Tel-UTel-U

International Journal on Information and Communication Technology (IJoICT)International Journal on Information and Communication Technology (IJoICT)

Penelitian ini membahas masalah kritis dalam proyek Sistem Pendukung Operasi (OSS) Kominfo, yang secara signifikan berdampak pada operasional bisnis. Kerusakan database MongoDB, komponen vital OSS, mengakibatkan kerusakan server dan data. Untuk mengatasi masalah ini, tim OSS memulai proyek migrasi ke PostgreSQL untuk ketersediaan tinggi dan peningkatan kinerja database. Pilihan ini didasarkan pada fakta bahwa PostgreSQL mengungguli MongoDB dalam operasi penggabungan koleksi dalam hal kinerja, yang berdampak pada persyaratan proyek. Implementasi melibatkan penggunaan teknologi HA PostgreSQL, dengan beberapa server yang terhubung berbagi data secara real-time. Melalui pengujian fungsional dan kinerja, penelitian ini telah menunjukkan bahwa sistem HA PostgreSQL meningkatkan ketersediaan database, mengelola kegagalan server, dan memfasilitasi administrasi klaster yang efektif. Temuan penelitian ini dapat memandu pengembangan infrastruktur TI proyek OSS dan berfungsi sebagai referensi untuk proyek serupa yang menggunakan teknologi HA PostgreSQL.

Implementasi Ketersediaan Tinggi pada PostgreSQL di lingkungan OSS berhasil meningkatkan ketersediaan dan keandalan sistem database secara signifikan melalui replikasi dan pengelompokan PostgreSQL.Failover dari node master ke slave dapat dilakukan secara otomatis atau manual dengan waktu pemulihan sekitar ±12,55 detik, mengurangi waktu henti dan menjaga ketersediaan layanan.Evaluasi kinerja sistem menunjukkan bahwa kinerja penulisan dan pembacaan data di database PostgreSQL cukup baik, dengan waktu penulisan data rata-rata sekitar 600 detik dan waktu pembacaan data sekitar 960 detik.Implementasi Ketersediaan Tinggi tidak mengorbankan kinerja sistem, memungkinkan pengguna untuk mengakses dan memanipulasi data secara efisien.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk lebih meningkatkan sistem database OSS. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada implementasi otomatisasi failover yang lebih canggih, misalnya dengan menggunakan machine learning untuk memprediksi potensi kegagalan server dan melakukan failover secara proaktif. Hal ini dapat mengurangi downtime dan meningkatkan ketersediaan sistem secara keseluruhan. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi database NoSQL lainnya, seperti Cassandra atau Couchbase, untuk menangani data yang tidak terstruktur atau semi-terstruktur yang mungkin ada dalam proyek OSS. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengintegrasikan sistem monitoring dengan platform analisis data, sehingga memungkinkan tim IT untuk memantau kinerja sistem secara real-time dan mengidentifikasi potensi masalah sebelum berdampak pada pengguna. Integrasi ini dapat membantu dalam mengoptimalkan kinerja sistem dan memastikan ketersediaan layanan yang berkelanjutan.

  1. The Development of High Availability Database Infrastructure for OSS Projects with Monitoring Systems... doi.org/10.21108/ijoict.v9i2.761The Development of High Availability Database Infrastructure for OSS Projects with Monitoring Systems doi 10 21108 ijoict v9i2 761
Read online
File size654.45 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test