LIMM PUBLIMM PUB

ELASTICITY: Journal of Applied Engineering ScienceELASTICITY: Journal of Applied Engineering Science

Kinerja struktural dalam berbagai skenario pembebanan merupakan aspek penting dalam teknik sipil. Penelitian ini membandingkan kapasitas struktur berdasarkan kondisi eksisting dan hasil simulasi menggunakan metode ATC-40 dan FEMA 356. Parameter utama yang dianalisis meliputi rasio drift, base shear, dan perpindahan. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari tiga aspek utama yaitu pengukuran lapangan dan laboratorium. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan kombinasi metode kuantitatif dan simulasi numerik. Hasil analisis menunjukkan bahwa rasio drift menurun dari 1,5% pada kondisi eksisting menjadi 1,2% dan 1,3% pada simulasi ATC-40 dan FEMA 356. Geser dasar juga berkurang dari 500 kN menjadi 480 kN dan 470 kN, sedangkan perpindahannya berkurang dari 35 mm menjadi 32 mm dan 30 mm. Selain itu, analisis distribusi tegangan berbagai material seperti SS304L, NiCr, dan HTM 20% menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam kekuatan tarik, modulus elastisitas, dan perpanjangan. Studi ini memberikan wawasan penting untuk merancang struktur yang lebih aman dan efisien untuk menahan beban dinamis.

Penelitian ini mengungkapkan bahwa perbedaan metode analisis struktur, seperti ATC-40 dan FEMA 356, berkontribusi terhadap variasi nilai drift ratio, base shear, dan displacement, yang secara langsung mempengaruhi ketahanan struktur terhadap beban dinamis.Dalam konteks teknik sipil, temuan ini menunjukkan bahwa pemilihan metode evaluasi yang tepat dapat meningkatkan akurasi prediksi kinerja bangunan, terutama di daerah dengan risiko seismik moderat seperti Sumatera Utara.Selain itu, analisis distribusi tegangan pada material SS304L, NiCr, dan HTM 20% memberikan wawasan bagi teknik mesin dalam perancangan material struktural yang lebih tangguh dan efisien.Implementasi temuan ini sangat relevan untuk proyek infrastruktur di wilayah tropis, di mana beban lingkungan seperti kelembapan tinggi dan variasi suhu ekstrem dapat mempengaruhi durabilitas material dan stabilitas struktur.Oleh karena itu, direkomendasikan agar desain struktur diadaptasi dengan mempertimbangkan ketahanan material terhadap faktor-faktor tersebut.Penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan model analitis berbasis kecerdasan buatan untuk meningkatkan efisiensi perhitungan dan optimasi desain struktural, sehingga dapat memberikan kontribusi signifikan bagi keilmuan teknik mesin dan sipil.

Untuk meningkatkan kualitas dan ketahanan infrastruktur di Sumatera Utara, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan model analitis berbasis kecerdasan buatan yang dapat meningkatkan efisiensi perhitungan dan optimasi desain struktural. Selain itu, studi lebih lanjut tentang ketahanan material terhadap kondisi lingkungan ekstrem seperti suhu tinggi, kelembaban berlebih, dan tekanan mekanis yang tinggi perlu dilakukan. Sinergi antara teknik mesin dan teknik sipil dalam pengembangan material dan desain struktur juga harus diperkuat melalui kolaborasi lintas disiplin. Dengan demikian, inovasi dalam bidang konstruksi dapat dipercepat, dan efisiensi serta keamanan struktur bangunan di masa depan dapat ditingkatkan.

Read online
File size534.14 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test