UNRIUNRI

Jurnal Administrasi Politik dan SosialJurnal Administrasi Politik dan Sosial

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi kebijakan pola tanam dan jadwal turun sawah serentak dengan filosofi “Tabu Beusaree Hasee Meulimpah dalam pencegahan gagal panen di Kabupaten Nagan Raya. Berdasarkan hasil observasi awal, masih ada desa yang belum menerapkan pola tanam padi serentak serta terdapat beberapa desa mengalami gagal panen. Metode yang diusung dalam penelitian ini metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teori yang digunakan yaitu teori implementasi miliknya Edward III. Berdasarkan hasil penelitian, pelakasanaan kebijakan sudah dilaksanakan sesuai dengan ketentuannya namun belum optimal. Kendala utama terdapat pada sumber daya. Dari sektor policy implementator Dinas Pertanian masih kekurangan petugas penyuluh, terbatasnya anggaran, sarana pendukung seperti irigasi belum mampu menyuplai air secara bersamaan untuk kebutuhan petani sekaligus di setiap kecamatannya. Secara garis besar kebijakan ini belum dapat dilakukan secara bersamaan dilingkup Kabupaten Nagan Raya karena terkendala dengan faktor pendistribusian air. Meskipun terdapat kendala dalam pelaksanaannya, hasil produktivitas padi di Kabupaten Nagan Raya mengalami surplus.

Pemerintah Kabupaten Nagan Raya telah mengimplementasikan kebijakan tabu beusaree hasee meulimpah untuk meningkatkan produktivitas padi dan mencegah gagal panen, namun pelaksanaannya belum optimal karena kendala utama pada distribusi air irigasi yang tidak merata di seluruh wilayah.Selain masalah air, petani juga masih menghadapi ancaman faktor alam dan hama, serta minimnya bantuan preventif seperti obat-obatan dan pupuk akibat keterbatasan anggaran pemerintah, yang menyebabkan upaya pencegahan gagal panen belum efektif di beberapa daerah.Meskipun demikian, secara keseluruhan Kabupaten Nagan Raya berhasil mencatat surplus produktivitas padi dalam dua tahun terakhir, mengindikasikan bahwa kebijakan ini tetap memberikan dampak positif meskipun dengan berbagai hambatan implementasi.

Melihat tantangan yang dihadapi dalam implementasi kebijakan Tabu Beusaree Hase Meulimpah, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat memberikan kontribusi signifikan. Pertama, perlu ada studi mendalam mengenai optimalisasi sistem irigasi di Kabupaten Nagan Raya, khususnya evaluasi komprehensif terhadap efisiensi Bendungan Jeuram dan jaringan distribusinya. Pertanyaan penelitian dapat berfokus pada: Bagaimana teknologi atau strategi pengelolaan air berbasis masyarakat dapat diterapkan untuk mengatasi keterbatasan suplai air secara merata guna mendukung pola tanam serentak di seluruh kecamatan, serta mengukur potensi peningkatan hasil panen yang dapat dicapai dari perbaikan ini? Penelitian ini bisa mengidentifikasi model distribusi air yang adaptif terhadap kondisi geografis dan iklim lokal, sekaligus mengeksplorasi peran kelembagaan adat dalam pengelolaan sumber daya air. Kedua, mengingat kendala sumber daya manusia dan anggaran, penelitian selanjutnya bisa mengkaji efektivitas program penyuluhan pertanian dan distribusi bantuan kepada petani. Sebuah studi komparatif dapat dilakukan untuk mengetahui: Sejauh mana perbedaan pendekatan penyuluhan dan jenis bantuan (misalnya, pupuk versus pelatihan spesifik) memengaruhi tingkat adopsi pola tanam serentak, praktik pengendalian hama yang efektif, dan peningkatan kesejahteraan petani di desa-desa yang berbeda di Nagan Raya? Ini akan memberikan gambaran jelas mengenai program yang paling berdampak. Ketiga, meskipun data agregat menunjukkan surplus produktivitas padi, masih ada desa yang mengalami gagal panen. Oleh karena itu, penelitian lanjutan dapat menyoroti dampak sosial-ekonomi kebijakan ini pada tingkat rumah tangga petani di daerah yang rentan. Pertanyaan kunci mungkin adalah: Bagaimana strategi adaptasi dan ketahanan pangan rumah tangga petani yang mengalami gagal panen akibat kendala irigasi atau serangan hama, dibandingkan dengan rumah tangga di daerah yang berhasil, serta bagaimana pemerintah daerah dapat menyusun program mitigasi yang lebih tepat sasaran? Studi ini akan memberikan perspektif mikro yang krusial untuk perumusan kebijakan yang lebih inklusif.

Read online
File size319.37 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test