STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI
JENIUS : Jurnal Terapan Teknik IndustriJENIUS : Jurnal Terapan Teknik IndustriIndustri optik mengalami pertumbuhan pesat seiring meningkatnya permintaan akan alat bantu penglihatan untuk memperbaiki penglihatan maupun sebagai bagian dari gaya hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian kualitas pada proses molding pembuatan produk lensa tipe X di PT. XYZ dengan menggunakan metode Statistical Process Control (SPC). Metode SPC diterapkan untuk mengevaluasi kestabilan proses produksi, mengidentifikasi jenis cacat yang paling dominan, serta menelusuri faktor-faktor penyebab terjadinya kecacatan produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cacat Particulate merupakan jenis cacat paling dominan dengan persentase sebesar 58%, diikuti oleh cacat Scratch sebesar 11,5% dan Dimple sebesar 9,4%. Analisis peta kendali menunjukkan bahwa proses produksi pada bulan Desember berada di luar batas kendali statistik, sedangkan pada bulan Januari dan Februari ini proses produksi berada dalam kondisi stabil. Temuan ini mengindikasikan bahwa kebersihan lingkungan produksi, kondisi mesin dan cetakan, serta ketelitian operator berpengaruh signifikan terhadap kualitas produk.
Tingkat kecacatan produk lensa tipe X di PT.XYZ didominasi oleh cacat Particulate sebesar 58%, diikuti Scratch (11,5%) dan Dimple (9,4%).Tiga jenis cacat ini menjadi prioritas utama dalam upaya perbaikan kualitas.Penyebab utama cacat Particulate berasal dari lima faktor.Metode SPC diterapkan guna memonitor kualitas melalui peta kendali p.Analisis peta kendali p menunjukkan bahwa proporsi cacat bulan Desember sebesar 0,0341 melebihi batas kendali atas (UCL = 0,01632) sehingga proses berada dalam kondisi tidak terkendali, sedangkan bulan Januari (0,0060) dan Februari (0,0064) berada dalam batas kendali statistik.Hasil diagram sebab–akibat mengindikasikan bahwa cacat Particulate dipicu oleh kontaminasi partikel akibat faktor lingkungan produksi yang kurang terkendali, kondisi mesin dan sistem filtrasi yang belum optimal, kebersihan cetakan dan material, serta ketidakpatuhan operator terhadap prosedur kebersihan.Temuan ini menunjukkan bahwa evaluasi kestabilan proses melalui SPC efektif dalam mengidentifikasi periode penyimpangan, jenis cacat prioritas, dan faktor penyebab utama sebagai dasar perumusan tindakan pengendalian kualitas pada proses molding.Perusahaan disarankan untuk memperketat standar kebersihan lingkungan produksi, melakukan pemeliharaan rutin pada mesin dan sistem filtrasi udara, serta meningkatkan pengawasan terhadap kepatuhan operator.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan validasi ulang terhadap efektivitas perbaikan yang diterapkan serta mempertimbangkan penggunaan metode lain guna memperoleh hasil analisis yang lebih akurat dan komprehensif. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan strategi pengendalian kualitas yang lebih terintegrasi, dengan mempertimbangkan faktor-faktor lingkungan, mesin, dan manusia secara menyeluruh. Upaya peningkatan kualitas harus dilakukan melalui pendekatan sistematis, meliputi perbaikan prosedur kebersihan, peningkatan standar lingkungan kerja, pelatihan operator, serta implementasi audit kebersihan berkala. Dengan strategi ini, diharapkan proses produksi lensa tipe X dapat mencapai tingkat kualitas yang lebih konsisten dan memenuhi standar pelanggan.
