UIN SUSKAUIN SUSKA

Jurnal PeternakanJurnal Peternakan

Usaha ternak sapi potong merupakan usaha ekonomi yang memproduksi daging sapi dan sebagai sumber pendapatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan karakteristik peternak dan profil peternak sapi potong; (2) menganalisis usahatani sapi potong; dan (3) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi sapi potong. Metode penelitian adalah survei di Kecamatan Lubuk Batu Jaya Kabupaten Indragiri Hulu Riau. Teknik sampling menggunakan simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 60 peternak sapi potong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani sapi potong menguntungkan sehingga usaha ini dapat dilanjutkan dan dikembangkan. Faktor dominan yang signifikan mempengaruhi produksi sapi potong adalah tenaga kerja, jumlah bakalan sapi, dan pakan. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya peran pemerintah dalam penyediaan skema kredit bakalan sapi dalam meningkatkan produksi daging sapi dan keuntungan peternak sapi potong.

Peternak sapi potong di Kecamatan Lubuk Batu Jaya umumnya berusia produktif dan bermakna pendidikan SMA.Usaha ternak dilakukan pada skala kecil hingga menengah dengan rata-rata luas kandang 63 m² dan kepemilikan sapi 8 ekor.Produksi daging dipengaruhi secara signifikan oleh tenaga kerja, jumlah bakalan sapi, dan pakan, sedangkan luas kandang, obat-obatan, dan vitamin tidak memiliki pengaruh signifikan.

1. Meningkatkan akses peternak terhadap kredit bakalan sapi yang terjangkau agar dapat memperbanyak kepala ternak dan meningkatkan produksi. 2. Mengembangkan program pelatihan mengenai pemilihan pakan berkualitas dan pengelolaan pakan yang efisien agar produktivitas sapi potong lebih optimal. 3. Melakukan penyuluhan mengenai teknologi digital sederhana, seperti aplikasi monitoring kesehatan ternak, agar peternak dapat mengidentifikasi dan mengatasi masalah kesehatan lebih cepat. Dengan kombinasi tiga saran tersebut, diharapkan peternak dapat meningkatkan jumlah dan kualitas sapi potong, serta memaksimalkan pendapatan yang diperoleh dari usaha ternak sapi potong di Kecamatan Lubuk Batu Jaya. Dukungan kebijakan pemerintah dan pemberdayaan kelompok tani akan memperkuat keberlanjutan dan daya saing industri peternakan lokal. Penyuluhan dan pelatihan rutin juga penting untuk memastikan pengetahuan peternak tetap up‑to‑date dan dapat beradaptasi dengan perkembangan pasar. Melalui pendekatan terintegrasi yang melibatkan lembaga pemerintah, perguruan tinggi, dan asosiasi peternak, potensi produksi daging sapi di wilayah ini dapat ditingkatkan secara signifikan. Fokus pada akses kredit, kualitas pakan, dan teknologi akan memuaskan kebutuhan pasar sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak. Implementasi program-program ini diharapkan dapat menciptakan rantai nilai yang lebih kuat dan berkelanjutan bagi peternakan sapi potong di daerah tersebut.

  1. Analisis Usaha Ternak dan Faktor Dominan yang Mempengaruhi Produksi Sapi Potong di Kecamatan Lubuk Batu... doi.org/10.24014/jupet.v23i1.38077Analisis Usaha Ternak dan Faktor Dominan yang Mempengaruhi Produksi Sapi Potong di Kecamatan Lubuk Batu doi 10 24014 jupet v23i1 38077
Read online
File size504.35 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test