UNIV45SBYUNIV45SBY

Jurnal Teknik IndustriJurnal Teknik Industri

Penerapan Keselamatan & Kesehatan Kerja (K3) serta lingkungan kerja di suatu perusahaan sangatlah penting dan krusial, terutama pada operasi mesin injection molding yang memiliki potensi bahaya signifikan. Pentingnya K3 ini karena secara langsung memengaruhi perlindungan karyawan dari kecelakaan dan penyakit akibat kerja, serta berkontribusi pada pencapaian produktivitas optimal dan keberlanjutan perusahaaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menilai risiko, dan merumuskan langkah pengendalian K3 pada operator injection molding, metode yang digunakan adalah Job Safety Analysis (JSA) untuk menganalisis langkah kerja dan bahaya spesifik, dikombinasikan dengan Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control (HIRARC) untuk mengevaluasi tingkat risiko berdasarkan kemungkinan dan keparahannya.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, analisis risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3) untuk pekerjaan Operator Injection Molding menggunakan metode JSA dan HIRARC adalah sebagai berikut.Dari identifikasi bahaya yang dilakukan didapatkan hasil bahwa risiko bahaya yang muncul disebabkan karena pekerja tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) dengan benar, yang kedua tidak dilakukannya pengecekan atau perawatan pada mesin injection molding seperti pengecekan mold, crane secara berkala untuk meminimalisir risiko bahaya yang ditimbulkan, yang ketiga tidak adanya panduan atau pelatihan kepada operator terkait pekerjaan untuk mengoperasikan mesin injection molding, yang keempat kondisi lingkungan kerja operator injection molding yang beberapa terdapat sisa tumpahan oli atau minyak dan tumpahan bahan yang terjatuh berceceran.Berdasarkan analisis yang sudah didapatkan sebelum dilakukannya pengendalian bahaya terdapat 6 jenis pekerjaan diperoleh yaitu pekerjaan dengan tingkat ekstreme risk sebanyak 3 pekerjaan (50%), high risk sebanyak 2 pekerjaan (33,3%), moderate risk sebanyak 1 pekerjaan (16,7%), dan tidak didapatkan tingkat risiko pekerjaan dengan tingkat risiko low risk.Setelah dilakukan pengendalian bahaya tidak adanya lagi tingkat risiko ekstreme risk dan high risk, tingkat risiko mederate risk didapatkan sebanyak 4 pekerjaan (67,7%), dan tingkat risiko low risk didapatkan sebanyak 2 pekerjaan (33,3%).Pengendalian yang dilakukan pada penelitian ini yaitu dengan melakukan pengendalian dengan cara.Melaksanakan apel pagi sebelum melakukan pekerjaan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan juga mengingkatkan para pekerja tentang potensi bahaya di lokasi kerja.Memeriksa Kelengkapan Permit atau surat perintah untuk bekerja c.Melakukan monitoring kepada setiap operator untuk memastikan telah bekerja sesuai prosedur penggunaan alat kerja dan juga untuk memastikan kondisi alat kerja dalam keadaan normal.Melakukan safety patrol untuk memastikan kepatuhan pekerja terhadap penggunaan alat pelindung diri (APD) pada saat berkerja.Melakukan tindakan preventif atau jadwal maintenance setiap 1 bulan sekali untuk mengetahui komponen komponen mesin atau alat kerja masih dalam kondisi normal.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk lebih mendalami setiap divisi di PT Catur Putra Surya, sehingga potensi bahaya yang mungkin timbul dari masing-masing jenis pekerjaan di setiap divisi dapat diidentifikasi secara lebih komprehensif. Selain itu, diperlukan pengawasan yang ketat dan disiplin terhadap pelaksanaan keselamatan kerja guna meminimalisir potensi risiko bahaya. Penyuluhan dan pelatihan mengenai pentingnya penerapan K3 bagi operator mesin injection molding juga perlu dilakukan agar mereka dapat melaksanakan pekerjaan dengan aman dan selamat. Dengan demikian, upaya-upaya ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja di perusahaan, serta menciptakan ruang kerja yang aman, nyaman, dan produktif bagi para operator.

  1. Pentingnya Penerapan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Sebagai Faktor Penentu Optimalisasi Produktivitas... ejournal.areai.or.id/index.php/PAJAMKEU/article/view/122Pentingnya Penerapan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja K3 Sebagai Faktor Penentu Optimalisasi Produktivitas ejournal areai index php PAJAMKEU article view 122
Read online
File size492.42 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test