IAINIAIN

YUDISIA : Jurnal Pemikiran Hukum dan Hukum IslamYUDISIA : Jurnal Pemikiran Hukum dan Hukum Islam

Studi ini bertujuan untuk menganalisis transformasi peran ekonomi istri sebagai pencari nafkah utama dalam keluarga Muslim di Desa Wijirejo, Indonesia, serta menelaah legitimasi normatifnya melalui perspektif maslahah (manfaat) dan teori structural-fungsionalisme Robert K. Merton. Permasalahan yang dikaji adalah ketegangan antara konstruksi normatif hukum keluarga Islam yang menempatkan suami sebagai qawwām dan pemikul kewajiban nafkah dengan realitas sosial yang menunjukkan meningkatnya jumlah istri yang menopang perekonomian keluarga akibat ketidakstabilan penghasilan suami dan tekanan ekonomi. Menggunakan jenis kualitatif dengan pendekatan sosiologis, data dikumpulkan melalui wawancara dengan 12 informan yang merupakan pencari nafkah utama keluarga mereka, pengamatan partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles & Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pergeseran peran ini merupakan bentuk adaptasi struktural dan sosial berdasarkan prinsip maslahah, di mana peran istri sebagai pencari nafkah keluarga tidak bertentangan dengan tujuan hukum Syariah, asalkan hal tersebut membawa manfaat dan tidak menimbulkan kerugian. Integrasi teori maslahah dengan fungsionalisme Merton menjelaskan bagaimana keluarga Muslim beradaptasi dengan tekanan ekonomi tanpa kehilangan keseimbangan sosial dan nilai-nilai agama mereka. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya studi hukum keluarga Islam melalui pendekatan integratif yang menggabungkan norma-norma agama dengan teori sosial, sehingga membuka peluang untuk penelitian lebih lanjut terkait dinamika gender dan kepemimpinan keluarga dalam konteks masyarakat Muslim kontemporer.

Studi ini menemukan bahwa pergeseran peran istri sebagai pencari nafkah utama di Desa Wijirejo adalah bentuk adaptasi sosial dan ekonomi berdasarkan prinsip maslahah (manfaat) dalam hukum Islam.Studi ini menunjukkan bahwa keterlibatan istri dalam mendukung ekonomi keluarga tidak dapat dianggap sebagai penyimpangan dari norma syariah, melainkan sebagai bentuk manfaat yang nyata dalam menjaga kelangsungan hidup keluarga dan keseimbangan sosial.Integrasi teori maslahah dengan fungsionalisme struktural Robert K.Merton menawarkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana nilai-nilai agama dapat berinteraksi secara konstruktif dengan dinamika sosial modern.Secara ilmiah, studi ini memperkaya bidang hukum keluarga Islam dengan memperkenalkan pendekatan integratif yang menjembatani legitimasi normatif keluarga dan fungsinya dalam konteks pergeseran gender.Namun, studi ini memiliki keterbatasan karena lingkupnya masih terbatas pada satu desa dengan karakteristik ekonomi spesifik.Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk membandingkan fenomena serupa di daerah lain dengan kondisi sosio-ekonomi yang berbeda, termasuk dimensi keagamaan, pendidikan, dan pola kepemimpinan keluarga dalam masyarakat Muslim kontemporer.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang dampak ekonomi dan sosial dari pergeseran peran istri sebagai pencari nafkah utama, khususnya dalam hal distribusi kekayaan dan kesejahteraan keluarga. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana keluarga Muslim di daerah lain, dengan kondisi sosio-ekonomi yang berbeda, beradaptasi dengan perubahan peran gender dan bagaimana hal ini mempengaruhi keseimbangan sosial dan nilai-nilai agama mereka. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan dinamika gender dan kepemimpinan keluarga di berbagai masyarakat Muslim kontemporer, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti budaya, pendidikan, dan pengaruh globalisasi.

  1. Journal | Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya. journal universitas nahdlatul ulama surabaya plugins... journal2.unusa.ac.id/index.php/AMJ/article/view/1658Journal Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya journal universitas nahdlatul ulama surabaya plugins journal2 unusa ac index php AMJ article view 1658
  2. Reducing family poverty through an Islamic women’s empowerment strategy in Indonesia: An analytical... doi.org/10.26740/aluqud.v6n2.p206-219Reducing family poverty through an Islamic womenAos empowerment strategy in Indonesia An analytical doi 10 26740 aluqud v6n2 p206 219
  3. Fulfillment of Wife and Child's Rights in the Tabligh Family (Case Study of Khuruj against the Jama'ah... doi.org/10.33258/birci.v3i2.916Fulfillment of Wife and Childs Rights in the Tabligh Family Case Study of Khuruj against the Jamaah doi 10 33258 birci v3i2 916
  4. Comparison of the Rights and Obligations of Husband and Wife in the Compilation of Islamic Law and Indonesian... ijil.uinkhas.ac.id/index.php/IJIL/article/view/2015Comparison of the Rights and Obligations of Husband and Wife in the Compilation of Islamic Law and Indonesian ijil uinkhas ac index php IJIL article view 2015
  5. Investigation of the Right of Women to Work in Islam Based on Quranic Verses and Narrations | Ghodrati... doi.org/10.18415/ijmmu.v7i2.1510Investigation of the Right of Women to Work in Islam Based on Quranic Verses and Narrations Ghodrati doi 10 18415 ijmmu v7i2 1510
Read online
File size389.54 KB
Pages22
DMCAReport

Related /

ads-block-test