk Tabungan Emas ini menawarkan keunggulan seperti setoran awal minimal 0,01 gram emas, setoran selanjutnya yang fleksibel, kemampuan pencairan saldo
UNDIKMAUNDIKMA Teknik analisis data menggunakan formula Aiken untuk uji validitas instrumen dan Cronbachs Alpha untuk uji reliabilitas instrumen. Hasil penelitian menunjukkanTeknik analisis data menggunakan formula Aiken untuk uji validitas instrumen dan Cronbachs Alpha untuk uji reliabilitas instrumen. Hasil penelitian menunjukkan
Useful /
POLITEKNIKJAMBIPOLITEKNIKJAMBI Volume bioetanol tertinggi sebesar 650 mL dengan kadar etanol 83% diperoleh pada waktu hidrolisis 120 menit. Parameter fisik seperti indeks bias dan densitasVolume bioetanol tertinggi sebesar 650 mL dengan kadar etanol 83% diperoleh pada waktu hidrolisis 120 menit. Parameter fisik seperti indeks bias dan densitas
UMJ PremiumUMJ Premium Simpulan: Pola Pangan Harapan, tingkat kemiskinan, pengeluaran pangan 65%, air bersih, dan angka harapan hidup berpengaruh terhadap prevalensi stuntingSimpulan: Pola Pangan Harapan, tingkat kemiskinan, pengeluaran pangan 65%, air bersih, dan angka harapan hidup berpengaruh terhadap prevalensi stunting
UNIV45SBYUNIV45SBY Penyeimbangan lintasan produksi lemari di Sebat Project berhasil menambah stasiun kerja dari 4 menjadi 9, meningkatkan efisiensi lintasan sebesar 40% (dariPenyeimbangan lintasan produksi lemari di Sebat Project berhasil menambah stasiun kerja dari 4 menjadi 9, meningkatkan efisiensi lintasan sebesar 40% (dari
UNIV45SBYUNIV45SBY Setelah dilakukan pengendalian bahaya tidak adanya lagi tingkat risiko ekstreme risk dan high risk, tingkat risiko mederate risk didapatkan sebanyak 4Setelah dilakukan pengendalian bahaya tidak adanya lagi tingkat risiko ekstreme risk dan high risk, tingkat risiko mederate risk didapatkan sebanyak 4