FDIKJOURNAL UINMAFDIKJOURNAL UINMA
KOMUNITASKOMUNITASStudi ini meneliti pemberdayaan perempuan di Kelompok Peternakan Dotuman Angon menggunakan kerangka teori Naila Kabeer, yang menekankan dimensi sumber daya, agensi, dan pencapaian yang saling terkait. Penelitian ini didasarkan pada pemahaman bahwa pemberdayaan bukan sekadar proses ekonomi, melainkan transformasi hubungan kekuasaan yang dipengaruhi oleh struktur sosial dan budaya. Pendekatan kualitatif deskriptif yang mencakup tinjauan pustaka dan analisis konteks digunakan untuk mengeksplorasi bagaimana akses ke sumber daya, kapasitas pengambilan keputusan, dan pencapaian bermakna dialami perempuan dalam kelompok tersebut. Hasilnya menunjukkan bahwa meskipun program pembangunan meningkatkan produktivitas dan aset rumah tangga, hasil tersebut tidak selalu diterjemahkan menjadi pemberdayaan yang tulus bagi perempuan ketika agensi dan kontrol atas keputusan tetap terbatas. Norma sosial dan peran gender terus membatasi pilihan perempuan, menghasilkan pencapaian yang seringkali bersifat permukaan daripada transformasional. Studi menekankan pentingnya pendekatan multidimensi dan sensitif gender dalam program pemberdayaan masyarakat agar perempuan bukan sekadar penerima manfaat, melainkan agen aktif dalam membentuk kehidupan mereka sendiri.
Studi ini menunjukkan bahwa kerangka Kabeer, yang menekankan dimensi sumber daya, agensi, dan pencapaian, efektif dalam menilai pemberdayaan perempuan di konteks kelompok peternakan Dotuman Angon.Pemberdayaan tidak hanya berupa peningkatan akses pendidikan atau pekerjaan, melainkan juga menciptakan ruang bagi perempuan untuk mengartikulasikan suara, memperkuat kepercayaan diri, dan memperkuat daya tawar dalam keluarga dan masyarakat.Untuk mencapai pemberdayaan yang berkelanjutan, kebijakan pembangunan harus mematuhi kompleksitas pengalaman perempuan, termasuk hambatan budaya dan norma yang sering tidak terdeteksi dalam indikator formal.
Penelitian lanjutan dapat meneliti penggunaan platform digital kelompok peternakan untuk meningkatkan partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan, sehingga memeriksa seberapa efektif teknologi memecahkan hambatan tradisional. Selanjutnya, studi eksperimental dapat menguji pengaruh pelatihan kepemimpinan perempuan terhadap perubahan persepsi norma gender di komunitas, serta dampaknya pada pemberdayaan ekonomi. Penelitian kohort dapat memantau perkembangan kapasitas ekonomi dan sosial perempuan selama periode lima tahun setelah implementasi program pemberdayaan berbasis jaringan pertemuan, menilai keberlanjutan hasil. Analisis kebijakan pemerintah daerah dapat mengevaluasi sejauh mana kebijakan subsidi dan regulasi mendukung akses perempuan terhadap sumber daya agrikultur, serta hambatan birokratis yang masih ada. Penelitian partisipatif dapat menyusun indikator keberhasilan pemberdayaan yang bersifat holistik, menggabungkan hasil ekonomi, kepercayaan diri, dan pengaruh sosial perempuan. Selain itu, studi interseksional dapat mengkaji dampak struktur sosial‑ekonomi pada peran perempuan di sektor peternakan, menyoroti perbedaan berdasarkan usia, pendidikan, dan status sosial. Penelitian kuantitatif dapat membandingkan tingkat partisipasi dan kepuasan perempuan dalam kelompok peternakan yang menerapkan model partisipatif versus model tradisional. Uji coba program pemberdayaan berbasis penghargaan sosial dapat mengevaluasi apakah pengakuan publik atas kontribusi perempuan meningkatkan motivasi dan partisipasi aktif. Penelitian historis dapat menelusuri evolusi norma gender di Dotuman Angon dari perspektif generasi, untuk memahami perubahan nilai dan praktik pemberdayaan. Akhirnya, kolaborasi lintas disiplin antara sosiologi, ekonomi, dan teknologi informasi dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang responsif terhadap dinamika perempuan di sektor peternakan.
