NURSCIENCEINSTITUTENURSCIENCEINSTITUTE

Journal of Accounting and Digital FinanceJournal of Accounting and Digital Finance

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis literatur mengenai Related Party Transactions (RPT) dan implikasinya terhadap manajemen pajak perusahaan. Dengan menggunakan metode tinjauan literatur sistematis, sebanyak 28 artikel telah ditinjau dan diterbitkan antara tahun 2019 hingga 2024 dari jurnal-jurnal yang terindeks Scopus dipilih berdasarkan kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Tinjauan ini menunjukkan bahwa RPT memiliki keterkaitan erat dengan berbagai hasil perusahaan seperti manajemen laba, penghindaran pajak, nilai perusahaan, dan kualitas pelaporan keuangan. Temuan menunjukkan bahwa meskipun beberapa studi mendukung pandangan oportunistik terhadap RPT dan mengaitkannya dengan strategi pajak yang agresif, studi lain menawarkan perspektif yang lebih efisien dengan menyoroti RPT sebagai sarana alokasi sumber daya dan pembiayaan internal. Penelitian ini mengidentifikasi Teori Agensi sebagai lensa teoritis yang paling dominan, diikuti oleh Teori Pemangku Kepentingan, Teori Ketergantungan Sumber Daya, dan teori lainnya. Variabel independen yang dikaji dalam literatur mencakup jenis RPT, karakteristik dewan, struktur kepemilikan, pengungkapan CSR/ESG, dan faktor kelembagaan, sementara variabel dependen meliputi manajemen laba, penghindaran pajak, hingga nilai perusahaan. Analisis ini juga menyoroti ketidakkonsistenan hasil empiris yang disebabkan oleh perbedaan konteks institusional, lingkungan regulasi, serta variabel moderator seperti CSR, independensi dewan, dan kualitas audit.

Kajian literatur sistematis ini mengintegrasikan temuan 28 artikel peer‑reviewed (2019‑2024) mengenai peran Transaksi Pihak‑Terkait (RPT) dalam manajemen pajak perusahaan, manajemen laba, dan kualitas pelaporan keuangan, serta mengidentifikasi kerangka teoritis utama yaitu Teori Agensi yang didukung oleh Teori Pemangku Kepentingan, Teori Ketergantungan Sumber Daya, dan Teori Institusional.Temuan menunjukkan bahwa RPT berfungsi sebagai alat berdualitas ganda yang dapat bersifat oportunistik dalam lingkungan tata kelola lemah maupun strategis untuk efisiensi sumber daya di bawah pengawasan regulasi yang ketat, dengan variabel dependen utama berupa manajemen laba dan nilai perusahaan serta variabel independen meliputi struktur kepemilikan, karakteristik dewan, dan pengungkapan CSR/ESG.Heterogenitas hasil dipengaruhi oleh jenis RPT, variasi regulasi, kekuatan institusi, dan guncangan eksternal seperti pandemi COVID‑19, sehingga penelitian lanjutan disarankan membandingkan praktik RPT lintas negara, melakukan studi sektoral, serta mengevaluasi peran pelaporan ESG dan pelaporan terintegrasi dalam mengurangi praktik RPT yang merugikan.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana pengungkapan ESG memoderasi hubungan antara Transaksi Pihak Terkait (RPT) dan praktik penghindaran pajak pada berbagai konteks regulasi, terutama dengan membandingkan negara berkembang dan negara maju. Studi tersebut dapat mengukur sejauh mana tingkat transparansi ESG mengurangi insentif oportunistik dalam RPT serta mengidentifikasi faktor institusional yang memperkuat efek moderasi. Kedua, sebuah penelitian sektoral dapat mengevaluasi perbedaan dampak intensitas RPT terhadap nilai perusahaan dan kualitas pelaporan keuangan pada industri manufaktur versus layanan, serta menguji peran mekanisme tata kelola seperti independensi dewan, keberagaman gender, dan kebijakan CSR dalam meredam efek negatif. Ketiga, penelitian longitudinal dapat mengamati perubahan strategi RPT sebelum, selama, dan setelah guncangan eksternal seperti pandemi COVID‑19, untuk memahami bagaimana reformasi kebijakan dan dinamika institusional mempengaruhi perilaku RPT dalam jangka panjang. Penelitian ini dapat memanfaatkan data panel dengan rentang waktu lebih dari lima tahun untuk menangkap efek lagged dan adaptasi perusahaan. Semua pendekatan ini diharapkan menghasilkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang kondisi yang memperkuat atau mengurangi efek merugikan RPT, serta memberikan dasar empiris bagi perumusan kebijakan yang lebih tepat.

  1. Related‐party transactions and corporate performance following the adoption of International... doi.org/10.1002/mde.3106RelatedyAAAaparty transactions and corporate performance following the adoption of International doi 10 1002 mde 3106
  2. Related Party Transactions, Value Relevance and Informativeness of Earnings: Evidence from Four Economies... worldscientific.com/doi/abs/10.1142/S0219091520500058Related Party Transactions Value Relevance and Informativeness of Earnings Evidence from Four Economies worldscientific doi abs 10 1142 S0219091520500058
  3. The moderation role of board independence change in the relationship between board characteristics, related... journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0279159The moderation role of board independence change in the relationship between board characteristics related journals plos plosone article id 10 1371 journal pone 0279159
Read online
File size258.79 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test