- One moment, please.... one moment please wait request verified jurnal.minartis.com/index.php/jsit/article/view/1809One moment please one moment please wait request verified jurnal minartis index php jsit article view 1809
- Analisis Pengendalian Kualitas Produk Cacat pada Lensa Tipe X Menggunakan Lean Six Sigma dengan Konsep... doi.org/10.33592/unistek.v8i1.878Analisis Pengendalian Kualitas Produk Cacat pada Lensa Tipe X Menggunakan Lean Six Sigma dengan Konsep doi 10 33592 unistek v8i1 878
- Pengendalian kualitas air kolam renang dengan pendekatan statistical process control | JENIUS : Jurnal... jurnal.sttmcileungsi.ac.id/index.php/jenius/article/view/266Pengendalian kualitas air kolam renang dengan pendekatan statistical process control JENIUS Jurnal jurnal sttmcileungsi ac index php jenius article view 266
- ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK DENGAN STATISTICAL PROCESS CONTROL | KOMITMEN: Jurnal Ilmiah Manajemen.... journal.uinsgd.ac.id/index.php/komitmen/article/view/14377ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK DENGAN STATISTICAL PROCESS CONTROL KOMITMEN Jurnal Ilmiah Manajemen journal uinsgd ac index php komitmen article view 14377
| File size | 241.67 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kecacatan serta mengidentifikasi akar penyebab cacat pada komponen evaporator unit indoor Air ConditionerPenelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kecacatan serta mengidentifikasi akar penyebab cacat pada komponen evaporator unit indoor Air Conditioner
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI Hasil perancangan didapatkan waktu baku atau waktu kerja optimal untuk pembuatan satu unit mobil sebesar 110,34 detik, hasil efisiensi lini sebesar 64%Hasil perancangan didapatkan waktu baku atau waktu kerja optimal untuk pembuatan satu unit mobil sebesar 110,34 detik, hasil efisiensi lini sebesar 64%
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI Hasil analisis menunjukkan bahwa metode Least Total Cost (LTC) menghasilkan total biaya persediaan lebih rendah dibandingkan kebijakan aktual perusahaanHasil analisis menunjukkan bahwa metode Least Total Cost (LTC) menghasilkan total biaya persediaan lebih rendah dibandingkan kebijakan aktual perusahaan
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI Salah satu permasalahan yang sering terjadi pada sistem produksi adalah ketidakseimbangan lintasan perakitan yang menyebabkan bottleneck, time, serta meningkatnyaSalah satu permasalahan yang sering terjadi pada sistem produksi adalah ketidakseimbangan lintasan perakitan yang menyebabkan bottleneck, time, serta meningkatnya
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI Kendati demikian, peningkatan penggunaan deep learning mulai muncul di studi terkini, namun belum cukup luas. Kesimpulan ini menegaskan bahwa pemilihanKendati demikian, peningkatan penggunaan deep learning mulai muncul di studi terkini, namun belum cukup luas. Kesimpulan ini menegaskan bahwa pemilihan
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI Nilai koefisien determinasi sebesar 0,312 menunjukkan bahwa 31,2% variasi kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh kelima variabel tersebut, sedangkan 68,8%Nilai koefisien determinasi sebesar 0,312 menunjukkan bahwa 31,2% variasi kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh kelima variabel tersebut, sedangkan 68,8%
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI Penelitian ini mengonfirmasi bahwa penentuan jadwal preventive maintenance berbasis MTBF dan MTTR efektif meningkatkan keandalan mesin serta menurunkanPenelitian ini mengonfirmasi bahwa penentuan jadwal preventive maintenance berbasis MTBF dan MTTR efektif meningkatkan keandalan mesin serta menurunkan
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI Penelitian ini menerapkan metode Ranked Positional Weight (RPW) untuk menyeimbangkan elemen kerja di stasiun produksi, dengan menggunakan waktu observe,Penelitian ini menerapkan metode Ranked Positional Weight (RPW) untuk menyeimbangkan elemen kerja di stasiun produksi, dengan menggunakan waktu observe,
Useful /
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI Hasil menunjukkan bahwa semua responden diklasifikasikan tidak mengalami kelelahan fisiologis, dengan nilai %CVL di bawah 30%, namun penilaian NASA-TLXHasil menunjukkan bahwa semua responden diklasifikasikan tidak mengalami kelelahan fisiologis, dengan nilai %CVL di bawah 30%, namun penilaian NASA-TLX
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI Selama ini, pemilihan supplier umumnya hanya didasarkan pada pertimbangan harga, sehingga belum mempertimbangkan risiko keterlambatan secara menyeluruh.Selama ini, pemilihan supplier umumnya hanya didasarkan pada pertimbangan harga, sehingga belum mempertimbangkan risiko keterlambatan secara menyeluruh.
STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA Dengan menggunakan desain penelitian survey analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi 6-12 bulan di Rumah Sakit Bersalin MitraDengan menggunakan desain penelitian survey analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi 6-12 bulan di Rumah Sakit Bersalin Mitra
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI Hal ini menunjukkan bahwa tingkat efektivitas mesin dalam menunjang proses produksi belum mencapai kondisi yang optimal. Rendahnya nilai OEE tersebut terutamaHal ini menunjukkan bahwa tingkat efektivitas mesin dalam menunjang proses produksi belum mencapai kondisi yang optimal. Rendahnya nilai OEE tersebut terutama