- Implementation of Curriculum 2013 Through the Department Development Program at SDIT Daarul Muttaqien... atlantis-press.com/proceedings/ictes-20/125955220Implementation of Curriculum 2013 Through the Department Development Program at SDIT Daarul Muttaqien atlantis press proceedings ictes 20 125955220
- The Challenges of Women Social Freedom In India: A Case Study of Women in Mathura and Agra City | Quest-The... indianjournals.com/article/quest-7-2-002The Challenges of Women Social Freedom In India A Case Study of Women in Mathura and Agra City Quest The indianjournals article quest 7 2 002
| File size | 182.59 KB |
| Pages | 20 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKBARSTIKBAR Hasil: Mayoritas responden berusia 25-48 bulan, dan usia ibu mayoritas 36-45 tahun pada kelompok kasus (37,5%) serta 26-35 tahun pada kelompok kontrolHasil: Mayoritas responden berusia 25-48 bulan, dan usia ibu mayoritas 36-45 tahun pada kelompok kasus (37,5%) serta 26-35 tahun pada kelompok kontrol
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Hasil Penelitian: terdapat 59 orang (25,4%) kasus preeklamsia ringan, 104 orang (44,8%) mengalami preeklamsia berat. Terdapat variasi status gizi ibu hamil,Hasil Penelitian: terdapat 59 orang (25,4%) kasus preeklamsia ringan, 104 orang (44,8%) mengalami preeklamsia berat. Terdapat variasi status gizi ibu hamil,
IFRELRESEARCHIFRELRESEARCH Upaya penanggulangan kejahatan harus melampaui penegakan hukum dan mencakup penguatan struktur sosial, ekonomi, serta kontrol sosial baik formal maupunUpaya penanggulangan kejahatan harus melampaui penegakan hukum dan mencakup penguatan struktur sosial, ekonomi, serta kontrol sosial baik formal maupun
UNIBAUNIBA Namun, durasi tidur dan aktivitas fisik tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan status gizi pada kelompok responden ini. Hasil ini menekankanNamun, durasi tidur dan aktivitas fisik tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan status gizi pada kelompok responden ini. Hasil ini menekankan
YPIDATHUYPIDATHU Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi orang tua, pendidik, dan pembuat kebijakan dalam menciptakan lingkungan yang kondusif untuk belajar. HasilPenelitian ini memberikan implikasi penting bagi orang tua, pendidik, dan pembuat kebijakan dalam menciptakan lingkungan yang kondusif untuk belajar. Hasil
STKIP JBSTKIP JB Sektor informal yang paling banyak diminati oleh masyarakat Indonesia yang umumnya tinggal di perkotaan. Kehidupan Sosial Ekonomi Sektor Informal, PedagangSektor informal yang paling banyak diminati oleh masyarakat Indonesia yang umumnya tinggal di perkotaan. Kehidupan Sosial Ekonomi Sektor Informal, Pedagang
POLTEKKESGORONTALOPOLTEKKESGORONTALO Selama masa pandemi covid-19, orang tua dituntut untuk menghabiskan lebih banyak waktu menemani pembelajaran anak, terlibat dalam tugas sekolah anak, sekaligusSelama masa pandemi covid-19, orang tua dituntut untuk menghabiskan lebih banyak waktu menemani pembelajaran anak, terlibat dalam tugas sekolah anak, sekaligus
URINDOURINDO Populasi dalam penelitian ini adalah pasien rawat jalan diabetes mellitus tipe 2 dengan jumlah sampel sebanyak 101 responden. Teknik pengambilan sampelPopulasi dalam penelitian ini adalah pasien rawat jalan diabetes mellitus tipe 2 dengan jumlah sampel sebanyak 101 responden. Teknik pengambilan sampel
Useful /
FDIKJOURNAL UINMAFDIKJOURNAL UINMA Oleh karena itu, kesuksesan program CSR dan DEI tidak hanya dinilai berdasarkan indikator kinerja yang dipublikasikan, tetapi juga berdasarkan kemampuanOleh karena itu, kesuksesan program CSR dan DEI tidak hanya dinilai berdasarkan indikator kinerja yang dipublikasikan, tetapi juga berdasarkan kemampuan
UNANDUNAND Para kandidat berusaha membangun citra diri agar dapat diterima dan dipilih oleh masyarakat. Beragam media digunakan, mulai dari alat peraga kampanye konvensionalPara kandidat berusaha membangun citra diri agar dapat diterima dan dipilih oleh masyarakat. Beragam media digunakan, mulai dari alat peraga kampanye konvensional
STKIPPGRI LUBUKLINGGAUSTKIPPGRI LUBUKLINGGAU Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat disimpulkan penelitian ini terbukti bahwa hasil belajar siswa setelah penerapan media teka‑tekiBerdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat disimpulkan penelitian ini terbukti bahwa hasil belajar siswa setelah penerapan media teka‑teki
URINDOURINDO Pada tahun 2017 suspek campak di Kecamatan Kramat Jati masih tinggi dengan 113 kasus. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara pengetahuanPada tahun 2017 suspek campak di Kecamatan Kramat Jati masih tinggi dengan 113 kasus. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara pengetahuan