UPPUPP

ENOTEK : Jurnal Energi dan Inovasi TeknologiENOTEK : Jurnal Energi dan Inovasi Teknologi

Penelitian ini mengembangkan prototipe unit kompor berbahan bakar oli bekas kendaraan roda empat yang bertujuan untuk mengolah limbah oli bekas menjadi sumber energi alternatif. Kompor ini dirancang dengan berbagai komponen, seperti kran tangki bahan bakar berukuran 3/4 mm, tangki bahan bakar kapasitas 2 liter, kerangka penopang dengan panjang 25 cm dan ketebalan 3 mm, serta tungku pembakaran dengan diameter 10 cm dan tinggi 13 cm. Kerangka kompor terbuat dari besi hollow berukuran 40 mm x 20 mm x 1,2 mm dengan panjang 40 cm dan tinggi 25 cm. Sensor thermocouple dipasang pada dinding tungku untuk memonitor suhu, sementara blower 12 volt dengan putaran 13.000 rpm digunakan untuk mengatur aliran udara. Selain itu, terdapat pipa oli berukuran 24 cm x 1 cm dan corong kecil sebagai penampung tetesan oli dari tangki bahan bakar. Pengujian dilakukan di Laboratorium Teknik Mesin Universitas Pasir Pengaraian dengan menggunakan 1 liter oli bekas dan 1 liter air, dengan waktu pengujian 5, 10, dan 15 menit. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pada waktu 5 menit, suhu air yang dicapai adalah 79,5 ºC dengan penggunaan oli sebanyak 200 ml, dan suhu api pada tungku mencapai 407,5 ºC. Pada pengujian selama 10 menit, suhu air mencapai 101 ºC dengan penggunaan oli 300 ml, dan suhu api pada tungku mencapai 422,25 ºC. Sedangkan pada pengujian 15 menit, suhu air tercatat 104,25 ºC dengan penggunaan oli 400 ml dan suhu api mencapai 469,25 ºC. Hasil ini menunjukkan bahwa kompor berbahan bakar oli bekas ini memiliki potensi yang signifikan dalam mengolah limbah oli bekas menjadi sumber energi yang efektif dan efisien.

Prototipe kompor berbahan bakar oli bekas yang dikembangkan berhasil menunjukkan kemampuan signifikan dalam mengolah limbah oli kendaraan roda empat menjadi sumber energi alternatif.Pengujian laboratorium dengan volume 1 liter oli bekas dan 1 liter air selama 5, 10, dan 15 menit menghasilkan suhu air mencapai 79,5 °C–104,25 °C serta suhu api tungku mencapai 407,5 °C–469,25 °C.Meskipun waktu didih air pada kompor oli lebih lama dibandingkan kompor LPG, warna nyala api yang merah‑kejinggaan menandakan proses pembakaran yang berbeda namun tetap efektif.

Penelitian selanjutnya dapat meneliti pengaruh jenis-jenis oli bekas (misalnya oli industri versus oli hitam) terhadap kinerja termal dan emisi gas buang kompor, sehingga dapat diidentifikasi bahan bakar yang paling optimal dan ramah lingkungan. Selanjutnya, pengembangan sistem kontrol pembakaran yang adaptif, seperti pengaturan aliran udara dan pemompaan oli secara variabel, dapat dieksplorasi untuk meningkatkan efisiensi termal serta mengurangi konsumsi bahan bakar dan emisi berbahaya. Terakhir, dilakukan studi lapangan jangka panjang pada rumah tangga untuk mengevaluasi daya tahan, keamanan, serta dampak lingkungan kompor oli bekas dalam kondisi operasional nyata, yang akan memberikan data praktis bagi penerapan skala luas.

  1. Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin. pengaruh oli bekas bakar kompor pengecoran logam konsumsi suhu... journal.uny.ac.id/index.php/dynamika/article/view/34802Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin pengaruh oli bekas bakar kompor pengecoran logam konsumsi suhu journal uny ac index php dynamika article view 34802
  2. Rancang Bangun Kompor (Burner) Berbahan Bakar Oli Bekas | Pratama | Mekanika: Majalah Ilmiah Mekanika.... jurnal.uns.ac.id/mekanika/article/view/42378Rancang Bangun Kompor Burner Berbahan Bakar Oli Bekas Pratama Mekanika Majalah Ilmiah Mekanika jurnal uns ac mekanika article view 42378
  3. DESIGN OF STOVE FUELED BY USED LUBRICATING OIL FOR INDUSTRIAL SALT DRYING | AUSTENIT. design stove fueled... jurnal.polsri.ac.id/index.php/austenit/article/view/8566DESIGN OF STOVE FUELED BY USED LUBRICATING OIL FOR INDUSTRIAL SALT DRYING AUSTENIT design stove fueled jurnal polsri ac index php austenit article view 8566
Read online
File size354.38 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test