UKIPUKIP

Paulus Informatics JournalPaulus Informatics Journal

Apotek Rumah Sakit Kondo Sapata Mamasa merupakan salah satu unit kerja dari Rumah Sakit Kondo Sapata Mamasa yang salah satu tugas pokoknya adalah mendistribusikan sejumlah obat kepada pasien baik pasien rawat inap maupun pasien jalan. Proses pengolahan data pendistribusian obat masih dilakukan secara manual sehingga muncul sejumlah masalah yang salah satunya adalah staf apotek kesulitan dalan mencari obat serta kesultan dalam mendapatkan informasi tentang stok obat. Selain apotek Rumah Sakit Kondo Sapata Mamasa, di kota Mamasa juga terdapat sejumlah apotek yang tersebar dalam kota Mamasa antara lain Apotek Kanaan di Jalan Pembangunan, Apotek Sikamase di Jl. Sudirman, Apotek Arlen Farma di jalan poros Polewali Mamasa, Apotek Yudesty di Jl. Pembangunan, dan Apotek Stella Farma di Jl. Ahmad Yani. Masalah lain adalah ketika stok obat yang dipesan oleh pasien stoknya habis, maka staf kesulitan untuk mengetahui di apotek mana bat yang dicari pasien stoknya tersedia. Selain itu konsumen atau masyarakat kesulitan dalam menemukan obat yang dibutuhkan oleh karena harus mendatangi apotek yang ada di Mamasa satu per satu. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat sistem informasi pendistribusian obat berbasis web, serta menguji sistem informasi pendistribusian obat berbasis web dengan metode black-box. Penelitian ini menghasilkan lima puluh delapan (58) impementasi rancangan interface ke dalam bentuk form dan menghasilkan tiga puluh tujuh (38) output. Hasil pengujian sistem menggunakan metode black-box testing terhadap lima puluh delapan (58) modul, didapatkan bahwa hasil pengujian semua modul adalah sesuai dengan yang diharapkan. Ini berarti bahwa secara keseluruhan sistem telah bekerja sesuai dengan yang diharapkan.

Kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah sebagai berikut.Sistem integrasi penjualan obat yang penulis rancang menghasilkan lima puluh delapan (58) impementasi rancangan interface ke dalam bentuk form dan menghasilkan tiga tujuh (38) output yaitu kuitansi penerimaan poliklinik, laporan penerimaan harian poli laporan penerimaan harian poli gigi, laporan penerimaan harian poli THT, laporan penerimaan harian poli saraf, laporan penerimaan bulanan poli interna, laporan penerimaan bulanan poli gigi, laporan penerimaan bulanan poli THT, laporan penerimaan bulanan poli saraf, nota penjualan obat, laporan penjualan obat bebas, terbatas, laporan penjualan obat bebas interna, laporan penjualan obat keras, laporan penjualan obat golongan narkotika, laporan penjualan obat fitofarmaka, laporan penjualan obat herbal terstandar, laporan penjualan obat herbal (jamu), daftar nota penjualan obat di luar tanggungan BPJS, daftar nota penjualan obat tanggungan BPJS, laporan pembelian obat bebas, laporan pembelian obat bebas terbatas, laporan pembelian obat keras, laporan pembelian obat golongan narkotika, laporan pembelian obat fitofarmaka, laporan pembelian obat herbal terstandar, laporan pembelian obat herbal (jamu), daftar nota pembelian, daftar utang apotek ke PBF, daftar pembayaran utang apotek ke PBF, laporan stok obat bebas, laporan stok obat bebas terbatas, laporan stok obat keras, laporan stok obat golongan narkotika, laporan stok obat fitofarmaka, laporan stok obat herbal terstandar, laporan stok obat herbal (jamu), laporan pengirman pesanan apotek, kuitansi tindakan lanjut poliklinik.Sistem ini masih dapat dikembangkan ke dalam bentuk aplikasi yang berbasis android untuk memudahkan konsumen dalam memesan obat.

Berdasarkan penelitian ini, saran-saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan sistem informasi pendistribusian obat menjadi aplikasi berbasis android untuk memudahkan konsumen dalam memesan obat secara online. 2. Menambahkan algoritma pemilihan tempat pemesanan obat, sehingga sistem dapat merekomendasikan apotek terdekat atau yang memiliki stok obat yang dicari. 3. Mengintegrasikan sistem dengan platform pembayaran online, sehingga konsumen dapat melakukan transaksi pembayaran secara digital dan memudahkan proses pengantaran obat. Dengan demikian, sistem informasi pendistribusian obat dapat menjadi lebih efisien dan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi konsumen.

  1. Sistem Informasi untuk Monitoring Distribusi Obat di Indonesia | JEPIN (Jurnal Edukasi dan Penelitian... jurnal.untan.ac.id/index.php/jepin/article/view/10147Sistem Informasi untuk Monitoring Distribusi Obat di Indonesia JEPIN Jurnal Edukasi dan Penelitian jurnal untan ac index php jepin article view 10147
  2. IMPLEMENTASI WHITE BOX PADA INFORMASI AKADEMIK SMP NEGERI 1 BUPON | PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu... ojs.unanda.ac.id/index.php/jiit/article/view/181IMPLEMENTASI WHITE BOX PADA INFORMASI AKADEMIK SMP NEGERI 1 BUPON PENA TEKNIK Jurnal Ilmiah Ilmu Ilmu ojs unanda ac index php jiit article view 181
  3. Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Pelayanan Obat di Apotek Generik | Andita | JEPIN (Jurnal Edukasi... doi.org/10.26418/jp.v2i1.15463Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Pelayanan Obat di Apotek Generik Andita JEPIN Jurnal Edukasi doi 10 26418 jp v2i1 15463
Read online
File size3.64 MB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test